DETAIL KOLEKSI

Hubungan beban dan rutinitas kerja monoton dengan stres kerja pekerja pabrik kasur

5.0


Oleh : Normalita Aulia Susanty

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1509

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Lie T. Merijanti S.

Subyek : Occupational diseases;Stress (Psychology)

Kata Kunci : workload, routine monotonous work, work stress, matress factory workers


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SKD_03015143_Halaman-judul.pdf 1479.18
2. 2019_TA_SKD_03015143_Pengesahan.pdf 678.29
3. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-1_Pendahuluan.pdf 655.87
4. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 820.94
5. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 649.72
6. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-4_Metode.pdf 899.2
7. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-5_Hasil.pdf 644.22
8. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-6_Pembahasan.pdf 747.19
9. 2019_TA_SKD_03015143_Bab-7_Kesimpulan.pdf 528.84
10. 2019_TA_SKD_03015143_Daftar-pustaka.pdf 659.56
11. 2019_TA_SKD_03015143_Lampiran.pdf 2016.52

S Stres kerja sudah merupakan hal yang umum terjadi pada kalangan pekerja, yangmana hal tersebut dapat berakibat buruk pada performa pekerja.Stres kerja tidakdatang dengan sendirinya, melainkan dari berbagai faktor salah satunya, adalah bebankerja dan rutinitas kerja monoton.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubunganantara beban kerja, rutinitas kerja monoton dengan stres kerja. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan studi potong lintang yang mengikutsertakan 54 pekerja di salah satu Pabrik Kasur,Karawang Indonesia.Data untuk stres kerja didapatkan dengan menggunakan Work-Related Stress Questionnaire.Untuk beban kerja dan rutinitas kerja monoton dapatdidapatkan dengan menggunakan kuesioner beban kerja dan rutinitas kerjamonoton.Analisis data menggunakan SPSS for Windows versi 25 dengan tingkatkemaknaan 0,05. Didapatkan angka kejadian pekerja yang mengalami stres kerja sebesar 48,1%, yang mengalami beban kerja tinggi 35,2% dan yang mengalami rutinitas kerja monoton33,3%. Stres kerja lebih banyak terjadi pada pekerja dengan beban kerja tinggi sebesar 94,7% dan stres kerja lebih banyak terjadi pada pekerja dengan rutinitas kerja monoton 88,9% dan bermakna secara statistik (p=0,000). Terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja dan rutinitas kerja monoton dengan stres kerja.

W Work stress is a common occurrence among workers, which can have a negativeimpact on the performance of workers. Work stress did not come by itself, but fromvarious factors, such as workload and monotonous work routines. From the potentialoccurrence of work stress, a study is conducted which aims to see if there anyrelationship between workload, monotonous work routines with work stress. The study used an observational analytic design with a cross-sectional approachthatincluded 54 workers in one of the Karawang Mattress Factory, Indonesia. Data forwork stress is obtained by using Work-Related Stress Questionnaire. For workloadand monotonous work routines can be obtained by using workload questionnaire andmonotonous work routines questionnaire. Data analysis was performed using SPSS version 25.0and the level of significance was set at 0,05. The result showed that 48,1% workers had work stress, 35,2% had workload and33,3% had monotonous work routines. Work stress is more common among workerswith high workloads 94,7% and work stress is more common in workers withmonotonous work routines 88,9% and statistically significant (p=0,000). There is a relationship between workload, monotonous work routines and workstress

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?