DETAIL KOLEKSI

Perancangan dan pengukuran kinerja rantai pasok dengan model SCOR (Supply Chain Operation Reference) pada PT. Suzuki Indomobil Motor

2.0


Oleh : Roffy Alghany

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Tiena G Amran

Subyek : Performance - Measurement;Industrial management;Delivery of goods - Management

Kata Kunci : SCOR (suppply chain operations), supply chain, metris


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STI_063001500067_Halaman-Judul.pdf 581.9
2. 2020_TA_STI_063001500067_Lembar-Pengesahan.pdf 419.69
3. 2020_TA_STI_063001500067_Bab-1_Pendahuluan.pdf 263.95
4. 2020_TA_STI_063001500067_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 959.55
5. 2020_TA_STI_063001500067_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 486.74
6. 2020_TA_STI_063001500067_Bab-4_Analilsis-dan-Pembahasan.pdf 2011.23
7. 2020_TA_STI_063001500067_Bab-5_Kesimpulan.pdf 219.03
8. 2020_TA_STI_063001500067_Daftar-Pustaka.pdf 415.04
9. 2020_TA_STI_063001500067_Lampiran.pdf 522.45

P PT. Suzuki Indomobil Motor adalah perusahaan otomotif, sepanjang tahun 2018-2019 terdapat keterlambatan produksi kendaran yang menyebabkan keterlambatan pengiriman, Supply Chain Management (SCM) yang baik memberikan manfaat yaitu kepuasan pelanggan, meningkatkan pendapatan, menurunnya biaya, pemanfaatan asset yang semakin tinggi, peningkatan laba. Langkah dalam melakukan perbaikan adalah dengan melakukan pengukuran kinerja. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem pengukuran kinerja dan mengukur kinerja supply chain perusahaan dengan menggunakan model SCOR (Supply Chain Operations Reference). SCOR menggunakan 5 prespektif , Prespektif supply chain flexibility ada 2 matriks yaitu waktu repson rantai pasokan dan fleksibilitas produksi. Prespektif supply chain cost ada 3 matriks yaitu harga pokok penjualan produk, biaya SCM dan biaya produktifitas SDM. Prespektif supply chain asset ada 3 matriks cash to cash cycle time, inventory days dan assets turn pengukuran dihasilkan dari persentase pencapaian perusahaan dengan membandingkan hasil aktual dan nilai perencanaan di perusahaan. Pengukuran kinerja SCORcards dengan mengukur kinerja masing-masing metrik dengan melakukan benchmarking dengan target Best in Class. Hasil dari pengukuran kinerja akan dikelompokan dalam kelas-kelas yaitu Best in Class, Advantage, Medium, Disadvantage dan Major Opportunity. Setelah kinerja masing-masing metrik diukur maka dilakukan perhitungan Gap Analysis, hasil dari Gap Analysis akan digunakan untuk menghitung bobot pada tiap-tiap metrik, bobot tersebut akan digunakan untuk menilai kinerja masing-masing perspektif. Hasil pengukuran menggunakan model SCOR menghasilkan kinerja supply chain secara keseluruhan berdasrkan kalasifikasi penilaian Best In Class sebesar 4,69 menunjukan bahwa kegiatan supply chain di perusahaan bekerja dengan baik. Hanya di bagian Fleksibiltas Produksi dan Harga Pokok Penjualan Produk dikategorikan advantage sehingga diperlukan perbaikan evaluasi di bagian matriks, secara keseluruhan perspektif ini memperoleh total hasil 5 artinya persepektif ini berada dalam kondisi sangat baik.

P PT Suzuki Indomobil Motor is an automotive company, during 2018-2019 there were vehicle production delays which caused delivery delays, Supply Chain Management (SCM) increase customer satisfaction, increase revenue, lower costs, increase company resource usage and increase profit. The step in making improvements is to measure performance. The purpose of this study is to design a performance measurement system and measure the company's supply chain performance using SCOR (Supply Chain Operations Reference) model. SCOR uses 5 perspectives, from supply chain flexibility perspectiv

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?