Analisis implementasi manajemen kewirausahaan sosial untuk keberlanjutan panti asuhan.
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Erny Tajeb
Kata Kunci : Social entrepreneurship, management, orphanage, SDG’s and ISO 26 000
Status Posting : Published
Status : Lengkap
No. | Nama File | Hal. | Link |
---|---|---|---|
1. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Halaman-Judul.pdf | ||
2. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
3. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
4. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
5. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
6. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
7. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
8. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Bab-1.pdf | ||
9. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Bab-2.pdf |
|
|
10. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Bab-3.pdf |
|
|
11. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Bab-4.pdf |
|
|
12. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Bab-5.pdf | ||
13. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Daftar-Pustaka.pdf | ||
14. | 2025_TS_MMJ_122012016006_Lampiran.pdf |
|
K Kewirausahaan sosial menurut Hulgard (Darwis et all, 2021) adalah suatu proses pembetukan nilai sosial yang disepati oleh individu dan organisasi dalam masyarakat untuk pembaruan kegiatan ekonomi. Kewirausahaan sosial mampu meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan hidup masyarakat atau organisasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, kewirausahaan sosial perlu dikelola dengan manajemen yang baik. Kewirausahaan sosial bisa dilakukan oleh lembaga sosial nirlaba, seperti panti asuhan. Panti asuhan merupakan organisasi sosial nirlaba yang memiliki misi sosial, tidak diperdagangkan dan kelangsungan hidup panti bergantung dari bantuan pemerintah melalui dinas sosial dan sebagian besar dari sumbangan masyarakat atau melalui aktivitas yang menghasilkan pendapatan dari organisasi itu sendiri (Zainon et al, 2020). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalisis pengimplementasian manajemen kewirausahaan sosial untuk keberlanjutan panti asuhan, manfaat yang diperoleh, tantangan yang dihadapi, strategi menghadapi tantangan dan keterkaitannya dengan SDG’s dan ISO 26 000. Obyek penelitian adalah unit usaha di Panti Asuhan Abhimata dan unit usaha Panti Asuhan Santa Maria Ganjuran yang telah melakukan usaha kewirausahaan sosial dengan mengimplementasikan manajemen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling, pengujian data menggunakan Content Analysis dan Triangulasi, analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang diimplementasikan di dalam kewirausahaan sosial panti asuhan memberi dampak positif bagi panti asuhan yaitu berupa income sehingga mampu membantu panti asuhan dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan panti. Selain itu, kewirausahaan sosial panti asuhan ikut berkontribusi mewujudkan tujuan nasional yaitu masyarakat sejahtera seperti tertuang dalam SGD’s dan ISO 26 000.Kata kunci:Kewirausahaan sosial, manajemen, panti asuhan, SDG’s dan ISO 26 000
S Social entrepreneurship according to Hulgard (Darwis et al, 2021) is a process of social norms formation which the individuals or social organizations have agreed upon towards renewals of economic activities. It increases the welfare and viability of a society or organization. In order to reach the goal, good management is therefore required. Social entrepreneurship can be done by a non-profit social institution such as orphanage, which is a non-profit social organization with social mission and is not commercially traded. It is financially supported by the government through Social Affairs Office and people\\\'s charity or by carrying out its own activities to earn revenue (Zainon et al, 2020). This research is aimed at investigating the implementation of social entrepreneurship management for the orphanages’ viability in terms of benefits, the challenges therein, strategies to overcome challenges, and its relatedness to SDG\\\'s and ISO 26 000. The research objects were the business units at Abhimata and Santa Maria Ganjuran Orphanages having practiced social entrepreneurship with management implementation. This research is qualitative descriptive, utilizing data collection techniques of observation, interview and documentation. It has used purposive sampling; content analysis and triangulation as data testing methods, and the descriptive analysis in analyzing the data. Results have shown that the implementation of social entrepreneurship management in the two aforementioned orphanages has brought about positive impacts in terms of income gaining, so as to support them in fulfilling their needs. In addition, it has supported in the orphanages’ contributing to the national purpose, i.e. the welfare of the people, as stipulated in the SDG’s and ISO 26 000.