Adaptasi bangunan cagar budaya pos bloc jakarta terhadap aspek ekonomi sosial
Pembimbing 3 : Ayesha Rahmania
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Maria Immaculata Ririk Winandari
Kata Kunci : adaptive, heritage building, Pos Bloc Jakarta, socio-economic aspects
Status Posting : Published
Status : Lengkap
No. | Nama File | Hal. | Link |
---|---|---|---|
1. | 2025_TS_MAR_152012300006_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
2. | 2025_TS_MAR_152012300006_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
3. | 2025_TS_MAR_152012300006_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
4. | 2025_TS_MAR_152012300006_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
5. | 2025_TS_MAR_152012300006_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
6. | 2025_TS_MAR_152012300006_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
7. | 2025_TS_MAR_152012300006_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
8. | 2025_TS_MAR_152012300006_Bab-1.pdf | 8 | |
9. | 2025_TS_MAR_152012300006_Bab-2.pdf |
|
|
10. | 2025_TS_MAR_152012300006_Bab-3.pdf |
|
|
11. | 2025_TS_MAR_152012300006_Bab-4.pdf |
|
|
12. | 2025_TS_MAR_152012300006_Bab-5.pdf | 7 | |
13. | 2025_TS_MAR_152012300006_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
14. | 2025_TS_MAR_152012300006_Lampiran.pdf |
|
P Penelitian ini membahas proses adaptasi bangunan cagar budaya pos bloc jakarta terhadap dinamika sosial dan ekonomi di kawasan urban melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus robert k. yin. pos bloc jakarta, yang dulunya merupakan gedung kantor pos besar peninggalan kolonial, mengalami revitalisasi pada tahun 2021 dengan mengubah fungsi, bentuk ruang dalam, dan elemen struktur tertentu tanpa menghilangkan nilai sejarah arsitekturalnya. fokus penelitian ini terletak pada tiga elemen fisik utama: fungsi, bentuk, dan struktur bangunan, serta bagaimana ketiganya mengalami transformasi dalam kerangka adaptasi terhadap kebutuhan kontemporer. data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola dan pengguna, serta studi dokumentasi. temuan menunjukkan bahwa fungsi bangunan berubah dari fasilitas pelayanan pos menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif, seperti ruang usaha kuliner, toko ritel, galeri seni, dan ruang komunitas. bentuk massa bangunan dan fasad tetap dipertahankan, namun ruang dalam mengalami pembaruan layout untuk mendukung fungsi baru. struktur kolom dan atap mengalami penguatan dan penyesuaian untuk mendukung aktivitas dan pencahayaan modern. secara ekonomi, perubahan ini meningkatkan nilai komersial dan daya tarik kawasan. secara sosial, bangunan ini menjadi ruang publik baru yang inklusif dan interaktif. penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi arsitektur terhadap aspek ekonomi dan sosial dapat dilakukan secara harmonis tanpa menghilangkan karakter historis bangunan. hasil ini memberikan kontribusi pada strategi pelestarian adaptif bangunan cagar budaya di lingkungan perkotaan indonesia.
T This study explores the architectural adaptation of the heritage building pos bloc jakarta in response to social and economic dynamics in an urban environment. using a qualitative approach through robert k. yin’s case study method, the research focuses on examining the transformation of the building’s physical aspects namely function, form, and structure within the framework of adaptive reuse and historical preservation. originally serving as a colonial-era central post office, the building underwent revitalization in 2021, shifting its function into a creative economy hub encompassing culinary businesses, retail outlets, art galleries, and community spaces. while the building’s facade and massing remain largely preserved to maintain historical authenticity, interior spaces were reorganized to support new functional requirements. structural elements such as columns and roofing systems were strengthened and adapted to accommodate contemporary lighting and circulation needs. primary data were collected through field observation, interviews with stakeholders, and document analysis. the findings highlight that the adaptive transformation supports economic revitalization by enhancing commercial viability and attracting visitors. socially, the space functions as an inclusive public area that fosters interaction and cultural engagement. the architectural interventions illustrate how heritage buildings can be revitalized through thoughtful adaptations that respect their original character while embracing modern socio-economic functions. the research concludes that adaptive architectural strategies offer a sustainable approach for repurposing heritage structures in indonesian cities. it contributes to the discourse on preserving historical identity while responding to evolving urban needs.