DETAIL KOLEKSI

Hubungan merokok dengan tingkat sarkopenia pada lansia

1.7


Oleh : Christy Yoshida Gultom

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1433

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Firda Fairuza

Subyek : Smoking;Health - Sarcopenia

Kata Kunci : smoking, sarchopenia, elderly

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2019_TA_KD_03015049_Halaman-judul.pdf 12
2. 2019_TA_KD_03015049_Bab-1-Pendahuluan.pdf 4
3. 2019_TA_KD_03015049_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf
4. 2019_TA_KD_03015049_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf
5. 2019_TA_KD_03015049_Bab-4-Metode.pdf 7
6. 2019_TA_KD_03015049_Bab-5-HAsil.pdf
7. 2019_TA_KD_03015049_Bab-6-Pembahasan.pdf
8. 2019_TA_KD_03015049_Bab-7-Kesimpulan.pdf
9. 2019_TA_KD_03015049_Daftar-pustaka.pdf 4
10. 2019_TA_KD_03015049_Lampiran.pdf

S Sarkopenia merupakan salah satu fenomena dimana terdapat perubahan secara progresif pada massa otot, pergerakan otot dan kekuatan otot. Sarkopenia akan berdampak dengan kualitas hidup dan kerentaan pada lansia. Salah satu faktor risiko dari sarkopenia adalah merokok dan Indonesia adalah salah satu Negara dengan prevalensi merokok yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan merokok dengan tingkat sarkopenia pada lansia. Penelitian menggunakan Observasional analitik dengan desain studi potong lintang (cross-sectional) yang mengikutsertakan 74 lansia di Kelurahan Tomang. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner NZTUS untuk perokok dan pemeriksaan sarkopenia dengan tes kekuatan genggam tangan, tes jalan enam menit dan pengukuran massa otot dengan bioelectrical impedance analysis. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 25 dan tingkatkemaknaan yang digunakan 0,05. Hasil analisis antara merokok dengan tingkat sarkopenia berdasarkan uji chisquare menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna (P=0,000). Adanya hubungan merokok dengan tingkat sarkopenia pada lansia.

S Sarcopenia is a phenomenon which is a progressive change in muscle mass,muscle movement and muscle strength. One of risk factor for sarcopenia is smoking while Indonesia is one of the countries with a high prevalence of smoking. This study was conducted to determine the relationship between smoking and the level of sarcopenia in the elderly. The study used analytic observational with cross-sectional study design which included 74 elderly in Tomang Village. Data were collected by filling in the NZTUS questionnaire for smokers and sarcopenia examination with hand grip,six-minute walking test and measurement of muscle mass with bioelectrical impedance analysis. Data analysis using SPSS for Windows version 25 and significance level used 0.05. The results of the analysis between smoking and sarcopenia based on the chisquare test showed that there was a significant relationship (P=0,000). There is a relationship between smoking and the level of sarchopenia in the elderly.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?