DETAIL KOLEKSI

Pengolahan air limbah TPA Bantar Gebang melalui proses nitrifikasi dan denitrifikasi dengan menggunakan sequencing batch reactor bermedia poly urethan


Oleh : Diana Indrastuti

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2001

Pembimbing 1 : Muhammad Lindu

Pembimbing 2 : Bambang Sunarko

Subyek : Water pollution;Water treatment plant

Kata Kunci : SBR, nitrification, denitrification, sliced-pyramid


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2001_TA_STL_08295016_Halaman-Judul.pdf 1207.25
2. 2001_TA_STL_08295016_Lembar-Pengesahan.pdf 1111.56
3. 2001_TA_STL_08295016_Bab-1_Pendahuluan.pdf 703.67
4. 2001_TA_STL_08295016_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1344.67
5. 2001_TA_STL_08295016_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 1092.18
6. 2001_TA_STL_08295016_Bab-4_Hasil-Pengamatan-dan-Pembahasan.pdf 2421.89
7. 2001_TA_STL_08295016_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 645.17
8. 2001_TA_STL_08295016_Daftar-Pustaka.pdf 682.27
9. 2001_TA_STL_08295016_Lampiran.pdf 2867.23

A Air limbah TPA Bantar Gebang memiliki kandungan nitrogen rata-rata yaitu 1269,74 mg/1 TKN dan 1053,97 NHS-N yang dapat membahayakan badan air bila tidak diolah terlebih dahulu. Pada pH rendah amo < 3) d&am air buangan berubah menjadi amonium (NQ) yang bersifat racun terhadap kehidupan karena menurunkan kelarutan oksigen dalam air.SBR adalah kumpulan dari beberapa reaktor sehingga didisain berdasarkan aliran yang masuk secara kontinyu dalam masing-masing reaktor. SBR merupakan reaktor yang bekerja dalam satu siklus yang berfungsi sebagai tangki ekualisasi, aerasi dan sedimentasi, serta tidak membutuhkan resirkulasi lumpur aktif yang didisain berdasarkan aliran tidak kontinyu (hatch).Reaktor SBR berbentuk limas terpancung yang dilengkapi dengan hopper sebagai penampung lumpur, blower untuk mendistribusikan oksigen, mixing untuk mengendapkan lumpur pada saat melakukan proses denitrifikasi dan kontrolaliran sebagai pengontrol air limbah yang akan masuk dalam tangki SBRPenelitian ini dilakukan selama 2 semester dengan menggunakan Poly Urethaii yang berbentuk kubus berfungsi sebagai media melekatnya mikroorganisme {ternispensi) yang memungkinkan terjadinya pertumbuhan, pemeliharaan, kematian dari sel.Pembenihan dilakukan selama 33 hari, konsentrasi VSS yang didapat pada saat pembenihan adalah 7670 mg/l. Aklimatisasi dilalnikan selama 7 hari dengan konsentrasi VSs 4600 mg/I. Variasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah variasi waktu yaitu 3, 6 dari 9 jam. Dari hasil penelitian ini efisiensi nitrifikasi pada 3 jam -41% dan - 1,8% dan efisiensi denitrifikasi -14% dan 17 %. Sedang pada 6 jam efisiensi nitrifikasi -7% dan l% dan efisiensi denitrifikasi 3% dan - 66%. Dan pada kondisi operasional 9 jam efisiensi nitrfikasi -20o, 0% dan -8% dan efisiensi denitrifikasi 0%, -1% dan -12%.Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa proses nitrifikasi tidak terjadi pada penelitian ini sedangkan proses denitrifikasi terjadi dengan

W Waste water in Bantar Gebang contains nitrogen 1269.74 mg/1 on average for TIN and 1053.97 3-N for amoniac which endangers water body if it was not processed before consumption. At low pH, amoniac (NHS) in the water changes into amonium 4) having toxic featttre and endanger living creatures because it reduces oxygen solubility in water.SBR is group of reactors which is designed based on stream in flowing into each reactor continually. SBR is a reactor working in a cycle functioning as equalization tank, aeration and sedimentation and does not requires active sludge recirculation disined based on contual stream (batch).SBR reactor is in the form of sliced-pyramid completed with a hopper as the sludge storage, blower to distribute oxygen, mixing media to deposit the sludge during the dinitrification process and stream control as the waste water control in flowing into the SBR tank.This research was carried out for 2 semesters using Poly Uretlian in the form of cube and functioning as medium to attach the (suspended) microorganisms which enable to produce growth, maintenance and the death of the cells.Seeding was performed for 33 days and the VSS concentration is 7670 mg/l. Acclimatization was done for 7 days using 4600 VSS concentration mg/l. The variation made in this research is time variation, i.e. 3, 6 and 9 hours. In this research, nitrification efficiency in 3 hours is — 41% and - 1.8% and the denitrificatioon efficiency is -14% and 17% . At the variation time of 6 hours, the nitrification efficiency is —7% and 1% and the denitrification is 3% and - 66%. In the 9-hour operational condition, the nitrification effeciency is —2%, 0% and —8°» and the denitrification efficiency is 0%, -1% and —12%.The result of this research reveals that nitrification process did not occur in this research while the denitrification process took place with 3% -17% efficiency. The result of the identification of microorganism indicated that there are nitrosobacter and nitrosoinonas iii the waste water sample.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?