DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara jenis penggunaan kontrasepsi hormonal dan dry eye pada wanita usia reproduktif

1.0


Oleh : Rosmanita Cahyani

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1525

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Erlani Kartadinata

Subyek : Dry eye syndromes

Kata Kunci : dry eye, hormonal contraception, schirmer’s test


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SKD_03015169_Halaman-judul.pdf 985.4
2. 2019_TA_SKD_03015169_Pengesahan.pdf 764.17
3. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-1_Pendahuluan.pdf 721.77
4. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 756.2
5. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-4_Metode.pdf 1075.15
6. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-5_Hasil.pdf 727.07
7. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-6_Pembahasan.pdf 723.79
8. 2019_TA_SKD_03015169_Bab-7_Kesimpulan.pdf 712.43
9. 2019_TA_SKD_03015169_Daftar-pustaka.pdf 842.75
10. 2019_TA_SKD_03015169_Lampiran.pdf 1504.14

D Dry eye adalah kelainan lapisan air mata yang terjadi akibat defisiensi air mata, atau penguapan yang berlebihan, dan gejala ketidaknyamanan dan iritasi mata. Survei prevalensidi Indonesia khususnya Sumatera tingkat prevalensinya adalah 27,5%. Dry eye juga dikaitkan dengan tingkat estrogen tinggi seperti pada kehamilan, minum obat kontrasepsi dan terapi pengganti hormon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara jenis penggunaan kontrasepsi hormonal dan dry eye pada wanita usia reproduktif. Desain penelitian ini analitik obsevasional menggunakan metode cross-sectional bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara variabel penelitian yang diikuti oleh 49 wanita usia reproduktif di RT 03, RW 10 Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan kemudian diukur dengan tes schirmer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan diolah dengan program SPSS versi 21,0 dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05. Hasil analisis data uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,854 dimana lebih besar dari nilai p = 0,05. Tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis penggunaan kontrasepsi hormonal dan dry eye pada wanita usia reproduktif.

D Dry eye is a tear layer disorder that occurs due to deficiency of tears, or excessive evaporation, and symptoms of eye discomfort and irritation. The prevalence survey in Indonesia, especially Sumatra, the prevalence rate is 27.5%. Dry eye is also associated with high estrogen levels such as in pregnancy, taking contraceptive drugs and hormone replacement therapy. The study was conducted to determine the relationship between hormonal contraceptive use and dry eye in women of reproductive age. The design of this study is observational analytic using cross-sectional method aims to explain the correlation between the variables studied followed by 49 women of reproductive age in RT 03, RW 10, Tembilahan Hulu Village, Tembilahan Hulu District, Indragiri Hilir Regency, Riau. Data were collected by interview using a questionnaire and then measured by the schirmer test. The data were analyzed in univariate and bivariate using Chi-square test and processed with SPSS version 21.0 program with a significance level of 0.05. The analysis result of chi-square statistical test data analysis obtained a value of p = 0.854 which is greater than the value of p = 0.05. There is no significant relationship between hormonal contraceptive use and dry eye in women of reproductive age.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?