DETAIL KOLEKSI

Hubungan riwayat pre-eklamsia dengan pemilihan jenis kontrasepsi pada ibu pasca melahirkan


Oleh : Mochammad Syafiie

Info Katalog

Nomor Panggil : S 814

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Abdul Rohman

Subyek : Contraception

Kata Kunci : pre-eclampsia, hormonal contraception, non-hormonal contraception, post partum contraception.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_SKD_03012168_Halaman-judul.pdf 914.3
2. 2016_TA_SKD_03012168_Pengesahan.pdf 788.08
3. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-1_Pendahuluan.pdf 862.48
4. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 1722.03
5. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 745.44
6. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-4_Metode.pdf 889.88
7. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-5_Hasil.pdf 749.47
8. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-6_Pembahasan.pdf 854.9
9. 2016_TA_SKD_03012168_Bab-7_Kesimpulan.pdf 740.48
10. 2016_TA_SKD_03012168_Daftar-pustaka.pdf 858.47
11. 2016_TA_SKD_03012168_Lampiran.pdf 2390.1

P Pre-eklamsia merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam angka kematian ibu / AKI di Indonesia. Prevalensi yang masih tinggi yakni 10 % di Indonesia menyebabkan Pre-eklamsia menjadi salah satu keadaan medis yang harus di waspadai. Berbagai macam faktor yang mempengaruhi salah satunya ialah hipertensi. Kontrasepsi hormonal dan non hormonal merupakan jenis kontrasepsi pasca melahirkan dapat digunakan bagi ibu dengan Pre-eklamsia. Namun, pada nyatanya banyak efek samping yang dapat ditimbulkan baik hormonal maupun non hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara riwayat Pre-eklamsia dengan pemilihan jenis kontrasepsi pada ibu pasca melahirkan.METODEPenelitian menggunakan desain potong lintang. Penelitian ini mengambil sampel dengan cara consecutive non random sampling pada data rekam medik pasien pasca melahirkan di RSUP Fatmawati selama 6 bulan pertama tahun 2015. Data yang diperoleh pada rekam medik meliputi riwayat Pre-eklamsia dan jenis kontrasepsi yang dipilih pada ibu pasca melahirkan. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square SPSS for Windows versi 16.0.HASILJumlah sampel 137 orang yang ditemukan dengan berdasarkan analisis uji Fischer Exact, dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan 19 orang yang Pre-eklamsia dan 118 yang tidak Pre-eklamsia banyak yang menggunakan metode non hormonal yakni keseluruhan bentuk yang dipakai AKDR dengan jumlah masing masing 19 orang dan 117 orang dan untuk metode hormonal dengan keseluruhan bentuk yang dipakai yakni Implan didapatkan hanya dipakai oleh 1 orang pada ibu yang tidak Pre-eklamsia. Dengan hasil data yang diperoleh pada penelitian, maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara riwayat Pre-eklamsia dengan pemilihan jenis kontrasepsi hormonal dan non hormonal dengan nilai p = 0,861 (p > 0,05).KESIMPULANBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukannya hubungan antara jenis kontrasepsi baik hormonal dan non hormonal dengan Pre-eklamsia. Jenis kontrasepsi yang dipilih pada ibu pasca melahirkan dengan riwayat Pre-eklamsia keseluruhannya atau 19 orang (100 %) yang memiliki riwayat Pre-eklamsia memilih jenis non hormonal yakni metode AKDR. Ibu yang tidak memiliki riwayat Pre-eklamsia hanya 1 orang (0,008% dari total yang tidak Pre-eklamsia) yang memilih jenis hormonal yakni metode Implan, dan sisanya 117 orang (99,992%) memilih jenis non hormonal yakni metode AKDR.

P Preeclampsia is one of the largest contributors to maternal mortality / maternal mortality rate in Indonesia. The prevalence is still high at 10% in Indonesia led to Pre-eclampsia is becoming one of the medical conditions that should be on alert. A wide variety of factors that affect one of which is hypertension. Hormonal and non-hormonal contraception is a type of postpartum contraception can be used for mothers with pre-eclampsia. However, in reality many side effects that can be caused by both hormonal and non-hormonal. This study aimed to assess the association between a history of Pre-eclampsia with the elections the type of contraception in post partum women.METHODThe study used a cross-sectional design. This study sampled by means of consecutive non-random sampling at the medical records of postpartum patients in Fatmawati hospital during the first 6 months of 2015. The data obtained in the medical record includes a history of pre-eclampsia and selected on the type of contraception postpartum mothers. Data analysis using chi-square test SPSS for Windows version 16.0.RESULTSThe total sample of 137 people were found on the basis of test analysis Fischer Exact, with a confidence level of 95% obtained 19 people who had pre-eclampsia and 118 who did not pre-eclampsia are many to use non-hormonal methods that the overall shape is used IUD with the number of each 19 people and 117 people and hormonal methods used by the overall shape of the implant obtained is only used by one person for those not pre-eclampsia. With the results of the data obtained in the study, it can be concluded there is no relationship between a history of pre-eclampsia by choosing the type of hormonal and non-hormonal contraceptive with a value of p = 0.861 (p> 0.05).CONCLUSIONBased on the results, it can be concluded there are no relationship between both types of hormonal contraceptives and non-hormonal with pre-eclampsia. Type of contraception chosen on postpartum mothers with a history of pre-eclampsia entirety or 19 people (100%) who had a history of pre-eclampsia, select the type of which is a method of non-hormonal IUD. Mothers who do not have a history of pre-eclampsia was only one person (0.008% of the total that is not pre-eclampsia) choosing the type of hormonal implants that method, and the remaining 117 people (99.992%) choose the types of non-hormonal IUD method.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?