DETAIL KOLEKSI

Uji sitotoksisitas sediaan baru pasta Ca(OH)2 terhadap sel fibroblas : penelitian in vitro


Oleh : Laura Emily Sulistyo

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.634 2 LAU u

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Eko Fibryanto

Pembimbing 2 : Melaniwati

Subyek : Conservative dentistry;Dental caries

Kata Kunci : cytotoxicity, gingival fibroblast cells, MTT, Ca(OH)2 paste new formulation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_KG_040001800179_Halaman-Judul.pdf 769.57
2. 2022_TA_KG_040001800179_Lembar-Pengesahan.pdf 356.37
3. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-1_Pendahuluan.pdf 395.8
4. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1369.33
5. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-3_Kerangka-Teori,-Kerangka-Konsep,-dan-Hipotesis.pdf 185.56
6. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 589.25
7. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 481.71
8. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-6_Pembahasan.pdf 191.85
9. 2022_TA_KG_040001800179_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 81.77
10. 2022_TA_KG_040001800179_Daftar-Pustaka.pdf 573.03
11. 2022_TA_KG_040001800179_Lampiran.pdf 1345.1

L Latar belakang: Karies yang tidak dirawat dapat menyebabkan infeksi pulpa. Perawatan infeksi ini adalah perawatan saluran akar. Kegagalan perawatan ini bisa terjadi karena infeksi yang persisten oleh E. faecalis. Pemberian medikamen intrakanal merupakan upaya untuk menghilangkan persistensi mikroorganisme dalam saluran akar. Pasta Ca(OH)2 merupakan obat yang umum digunakan. Sediaan baru pasta Ca(OH)2 dibuat untuk meningkatkan efek antibakteri. Uji sitotoksisitas dilakukan untuk menilai sifat toksik sediaan baru ini sebelum menjadi produk jadi. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh sediaan baru pasta Ca(OH)2 dengan berat 1 g, 1,5 g, dan 2 g terhadap viabilitas sel fibroblas jaringan gingiva. Metode: Fibroblas jaringan gingiva dikultur dan diberi ekstrak sediaan baru pasta Ca(OH)2 dan Calcipex. Percobaan dilakukan dalam tiga pengulangan dan viabilitas sel dievaluasi dengan uji MTT. Analisis statistik dilakukan dengan uji Shapiro-wilk dan uji One-way ANOVA. Hasil: Perbandingan viabilitas sel pada sediaan baru pasta Ca(OH)2 dan Calcipex menunjukkan bahwa sel yang diberi sediaan baru pasta Ca(OH)2 lebih banyak yang hidup jika dibandingkan dengan Calcipex (P<0,05). Kesimpulan: Kelompok sediaan 1 g Ca(OH)2 + 2 mL propylene glycol + 0,1 g BaSO4 merupakan kelompok yang memiliki efek toksisitas paling ringan.

B Background: Untreated caries can lead to pulp infection. The treatment for this infection is root canal treatment. Failure of this treatment can occur due to persistent infection by E. faecalis. The administration of intracanal medicaments is an attempt to eliminate the persistence of microorganisms in the root canal. Ca(OH)2 paste is a commonly used drug. The Ca(OH)2 paste new formulation is made for increasing the antibacterial effect. Cytotoxicity test was carried out to assess the toxicity of this new formulation before it become a product. Objective: to analyze the effect of 1 g, 1,5 g, and 2 g Ca(OH)2 paste new formulation on the viability of gingival fibroblast cells. Methods: Gingival tissue fibroblasts were cultured and given extracts of Ca(OH)2 paste new formulation and Calcipex paste. The experiment was carried out in three repetitions and cell viability was evaluated by the MTT assay. Statistical analysis was performed using the Shapiro-wilk test and One-way ANOVA test. Results: Comparison of cell viability in the Ca(OH)2 paste new formulation and Calcipex showed that the cells given the Ca(OH)2 paste new formulation were more viable when compared to Calcipex (P<0.05). Conclusion: The group of 1 g Ca(OH)2 + 2 mL propylene glycol + 0.1 g BaSO4 is the group that have the lowest toxic effect.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?