DETAIL KOLEKSI

Hubungan sarapan pagi dengan indeks prestasi pada siswa SD usia 10-12 tahun


Oleh : Viona Aprilia Sucipto

Info Katalog

Nomor Panggil : 641.52-SUC-h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Hartanto Gondoyuwono

Subyek : Academic achievement

Kata Kunci : breakfast, academic performance


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_SKD_03011301_Halaman-judul.pdf 3100.98
2. 2015_TA_SKD_03011301_Pengesahan.pdf 1485.91
3. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-1_Pendahuluan.pdf 574.94
4. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 724.86
5. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 565.59
6. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-4_Metode.pdf 571.26
7. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-5_Hasil.pdf 585.57
8. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-6_Pembahasan.pdf 569.63
9. 2015_TA_SKD_03011301_Bab-7_Kesimpulan.pdf 528.45
10. 2015_TA_SKD_03011301_Daftar-pustaka.pdf 571.77
11. 2015_TA_SKD_03011301_Lampiran.pdf 1986.64

S Sarapan pagi digambarkan sebagai waktu makan yang terpenting dalam sehari.Pada anak, sarapan pagi dikaitkan dengan proses belajar dan indeks prestasi disekolah karena sarapan memberikan pengaruh terhadap kognitif. Glukosa yangstabil dalam darah sangat baik untuk proses belajar dan memori.Perlu disadaribahwa keadaan ini sangat dipengaruhi oleh perilaku makan anak sekolah dasarkhususnya kebiasaan sarapan pagi. Untuk itu diadakan penelitian tentanghubungan sarapan pagi dengan indeks prestasi anak Sekolah Dasar di SDNEGERI 09 Tomang Pagi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antarakebiasaan srapan pagi dengan prestasi belajar.METODEPenelitian ini menggunakan desain cross sectional yang mengikutsertakan 124siswa usia 10-12 tahun di SD NEGERI 09 Tomang Pagi. Data dikumpulkandengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi identitas anak,kebiasaan sarapan ,menu sarapan, pengaruhnya ketika mengikuti pembelajaran dikelas.Pengukuran indeks prestasi menggunakan dokumen hasil evaluasi belajarsiswa (rapor). Analisis data dengan menggunakan SPSS 20 for Windows dantingkat kemaknaan yang digunakan sebesar 0,05.HASILBerdasarkan hasil penelitian pada anak yang sarapan pagi sebanyak 18 respondendengan nilai rapor di atas rata-rata dan 32 responden dengan nilai rapor cukup , 2responden dengan nilai rapor dibawah rata-rata.Pada anak yang kadang-kadangsarapan terdapat 7 responden dengan nilai rapor di atas rata-rata , 40 respondendengan nilai rapor cukup dan 7 responden dengan nilai rapor dibawah ratarata.Pada anak yang tidak sarapan sebanyak 1 responden dengan nilai rapor di atas rata-rata, 12 responden yang dengan rata-rata nilai rapor cukup dan 5responden dengan nilai rapor dibawah rata-rata.KESIMPULANSiswa yang sarapan sebanyak 14,52% dengan indeks prestasi di atas rata-rata ,25,81% anak dengan indeks prestasi cukup dan 1,61% dengan indeks prestasidibawah rata-rata. Dari hasil penelitian maka disimpulkan terdapat hubungan antara sarapan pagi dengan indeks prestasi pada siswa SD usia 10-12 tahun

M Morning breakfast is described as the most important meal of the day. On children,breakfast is associated with learning process and school performance indexbecause breakfast gives positive influence to cognitive. Glucose that stable inblood is very good for learning process and memory. Need to realize that thisconditions strongly affected by the behavior of elementary school children eatinghabits, especially on breakfast. Based on that point of view then researchersconducted research on the relationship between breakfast and academicperformance on elementary school children in SD Negeri 09 Tomang Pagi. Aimof the research is to find out the relationship between breakfast habits withacademic performance.METHODThis research used a cross-sectional design that included 124 students in 10-12years old range at SD Negeri 09 Tomang Pagi. The data were collected byinterview method using a questionnaire which includes the identity of the schoolchildren, their habits of breakfast, the breakfast menu and the effect when thefollowing learning in school. The performance index measurements is usingdocument for the evaluation of student learning report. Data analysis is usingSPSS 20 for Windows and the significance level is using 0.05 point level.RESULTSBased on research result, on school children who eat breakfast, there are 18respondents with grades above average, 32 respondents with sufficient grades and2 respondents with grades below average. On school children who occasionallyeat breakfast, there are 7 respondents with grades above average, 40 respondentswith sufficient grades and 7 respondents with grades below average. On school children who do not eat breakfast, there are 1 respondents with grades aboveaverage, 12 respondents with sufficient grades and 5 respondents with gradesbelow average.CONCLUSIONAs much as 14.52% of respondents with grades above average, 25.81% ofrespondents with sufficient grades and 1.61% of respondents with grades belowaverage on school children who eat breakfast. From the result, we conclude thereis a relationship between breakfast with school performance index on elementaryschool students at age 10 – 12 years old.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?