DETAIL KOLEKSI

Hubungan penggunaan sepatu dengan terjadinya intractable plantar keratosis pada wanita

5.0


Oleh : Nia Nilawati

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1504

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Hans Utama Sutanto

Subyek : Skin diseases;Keratosis

Kata Kunci : use of shoes, intractable plantar keratosis, women


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SKD_03015137_Halaman-judul.pdf 1384.26
2. 2019_TA_SKD_03015137_Pengesahan.pdf 1097.03
3. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-1_Pendahuluan.pdf 619.9
4. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 909.67
5. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 640.95
6. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-4_Metode.pdf 644.93
7. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-5_Hasil.pdf 615.83
8. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-6_Pembahasan.pdf 620.26
9. 2019_TA_SKD_03015137_Bab-7_Kesimpulan.pdf 594.19
10. 2019_TA_SKD_03015137_Daftar-pustaka.pdf 602.4
11. 2019_TA_SKD_03015137_Lampiran.pdf 2435.08

L Latar belakang : Intractable plantar keratosis (IPK) adalah kelainan yang disebabkan oleh peningkatan aktivitas keratinosit yang terkait dengan stimulasi epidermis dari tekanan kronis atau gesekan pada kulit. disebabkan oleh akumulasi sel-sel kulit mati yang mengeras dan menebal diatas area kaki, yang dikenal dengannama yang berbeda (Plantar Callus, Clavus durus). kondisi yang sangat tidak menyenangkan, menyakitkan mengeras dan menebal diatas area kaki biasanya ditemukan pada metatarsalgia. Banyak faktor yang menjadi pemicu IPK, salah satunya adalah penggunaan sepatu. Masih kurangnya penelitian mengenai hubungan penggunaan sepatu dan intractable plantar keratosis melatar belakangi dilakukannya penelitian ini.Metode : Penelitian menggunakan metode studi observasional dengan desain crosssectional yang mengikutsertakan 99 pegawai kantor wanita di Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. penggunaan sepatu diukur dengan wawancara menggunakan kuesioner sedangkan IPK diukur dengan menggunakan pemeriksaan medis. Analisis data dengan menggunakan SPSS versi 25.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05.Hasil : didapatkan hasil penelitian pegawai wanita yang menggunakan sepatu hak 67,7 % dan yang mengalami IPK sebesar 52,5% . IPK lebih banyak terjadi pada pegawai wanita yang menggunakan sepatu hak 62,7% yang bermakna secara statistik (p=0,003)Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan sepatu hak dan IPK , dimana seseorang yang menggunkan sepatu hak memiliki kecenderungan mangalami IPK 62,7 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan sepatu hak.

B Background : Intractable Plantar Keratosis (IPK) is a disorder caused by increased keratinocyte activity associated with stimulation of the epidermis from chronic pressure or friction on the skin. Caused by the accumulation of dead skin cells thatharden and thicken above the foot area, known by different names (Plantar Callus, Clavus durus). A very unpleasant, painful condition that hardens and thickens overthe area of the foot usually found in metatarsalgia. Many factors trigger the IPK,one of them is the use of shoes. There is still a lack of research on the correlationbetween the use of shoes and intractable plantar keratosis against is the background behind this research.Methods : A cross-sectional observational study was conducted and a total of 99 women employees were included at Tanggerang Districts Government. Datacollection was by questionnaire-based interviews. Shoe use was measured byinterview using a questionnaire while IPK was measured using a medical examination. Data analysis was performed using SPSS version 25.0 and the levelof significance was set at 0.05.Results : The results showed that 67,7% women employees who use heels and 52,5%had IPK. IPK occurs more frequently in subjects who use heels (62,7%) statistically significant (p=0,003).Conclusions : There is a significant correlation between the use of shoes and Intractable Plantar Keratosis. Someone who use heels had a tendency to experienceIPK 62,7 times greater than those who not use heels.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?