DETAIL KOLEKSI

Hubungan penggunaan pil kontrasepsi dengan sindroma prementruasi pada perempuan usia subur


Oleh : Zahra Afifa

Info Katalog

Nomor Panggil : S 881

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Raditya Wratsangka

Subyek : Premenstrual syndrome;Contraceptive agents

Kata Kunci : premenstrual syndrome, contraception pills, fertile women


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_SKD_03012295_Halaman-judul.pdf 1462.24
2. 2016_TA_SKD_03012295_Pengesahan.pdf 1129.57
3. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-1_Pendahuluan.pdf 584.76
4. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 619.62
5. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 579.08
6. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-4_Metode.pdf 589.09
7. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-5_Hasil.pdf 576.32
8. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-6_Pembahasan.pdf 573.15
9. 2016_TA_SKD_03012295_Bab-7_Kesimpulan.pdf 565.55
10. 2016_TA_SKD_03012295_Daftar-pustaka.pdf 582.5
11. 2016_TA_SKD_03012295_Lampiran.pdf 1107.14

L LATAR BELAKANG: Sindroma premenstruasi atau premenstrual syndrome merupakan salah satu masalah yang umum terjadi pada wanita usia muda. Menurut laporan yang ada, prevalensinya 20 sampai 32% pada wanita premenopause dan 30-40% pada wanita usia reproduksi. Pil kontrasepsi adalah salah satu jenis metode kontrasepsi berupa tablet oral yang berisi hormon sintetis (esterogen dan progesteron). Perempuan usia subur memiliki organ reproduksi yang masih berfungsi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan pil kontrasepsi dengan kejadian sindroma premenstruasi pada perepuan usia subur.METODE: Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur selama 1 bulan pada Desember 2015. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel adalah 56 orang. Teknik sampling yang digunakan secara consecutive non-random sampling. Data diperoleh dengan data primer berupa wawancara dan kuesioner. Uji chi square menggunakan SPSS.HASIL: Sebanyak 30.4% responden yang mengalami sindroma premenstruasi merupakan bukan pengguna pil kontrasepsi. Sehingga analisis Chi square menunjukan adanyahubunganantarapenggunaanpilkontrasepsidansindromapremenstruasi (p=0.05).KESIMPULAN: Penelitian ini menunjukan hubungan yang bermakna antara penggunaan pil kontrasepsi dengan kejadian sindroma premenstruasi pada perempuan usia subur. Penggunaan pil kontrasepsi dapat direkomendasikan untuk mengatasi gejala sindroma premenstruasi yang berat pada perempuan usia subur.

B BACKGROUND: Premenstrual syndrome is a common problem among young women. According to available data, the prevalence of premenstrual syndrome is 20 to 32% in premenopausal women and 30-40% in reproductive-age women. Contraception pills usage is a contraception method using oral tablets cotaining synthetic hormones (estrogen and progesterone). Fertile women own normal and fully functional reproductive organs. The goal of this study is to establish the correlation between contraception pills usage and premenstrual syndrome in fertile women.METHOD: This study is held at Puskesmas Kecamatan Pulo Gadung, East Jakarta for 1 month on December 2015. This study is an anamlytical abservational study with a cross-sectional approach. Fifty-six subjects are chosen as samples, which were obtained through consecutive non-random sampling. Data obtained are primary data from interviews and questionnaires. Chi-square analysis is done with SPSS.RESULTS: About 30.4% of the respondent that experienced premenstrual syndrome were not a contraception pills users. Chi-square analysis showed a correlation between contraception pills usage and premenstrual syndrome (p=0.05).CONCLUSION: This study established a significant correlation between contraception pills usage and premenstrual syndrome in fertile women.. Contraception pills usage are recommended to decrease the severity of premenstrual syndrome in fertile women

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?