DETAIL KOLEKSI

Evaluasi fasilitas hutan Kota Tebet, Jakarta Selatan sebagai wisata edukasi


Oleh : Irfan Akbar Kusuma

Info Katalog

Penerbit : FALTL USAKTI

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Silia Yuslim

Pembimbing 2 : Etty indrawati

Subyek : City planning

Kata Kunci : urban forest, educational tourism.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_SAL_081001700076_Halaman-Judul.pdf 636.58
2. 2022_TA_SAL_081001700076_Lembar-pengesahan.pdf 1196.2
3. 2022_TA_SAL_081001700076_Bab-1_Pendahuluan.pdf 640.01
4. 2022_TA_SAL_081001700076_Bab-2_Tinjauan-pustaka.pdf 800.15
5. 2022_TA_SAL_081001700076_Bab-3_Metodologi-penelitian.pdf 804.57
6. 2022_TA_SAL_081001700076_Bab-4_Hasil-dan-pembahasan.pdf 3532.68
7. 2022_TA_SAL_081001700076_Bab-5_Kesimpulan-dan-saran.pdf 535.13
8. 2022_TA_SAL_081001700076_Daftar-pustaka.pdf 601.38
9. 2022_TA_SAL_081001700076_Lampiran.pdf 538.78

K Keberadaan hutan kota pada suatu wilayah sangat mempengaruhi keberlangsungan lingkungannya dari kenyamanan, ketenangan, dan keindahan. Hutan kota merupakan kelompok vegetasi yang berada di perkotaan untuk mencapai tujuan proteksi, rekreasi, estetika, dan kegunaan fungsi lainnya bagi kepentingan masyarakat perkotaan. Hutan kota merupakan salah satu bagian dari ruang terbuka hijau yang lebih dititik beratkan keberadaan dari pohon-pohon yang membentuknya. Bentuk Ruang Terbuka Hijau perkotaan dengan fungsi ekologis sebagai fungsi utama, antara lain sabuk hijau kota, hutan kota, taman botani, sempadan sungai. Secara sosial-budaya, keberadaan RTH memberikan fungsi sebagai ruang interaksi sosial, sarana rekreasi, wadah dan objek pendidikan, serta sebagai cerminan kota berbudaya. Hutan kota Tebet yang terletak di Kelurahan Tebet Barat Jakarta Selatan merupakan ruang terbuka hijau dan merupakan salah satu hutan kota yang ada di Kota Jakarta. Hutan Kota Tebet berada di daerah pemukiman padat penduduk, sehingga banyak masyarakat yang melakukan kegiatan rekreasi pada Hutan Kota Tebet. Namun dalam pengembangannya Hutan Kota Tebet sebagai salah satu sarana rekreasi dan edukasi masih belum berfungsi dengan baik, sehingga dibutuhkannya evaluasi terhadap fasilitas yang ada pada Hutan Kota Tebet demi terwujudnya wisata edukasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran keadaan fasilitas pada Hutan Kota Tebet, untuk memberikan alternatif fasilitas yang bersifat edukatif yang sesuai untuk ditempatkan di Hutan Kota Tebet, dan untuk mewujudkan rancangan lanskap yang menjadikan Hutan Kota Tebet sebagai hutan kota yang memfasilitasi wisata edukasi. Maka dibutuhkannya evaluasi terhadap fasilitas yang ada pada Hutan Kota Tebet sebagai wisata edukasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Melalui metode ini, peneliti menghimpun data melalui data primer dan data sekunder. Variabel dari hutan kota Tebet adalah kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya pengembangan serta memberikan fasilitas yang dapat mendukung terhadap wisata edukasi. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam program kebutuhan, untuk dapat dituangkan pada rancangan site plan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola Hutan Kota Tebet agar fungsi rekreasi sebagai wisata edukasi pada Hutan Kota Tebet dapat terwujud.

T The existence of an urban forest in an area greatly affects the sustainability of its environment from comfort, tranquility, and beauty. Urban forest is a group of vegetation located in urban areas to achieve the purpose of protection, recreation, aesthetics, and other functional uses for the benefit of urban communities. Urban forest is one part of green open space which is more focused on the existence of the trees that make it up. The form of urban green open space with ecological functions as the main function, including urban green belts, urban forests, botanical gardens, river borders. Socio-culturally, the existence of green open space provides a function as a space for social interaction, recreational facilities, educational facilities and objects, as well as a reflection of a cultured city. The Tebet city forest, which is located in the Tebet Barat Village, South Jakarta, is a green open space and is one of the urban forests in the city of Jakarta. The Tebet City Forest is located in a densely populated residential area, so many people carry out recreational activities in the Tebet City Forest. However, in its development, the Tebet City Forest as a means of recreation and education is still not functioning properly, so it is necessary to evaluate the existing facilities in the Tebet City Forest for the realization of educational tourism. The purpose of this study is to provide an overview of the state of the facilities in the Tebet City Forest, to provide alternative educational facilities that are suitable to be placed in the Tebet City Forest, and to realize a landscape design that makes the Tebet City Forest an urban forest that facilitates educational tourism. So it is necessary to evaluate the existing facilities in the Tebet City Forest as an educational tour. This research uses descriptive analytical method. Through this method, researchers collect data through primary data and secondary data. The variables of the Tebet urban forest are cognitive, affective, and psychomotor. The results of this study indicate that it is necessary to develop and provide facilities that can support educational tourism. The results of this research can be implemented in a program of needs, to be poured into the design of the site plan. This research is expected to provide recommendations for Tebet City Forest managers so that the function of recreation as educational tourism in the Tebet City Forest can be realized.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?