DETAIL KOLEKSI

Penanggulangan liquid loading dengan uji laboratorium foamer chemical pada sumur S1 dan S2, lapangan X


Oleh : Cesthita Drestanta

Info Katalog

Nomor Panggil : 908/TP/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Sri Wahyuni

Pembimbing 2 : Harin Widyatni

Subyek : Drilling well;Production problem

Kata Kunci : liquid loading, foamer chemical, chemical injection, critical rate.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2017_TA_TM_071001400038_Halaman-Judul.pdf
2. 2017_TA_TM_071001400038_Bab-1.pdf
3. 2017_TA_TM_071001400038_Bab-2.pdf
4. 2017_TA_TM_071001400038_Bab-3.pdf
5. 2017_TA_TM_071001400038_Bab-4.pdf
6. 2017_TA_TM_071001400038_Bab-5.pdf
7. 2017_TA_TM_071001400038_Daftar-Pustaka.pdf

L Lapangan X merupakan lapangan dengan produksi gas di Blok Mahakam,Kalimantan Timur. Dua sumur pada Lapangan X, yaitu sumur S1 dan S2,mengalami penurunan produksi yang sangat tajam. Sumur S1 dengan lajuproduksi awal sebesar 1920 MSCFD mengalami penurunan hingga 76 Mscfd.Sedangkan sumur S2 dengan laju produksi sebesar 5172 Mscfd mengalamipenurunan produksi hingga 426 Mscfd.Penurunan produksi sumur terjadi karena adanya liquid loading dimanaliquid terakumulasi pada sumur sehingga gas tidak dapat terproduksi. Liquidloading dapat dibuktikan dengan berbagai cara. Pada penelitian ini liquid loadingdibuktikan dengan analisis data penurunan produksi, adanya kolom cairan yangdibuktikan dengan pembacaan data pressure survey, serta penetuan crirical ratedengan software perfoam. Dengan ketiga metode tersebut, dapat dibuktikanbahwa sumur S1 dan S2 mengalami liquid loading dengan jumlah cairan yangterakumulasi pada sumur S1 sebesar 43 bbl dan sumur S2 sebesar 78,81 bbl.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah injeksi foamer chemical.Foamer chemical merupakan bahan kimia berbentuk cairan yang akan mengubahair menjadi busa. Dengan densitas busa yang sangat kecil maka busa akanterangkat ke permukaan sehingga tidak ada lagi cairan yang menghalangiproduksi gas.Pada penelitian ini dilakukan analisis laboratorium untuk menentukanberapa dosis foamer chemical yang perlu diinjeksikan untuk mengangkat cairanyang ada pada masing-masing sumur. Analisis laboratorium yang dilakukanadalah dynamic foaming test dan blender test. Hasil uji laboratorium menunjukanbahwa konsentrasi foamer chemical yang tepat untuk diinjeksi pada sumur S1adalah 16000 ppm pada skala laboratorium, sedangkan untuk sumur S2 adalah16000 ppm pada skala laboratorium. Setelah dilakukan perhitungan dari data hasilanalisis laboratorium, sumur S1 membutuhkan 79,4 liter foamer chemical untukmengangkat 78% liquid. Sedangkan sumur S2 membutuhkan 201 liter foamerchemical untuk mengangkat 66% liquid.

F Field X is gas-producing field in the Mahakam Block, East Kalimantan.Two wells on Field X, S1 and S2, have a very sharp production decline. The S1well with initial production rate of 1920 MSCFD decreased to 76 Mscfd. Whilethe well S2 with a production rate of 5172 Mscfd decreased production to 426Mscfd.The decline in production well occurs because of the liquid loading problemwhere the liquid accumulates in the well so that gas can not be produced. Liquidloading can be proved in many ways. In this research, liquid loading proved bydata analysis of declining production, presence of liquid columns as analysed bythe reading of pressure survey data, and the penetration of crirical rate withsoftware called perfoam. With these three methods, it can be proved that the wellsS1 and S2 have liquid loading with the amount of fluid accumulated in the S1 wellis 43 bbl and the S2 well is 78.81 bbl.In this research the method used is foamer chemical injection. Foamerchemical is a liquid chemical that will turn water into foam. With a very smallfoam density, the foam will be lifted to the surface so that no more liquid blocksgas production.In this research, a laboratory analysis was conducted to determine howmuch foamer chemical needed to be injected to remove the fluid in each well.Dynamic foaming test and blender test are conducted for the laboratory analysis.It came up with results showing that the appropriate concentration of foamerchemical to be injected in well S1 is 16000 ppm on laboratory scale, while forwell S2 is 16000 ppm on laboratory scale. After calculation of laboratory analysisresult data, well S1 requires 109.36 liter foamer chemical to lift 79,4% liquid.While the S2 well requires 1201 liters of chemical foamer to lift 66% liquid.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?