DETAIL KOLEKSI

Perancangan dan pengukuran sistem kinerja perawatan bus transjakarta pada perum damri sbu busway koridor i & viii menggunakan main tenance scorecard


Oleh : Auliandi Fahriditya Putra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Didien Suhardini

Subyek : Machinery - maintenance and repair;Reliability (Engineering);Maintainability (Engineering)

Kata Kunci : performance maintenance, bus transjakarta, maintenance scorecard, key performance indicator

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2016_TA_STI_06311012_Halaman-Judul.pdf
2. 2016_TA_STI_06311012_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2016_TA_STI_06311012_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2016_TA_STI_06311012_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2016_TA_STI_06311012_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2016_TA_STI_06311012_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2016_TA_STI_06311012_Bab-5_Perancangan-Maintenance.pdf
8. 2016_TA_STI_06311012_Bab-6_Pengukuran-Kinerja.pdf
9. 2016_TA_STI_06311012_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2016_TA_STI_06311012_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2016_TA_STI_06311012_Lampiran.pdf

P PERUM DAMRI SBU Busway adalah salah satu operator Bus TransJakarta yangberoperasi pada koridor I & VIII. Pada PERUM DAMRI SBU Busway Koridor I & VIII,penilaian dan evaluasi kinerja hanya dilakukan pada tingkat Strategic Business Unit(SBU), sedangkan pada divisi perawatan belum memiliki pengukuran sistem kinerja yangkomprehensif (luas dan menyeluruh). Pada penelitian ini akan dilakukan perancangan danpengukuran sistem kinerja perawatan bus TransJakarta berdasarkan model pengukurankinerja Maintenance Scorecard (MSC). Mengacu pada Daryl Mather pada tahun 2005,MSC dibagi menjadi 3 level yaitu level Corporate, Strategic, dan Functional, dan padamasing – masing level terdapat 6 perspektif didalamnya yaitu perspektif Productivity,Cost Effectiveness, Safety, Environment, Quality, dan Learning. Proses perancanganmodel MSC diawali dengan merumuskan strategi umum perusahaan menjadi strategiperawatan pada level Corporate, selanjutnya adalah menganalisis SWOT perusahaanuntuk mendapatkan strategi perawatan pada level Strategic dan Functional, setelahdidapat strategi pada setiap level, langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan strategispada setiap level yang selanjutnya akan menghasilkan Key Performance Indicator (KPI).Pada masing – masing KPI ditentukan target untuk setiap KPI, skala pengukurannya, danjuga bobotnya. Penentuan target dan skala pengukuran dilakukan dengan proses FocusGroup Discussion (FGD), sedangkan proses pembobotan KPI dilakukan dengan metodepairwise comparison dengan bantuan software Expert Choice 11. Proses pengukuransistem kinerja perawatan dilakukan dengan membandingkan antara data historisperusahaan dengan target dan skala pengukuran yang sudah ditentukan pada prosesperancangan model MSC, proses ini menghasilkan skor pada masing – masing KPI.Selanjutnya skor yang diperoleh dikalikan dengan bobot yang sudah ditentukan. Hasilperkalian tersebut akan menghasilkan nilai yang menunjukan kinerja perawatan padaperusahaan. Pada proses perancangan model MSC menghasilkan model berupa tabeldokumentasi model MSC dan Strategy Maps beserta bobot nya yang dapat digunakanperusahaan kedepannya untuk mengukur sistem kinerja perawatan, sedangkan padaproses pengukuran sistem kinerja menghasilkan skor 3,46 yang menunjukan kinerjaperawatan tergolong baik (range 3,4 – 4,2). Terdapat 7 KPI yang perlu peningkatan, 1KPI pada perspektif Productivity, 1 KPI pada perspektif Safety, 2 KPI pada perspektifEnvironment, 1 KPI pada perspektif Quality, dan 2 KPI pada perspektif Learning.

P PERUM DAMRI SBU Busway is one of the Transjakarta bus operator whichoperates on the corridor I and VIII. In PERUM DAMRI SBU Busway Corridor I andVIII, assessment and performance evaluation is only done at the level of a StrategicBusiness Unit (SBU), while in the care division has not had a comprehensive performancemeasurement system (extensive and thorough). In this research will be the design andmeasurement of system performance based on the Transjakarta bus maintenanceMaintenance Scorecard performance measurement model (MSC). Referring to DarylMather in 2005, MSC is divided into three levels, namely the Corporate level, Strategicand Functional, and on each level there are 6 therein perspective that is the perspective ofProductivity, Cost Effectiveness, Safety, Environment, Quality and Learning. Theprocess of designing a model MSC begins with formulating a common strategy thecompany into a care strategy at the level of Corporate, the next is to analyze SWOTcompany to obtain maintenance strategy at the level Strategic and Functional, havingobtained the strategy at every level, the next step is to determine the strategic objectivesat every level, hereinafter will produce a Key Performance Indicator (KPI). In each KPIset targets for each KPI, a scale of measurement, and weight. Targeting and scale ofmeasurement conducted by the Focus Group Discussion (FGD), while the KPI weightingprocess performed by pairwise comparison method with the help of Expert Choice 11software. The process of measuring the performance of the treatment system is conductedby comparing historical data with the company's targets and the measurement scale hasbeen determined in the process of designing a model MSC, this process produces a scoreon each KPI. Furthermore, the score obtained is multiplied by a predetermined weight.The multiplication result will yield a value indicating the performance of maintenance atthe company. In the process of designing a model of MSC in a model form of tables MSCmodels documentation and Strategy Maps along with his weight that can be used bycompanies in the future to measure the performance of the system of care, while in theprocess performance measurement system produces a score of 3.46 which showedrelatively good performance of treatment (range 3, 4 to 4.2). There are 7 KPI that needimprovement, one KPI on perspective Productivity, one KPI on perspective Safety, twoKPI on Environment perspective, one KPI on Quality perspective, and two KPI onLearning perspective.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?