DETAIL KOLEKSI

Analisis pembacaan KWH meter secara otomatis dengan menggunakan jaringan komunikasi


Oleh : Rinna Hariyanti

Info Katalog

Subyek : Electric meters

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Indra Surjanti

Kata Kunci : kwh meter, automatic, communication network


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TS_MTE_162110001_Halaman-Judul.pdf 3203.54
2. 2014_TS_MTE_162110001_Lembar-Pengesahan.pdf 527.79
3. 2014_TS_MTE_162110001_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1405.04
4. 2014_TS_MTE_162110001_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 4465.47
5. 2014_TS_MTE_162110001_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 5994.79
6. 2014_TS_MTE_162110001_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 6472.3
7. 2014_TS_MTE_162110001_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 645.42
8. 2014_TS_MTE_162110001_Daftar-Pustaka.pdf 368.52
9. 2014_TS_MTE_162110001_Lampiran.pdf 3277.84

S Sistem kWH meter Automatic Meter Reading atau selanjutnya akan disebut dengan kWH meter AMR adalah suatu sistem pencatatan meter energi listrik yang dilakukan secara otomatis dan jarak jauh. Hal ini memungkinkan produsen listrik mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada saat pencatatan meter dengan menggunakan jasa pencatat meter ( cater ). Komunikasi data yang dikirim oleh kWH meter AMR di PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang menggunakan modem SMS sebagai interfacing kWH meter elektronik dengan jaringan telekomunikasi nirkabel. kWH meter AMR memiliki fitur selain mencatat energi terpakai, juga mencatat tegangan, arus listrik, faktor daya (cos 0), serta waktu pencatatan meter penggunaan listrik di pelanggan lebih cepat. Dengan demikian PT PLN (Persero) Distribusi dapat melakukan distribution network management (DNM ) yang memudahkan dalam hal penyaluran energi ke pelanggan dan pemantauan penggunaan energi listrik oleh pelanggan. Hasil analisis sistem kWH meter AMR dapat menekan rugi-rugi yang diakibatkan ketidaknormalan sistem jaringan distribusi. Telemetri dengan modem SMS sinyal komunikasi tidak stabil dan seringkali mengalami kegagalan penarikan data. Untuk mengatasi permasalahan dari penggunaan modern yang lama, perlu digantikan dengan modem GPRS/LTE ready user. Akan tetapi, pemanfaatan power line communication (PLC ) sebagai jaringan transmisi data dapat mengurangi ketergantungan terhadap jaringan telekomunikasi selular.

K KWH meter system of Automatic Meter Reading or hereafter will be referred to the kWH meter AMR is a recording system of electric energy meter is done automatically and remotely. This allows the electricity provider often occurred during the recording of meter by using the meter reader services. Communication data sent by the kWH meter AMR of PT PLN (Persero) Jakarta and Tangerang Distribution using SMS modem which interfacing kWH meters electronic with wireless telecommunications networks. kWH meter AMR have features other than noting the energy used, also noting the voltage, electric current, power factor (cos (p), and as well as the use of electricity meters in record-keeping more quickly. Thus the PT PLN (Persero) Distribution can perform distribution network management (DNM) that makes it easier in terms of channeling energy into customers and monitoring the electric energy usage by customers.The results of the analysis of kWh meter AMR system can reduce losses caused by abnormalities in the distribution network system. SMS telemetry signal communication with the modem is unstable and often fail withdrawal data. To overcome the problem of the use of the old modem, the modern needs to be replaced with GPRS / LTE user ready. However, the use of power line communication (PLC) as a data transmission network to reduce reliance on mobile telecommunications networks.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?