DETAIL KOLEKSI

Pengolahan limbah kertas sintesis menggunakan koagulasi, flokulasi, dan flotasi udara terlarut

0.0


Oleh : Dewi Asihwati Kahulunan

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2001

Pembimbing 1 : Endang Kusumawati

Pembimbing 2 : Budi Rahayu Kosasih

Subyek : wastewater treatment

Kata Kunci : eco - efficiency, air floatation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2001_TA_STL_08294045_Halaman-judul.pdf 2128.37

D Di kalangan industri berkembang gagasan eco-efficiency. Apabila semula masyarakat bisnis menanggulangi limbah setelah menghasilkannya, maka sekarang titik berat manajemen bergeser ke arah pembangunan teknologi dan proses produksi yang mencegah terjadinya limbah. Industri pulp dan kertas menghasilkan air buangan yang mengganggu lingkungan perairan. Oleh karena itu perlu dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah agar dapat mengurangi konsentrasi padatan tersuspensi yang dibuang ke perairan. Limbah kertas sebagian besar mengandung padatan tersuspensi yang susah diolah dengan sedimentasi karena serat-serat halus tersebut susah untuk dapat mengendap. Salah satu altematif untuk mengambil serat-serat tersebut adalah dengan metode flotasi udara terlarut.Flotasi udara terlarut adalah proses pemisahan padatan atau partikel tersuspensi dengan cara pengapungan. Padatan tersuspensi diapungkan ke atas permukaan air dengan bantuan gelembung-gelembung udara dan zat koagulan pada tekanan tertentu. Udara dilarutkan dibawah tekanan atmosfer yang kemudian dilepaskan ke tekanan atmosfer. Partikel-partikel tersuspensi akan membentuk formasi-formasi dimana beratjenis partikel lebih rendah dari air sehingga partikel-partikel tersebut akan menyerap gelembung• gelembung udara. Partikel-partikel akan cenderung naik ke atas permukaan dan dipisahkan dengan cara disapu keluar.Pada penelitian ini dilakukan variasi tekanan yaitu 2,75; 3,2; 3,5 bar, waktu tinggal20, 24, 30 menit, serta konsentrasi padatan tersuspensi 1000, 1100, 1200, 1300, 1400,1500, 1600 mg/ltr. Parameter yang diamati berupa padatan tersuspensi dan COD yang masing-masing diperoleh dari hasil analisis dengan menggunakan metode gravimetri dan metode kolorimetri dengan panjang gelombang 600 nm.Efisiensi penyisihan padatan tersuspensi dan COD dipengaruhi oleh parameterwaktu tinggal. Bertambahnya waktu tinggal dalam tangki flotasi udara terlarut akan menurunkan efisiensi penyisihan.. Waktu tinggal optimum untuk padatan tersuspensi dan COD adalah 20 menit.Parameter proses rasio udara (A/S) terhadap padatan tersuspensi sangat mempengaruhi efisiensi penyisihan secara keseluruhan. Jika rasio A/S diperbesar akan menurunkan efisiensi penyisihan padatan tersuspensi dan COD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio A/S optimal untuk padatan tersuspensi dan COD adalah 0,0279 dengan efisiensi penyisihan padatan tersuspensi sebesar 88 % dan efisiensi penyisihan COD sebesar 95 %.Parameter proses rasio udara A/S terhadap efluen padatan tersuspensi menunjukkanjika rasio A/S diperbesar akan menurunkan nilai efluen padatan tersuspensi. Kisaran nilai A/S sebesar 0,0279-0,0447. Hasil percobaan menunjukkan bahwa rasio A/S optimal adalah 0,0447.

I In the industrial circle it has been evolved an idea of eco- efficiency. When originally the business communities cope with the waste after yielding it, then the present the weight point of management shafts towards the technological development and production process preventing the occurrence of the waste. The industry of pulp and paper yielded the waste water disturbing the waters environment. Therefore, it is necessarily built The Installation of Wastewater. Processing in order that can decrease the concentration of the suspended solidity that is difficult to be processed with a sedimentation because the fine fibres is difficult to be precipitated. One of alternatives to take such fibres is by using the dissolved air floatation method.The dissolved air floatation is a process of separating the solidity or suspended particle by means of floating. The suspended solid is floated onto the water surface by the aid of air bubbles and coagulant substance in a certain pressure.The air is saluted under the atmosphere pressure that released to the atmosphere pressure. The suspended particles will form the formations where the specific weight of particle is lower than that of water such that the particles will absorb the air bubbles. The particles will tend to rise up the surface and separated by sweeping out.In this research it has been conducted some pressure variations, those are :2.75; 3.2; 3.5 bar, living time : 20, 24, 30 minutes, as well as the influensuspended solid concentrations: 1000, 1100, 1200, 1300, 1400, 1500, 1600 mg/lt. The parameter observed is in the forms of the suspended solid and COD that each obtained from the result of analysis by using the gravimetry method and colorimetry method with wavelength of 600 nm.The efficiencyof removing the suspended solid and COD is influenced by the parameter of the living time. The increasing of the living time in the dissolved air floatation tank will decrease the removing efficiency. The optimum living time for the suspended solid and COD is 20 minutes.The variable of air ratio (A/S) process to the suspended solid is highlyinfluenced by the entirely removoing efficiency. If the ratio of A/Sis enlarged, then it will decrease the removing efficiencyof the suspended solid and COD. The result of research shows that the optimal ratio of A/S for the suspended solid and COD is0,0279 with the removing efficiency of the suspended solidity by 88% and the removing efficiencyof COD is by 95%.The variable of air ratio (A/S) process to the effiuent of the suspended solidshows that if the ratio A/Sis enlarged, the it will decrease the effluent value of thesuspended solid. The range of values of A/S is 0,0279 - 0,0447. The result of experiment shows that the optimal ratio A/Sis 0,0447.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?