DETAIL KOLEKSI

Perhitungan potensi panas bumi berdasarkan pemodelan 3D menggunakan data geologi, geokimia, dan geofisika lapangan panas bumi "NYN", Provinsi Nusa Tenggara Timur


Oleh : Arthur Gemas Pradhana Nayoan

Info Katalog

Nomor Panggil : 1122/TG/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Fajar Hendrasto

Subyek : Geothermal resources

Kata Kunci : well, geothermometer, magnetotelluric, geothermal potential


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_GL_072001500014_Halaman-judul.pdf 7933.16
2. 2019_TA_GL_072001500014_Bab-1.pdf 1827.09
3. 2019_TA_GL_072001500014_Bab-2.pdf 10857.84
4. 2019_TA_GL_072001500014_Bab-3.pdf 1764.98
5. 2019_TA_GL_072001500014_Bab-4.pdf 15939.58
6. 2019_TA_GL_072001500014_Bab-5.pdf 1166.62
7. 2019_TA_GL_072001500014_Daftar-Pustaka.pdf 1891.57
8. 2019_TA_GL_072001500014_Lampiran.pdf 1995.48

D Dalam perencanaan pemanfaatan energi panas bumi, diperlukan perhitunganpotensi sumber daya dan cadangan panas bumi pada suatu daerah. Indonesia sendirimerupakan suatu negara yang memiliki potensi akan energi panas bumi yang sangatbesar. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan suatu negara yang memilikigunungapi aktif menyebar dari pulau Sumatera sampai Sulawesi (Ring of Fire).Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui potensi sumber daya dan cadanganlapangan “NYN” pada provinsi Nusa Tenggara Timur, pulau Flores. Metodepenelitian yang digunakan berupa analisis geologi, geokimia, serta geofisika.Analisis geologi dengan menggunakan sepuluh data sumur dapat memperolehempat satuan batuan yaitu satuan batuan Andesit, Tuf, Breksi Tuf, dan Dasit Tuf.Dengan menggunakan analisis geokimia air dapat diketahui bahwa dari ketigasampel air manifestasi panas bumi bertipe acid-sulphate water yang mencerminkanzona upflow pada daerah penelitian serta dengan geothermometer gas penulis dapatmengetahui suhu batuan reservoir daerah penelitian dengan rentang suhu 187 – 341oC dengan asumsi 273 oC. Dari analisis geofisika berupa data Magnetotellurik yangtelah diinversi, penulis dapat menentukan tebal clay cap sebesar 355,5 m dan luasdaerah potensial panas bumi sebesar 5,167 km2. Dari analisis tersebut penulis dapatmenghitung sumber daya serta cadangan potensi panas bumi daerah penelitian.Hasil perhitungan tersebut menghasilkan nilai 77,505 MWe untuk nilai sumberdaya panas bumi dan 76,4206 MWe untuk nilai cadangan potensi panas bumidaerah penelitian.

I In planning the use of geothermal energy, it is necessary to calculate the potentialof geothermal resources and reserves in an area. Indonesia itself is a country thathas enormous potential for geothermal energy. This is because Indonesia is acountry that has active volcanoes spread from Sumatra to Sulawesi (Ring of Fire).In this study the author wants to know the potential of the resource and reserve on"NYN" field in the province of East Nusa Tenggara, Flores island. The researchmethod that used in this research are geological, geochemical, and geophysicalanalysis. Geological analysis from using ten wells data can obtain four rock units,namely Andesite, Tuff, Tuff Breccia, and Dasite Tuff. By using water geochemicalanalysis, it can be seen that from the three water samples from geothermalmanifestations the waters type are acid-sulfate water that reflect upflow zones inthe research area and with gas geothermometers the author can determine thereservoir rock temperature in the research area with a temperature range of 187 -341 oC with assumption 273 oC. From the geophysical analysis in the form ofinversion Magnetotelluric data, the author can determine the clay cap thickness of355,5 m and the geothermal potential area of 5,167 km2. From the analysis that hasbeen done the author can calculate the resources and reserves of geothermalpotential in the research area. The results of these calculations produce a value of77,505 MWe for the value of geothermal resources and 76,4206 MWe for thereserve value of geothermal potential in the research area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?