DETAIL KOLEKSI

Hubungan Antara Bayi Lahir Prematur Dengan Sepsis Neonatorum Di Rumah Sakit


Oleh : Keilani Prigel Salma

Info Katalog

File Jurnal : 2019_TA_KD_03015096_Manuskrip.pdf

Nomor Panggil : S 1468

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Julius E Suryawidjaja

Subyek : Neonatal sepsis

Kata Kunci : babies born prematurely, neonatal sepsis, neonatal death.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KD_03015096_Halaman-judul.pdf 2377.01
2. 2019_TA_KD_03015096_Bab-1-Pendahuluan.pdf 614.39
3. 2019_TA_KD_03015096_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 787.08
4. 2019_TA_KD_03015096_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 632.04
5. 2019_TA_KD_03015096_Bab-4-Metode.pdf 643.25
6. 2019_TA_KD_03015096_Bab-5-Hasil.pdf 618.19
7. 2019_TA_KD_03015096_Bab-6-Pembahasan.pdf 613.15
8. 2019_TA_KD_03015096_Bab-7-Kesimpulan.pdf 594.34
9. 2019_TA_KD_03015096_Daftar-pustaka.pdf 599.71

P Penurunan angka kematian neonatus menjadi penting karena memberi kontribusibesar terhadap 59% kematian bayi terutama disebabkan oleh sepsis neonatorum.Sepsis neonatorum adalah infeksi sistemik yang disebabkan oleh masuknyakuman kedalam tubuh disertai dengan manifestasi klinis yang dapat terjadi padaneonatorum. Di DKI Jakarta, kejadian sepsis neonatorum sebesar 10,3%. Haltersebut terjadi karena bayi yang lahir belum memiliki sistem imun yang matangsehingga memudahkan terjadinya infeksi seperti pada bayi lahir prematur yaituusia kehamilan kurang dari 37 minggu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuanuntuk mengetahui hubungan antara bayi lahir prematur dengan sepsisneonatorum. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasional analitikdengan pendekatan rancangan potong silang (cross sectional) kepada seluruh bayilahir di RSUD Budhi Asih pada Bulan Januari hingga Maret 2018. Besar sampelpada penelitian ini akan dihitung dengan menggunakan rumus populasi infinit. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling yaitudengan pengumpulan data pada pasien ini data sekunder yaitu data rekam medispasien. Proses pengolahan data penelitian dilakukan dengan menggunakanprogram komputer SPSS (Statistic Package for Sosial Science). Penelitian ini didapatkan dari 142 subyek bayi yang lahir dan dari 87 (61,3%)bayi yang lahir prematur, ternyata 69 (48,6%) bayi mengalami sepsis dan 18(12,7%) bayi tidak mengalami sepsis, sedangkan dari 55 (38,7%) bayi yang lahirnormal (tidak prematur), 23 (16,2%) bayi mengalami sepsis dan 32 (22,5%) bayitidak mengalami sepsis. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan adanyahubungan yang bermakna antara bayi lahir prematur dengan sepsis neonatorum (p= 0,000). Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 142 bayi lahir yang diteliti, terdapat 87(61,3%) bayi yang lahir prematur, dan 55 (38,7%) bayi normal. Dari 87 bayi yang lahir prematur, terdapat 69 (48,6%) bayi sepsis dan 18 (12,7%) bayi tidak sepsis.Pada penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara bayi lahir prematur(prematuritas) dengan sepsis neonatorum.

D Decrease in neonatal mortality rate is important because it contributes to 59% of infant deaths mainly due to neonatal sepsis. Neonatal perception is a systemic infection caused by ingestion into the body accompanied by clinical manifestations that can occur on theaneonatorum. In DKI Jakarta, the incidence of neonatal sepsis was 10.3%. This occurs because babies born do not yet have a mature immune system so as to facilitate the occurrence of infections such as in babies born prematurely namely gestational age less than 37 weeks. This research was conducted with the aim to find out the relationship between premature babies born with sepsisneonatorum. The design used in this study was an observational analytic method with a cross sectional design approach to all babies born at Budhi Asih District Hospital from January to March 2018. The size of the sample in this study will be calculated using the infinite population formula. Sampling was done by a simple random sampling method by collecting data on these patients secondary data that is the patient's medical record data. The processing of research data is carried out using a SPSS (Statistic Package for Social Science) computer program. This study was obtained from 142 subjects of babies born and of 87 (61.3%) babies born prematurely, it turns out that 69 (48.6%) babies had sepsis and 18 (12.7%) babies did not experience sepsis, whereas of 55 (38.7%) babies were born normal (not premature), 23 (16.2%) babies had sepsis and 32 (22.5%) infants did not have sepsis. Based on the Chi-Square test, there was a significant relationship between premature babies born with neonatal sepsis (p = 0,000). This study shows that of the 142 babies born studied, there were 87 (61.3%) babies born prematurely, and 55 (38.7%) babies were normal. Of the 87 babies born prematurely, there were 69 (48.6%) sepsis infants and 18 (12.7%) non-sepsis infants. In this study there was a significant relationship between premature births and neonatal sepsis.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?