DETAIL KOLEKSI

Usulan Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Continuous Review Backorder Dengan Kendala Kapasitas Gudang Bahan Baku Produk Pipa Pvc Di Pt. Rusli Vinilon Sakti


Oleh : Adimas Poedyanoto

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Pembimbing 2 : Rahmi Maulidya

Subyek : Materials handling;Inventory control

Kata Kunci : inventory control, raw materials, backorder continuous review, warehouse capacity, pvc pipe, PT. Rus


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_TI_06304064_Halaman-Judul.pdf 6192.16
2. 2008_TA_TI_06304064_Bab-1.pdf 2105.36
3. 2008_TA_TI_06304064_Bab-2.pdf 10289.65
4. 2008_TA_TI_06304064_Bab-3.pdf 4771.85
5. 2008_TA_TI_06304064_Bab-4.pdf 14240.47
6. 2008_TA_TI_06304064_Bab-5.pdf 6943.11
7. 2008_TA_TI_06304064_Bab-6.pdf 9368.25
8. 2008_TA_TI_06304064_Bab-7.pdf 2558.27
9. 2008_TA_TI_06304064_Bab-8.pdf 994.83
10. 2008_TA_TI_06304064_Daftar-Pustaka.pdf 346.8
11. 2008_TA_TI_06304064_Lampiran.pdf 14417.41

P PT. Rusli Vinilon Sakti menghasilkan berbagai jenis produk pipa PVC (Poly Vinil Chloride) dan pipa PE (Polyethylene). Produk yang menjadi obyek penelitian terdiri dari 34 jenis produk PVC dimana masing-masing tersusun oleh 4 jenis bahan baku, yaitu resin PVC, CaC03, titanium dioksida, dan stabilisator. Perusahaan berproduksi sesuai dengan pesanan konsumen. Pada kondisi perusahaan tidak mampu memenuhi permintaan konsumen, perusahaan memiliki kebijakan agar konsumen mau menunggu pesanan hingga selesai diproduksi, sedangkan pada kondisi permintaan pelanggan terhadap produk jadi menurun seringkali sistem persediaan bahan baku di gudang menjadi bermasalah akibat terjadinya penumpukan bahan baku yang disebabkan oleh terbatasnya ruang penyimpanan bahan baku di gudang.Sistem pengendalian persediaan yang digunakan saat ini adalah MRP dan berdasarkan pengalaman. Total biaya persediaan per tahun dengan menggunakan model tersebut sebesar Rp 138.200.000.000. Tujuan dari penelitian adalah memberikan alternatif usulan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan model persediaan continuous review (Q, r) backorder dimana total biaya persediaan per tahun yang dihasilkan sebesar Rp 137.424.077.669 dengan totalluas penyimpanan kuantitas pemesanan ekonomis (Q*) untuk semuajenis bahan baku adalah sebesar 618,57 m2, dan luas penyimpanan persediaan pengaman (Safety Stock) sebesar 49,47 m2. Luas gudang bahan baku yang tersedia adalahsebesar 591,5 m2Maka luas gudang yang tersedia tanpa luas penyimpanan safety stocksebesar 542,03 m2• Dikarenakan luas penyimpanan Q* tidak mencukupi luas gudang yangtersedia, digunakan alat bantu pengali lagrange. Pengali lagrange memberikan nilai 'Aoptimum sehingga menghasilkan kuantitas pemesanan ekonomis (Q*) sesuai dengan kapasitas gudang. Nilai 'A optimum yang dihasilkan adalah 151,5591 dengan hasil luaspenyimpanan Q* sebesar 538,42 m2. Maka Q* dapat mencukupi gudang dengan sisa areapenyimpanan sebesar 3,61 m2. Perhitungan dilanjutkan dengan model persediaancontinuous review (Q, r, 'A) backorder, dengan nilai Q* sesuai perhitungan pengali lagrange. Total biaya persediaan per tahun dengan menggunakan model ini sebesar Rp 137.425.607.339.Model persediaan usulan terpilih untuk kasus ini adalah dengan menggunakanmodel continuous review (Q, r, 'A) backorder dengan penurunan total biaya persediaan per tahun sebesar Rp 774.392.700 atau 0,56 % terhadap model persediaan saat ini. Model persediaan usulan terpilih tersebut menghasilkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan model persediaan continuous review (Q, r) backorder. Hal ini disebabkan telah mempertimbangkan adanya keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku sesuai dengan pokok permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan saat ini. Program persediaan dirancang dengan software microsoft excel, guna memudahkan perhitungan model persediaan continuous review (Q, r) backorder, aktivasi kendala kapasitas gudang dengan pengali lagrange, dan diakhiri dengan model persediaan pengembangan continuous review (Q, r, 'A) backorder apabila kendala keterbatasan gudang aktif.

P PT. Rusli Vinilon Sakti produces various product of PVC (Poly Vinil Chloride) pipe and PE (Polyethylene) pipe. Products which are researched consist of 34 variety of PVC where each one made of 4 variety of materials, those are PVC resin, CaC03, titanium dioxide, and stabilizer. In the circumstance while the company is not able to supply the demands, the company request consumers for waiting while they are producing the products. Meanwhile the materials inventory system in the warehouse is oftentimes get trouble in the circumstance while the demands for products are decreasing.The inventory control system which is being used now is MRP based onexperience. The inventory total cost a year (in using of that model) is Rp 138.200.000.000. The objective of this research is to give an atemative proposal of materials inventory control using continous review backorder model (Q, r) where the resultant of inventory total cost per year is given Rp 137.424.077.669 in the manner of total storage area ofeconomical ordering quantity (Q*) for all variety of materials is 618,57m2and the safetystock storage is 49.47m2. The area of materials warehouse is 591,5 m2Then, the total areaofwarehouse without safety stock is 542,03m2. Due to the storage area Q* is not adequate for the warehouse area, it uses lagrange multiplier. Lagrange Multiplier gives the optimumvalue of /.. so that the quantity of economical ordering (Q*) appropriates with the warehouse capacity. The resultant oft.. optimum value is 151, 5591 with total storage areaQ* is 538,42 m2. So Q* is adequate to warehouse and 3,61 m2 of area remain s. Thecalculation continues using continous review backorder model (Q, r, /..),and the Q* value is appropriate with lagrange multiplier. The total cost of inventory per year using this model is Rp 137.425.607.339.The proposal inventory model for this case is using continuous review backordermodel (Q, r, /..)by the reduction of total inventory cost per year is Rp 774.392.700 or 0,56% against this current inventory model. That proposal inventory model puts out costive cost rather than the continuous review backorder model (Q, r). It's in the consequence for considering the limitation of materials storage in the warehouse which is appropriate with the main problem that is being faced by the company. The inventory program is designed using Microsoft software named Microsoft Excel in order to make the calculation of continuous review backorder model (Q, r) easier, activation of warehouse capacity obstacle using lagrange multiplier, and finished by continuous review backorder (Q, r) inventory development model if the warehouse limitation obstacle in active.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?