DETAIL KOLEKSI

Analisis struktur geologi untuk menentukan evolusi tektonik daerah Makale dan sekitarnya Provinsi Sulawesi Selatan

2.3


Oleh : Arie Setiawan

Info Katalog

Nomor Panggil : 482/TG/2013

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2013

Pembimbing 1 : Agus Guntoro

Subyek : Geology;Mineralogy

Kata Kunci : Makassar basin, active tectonics, Toraja formation, Formation Makale, Camba Formation, Formation Wal

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2013_GL_TA_07208008_7.pdf
2. 2013_GL_TA_07208008_6.pdf
3. 2013_GL_TA_07208008_5.pdf
4. 2013_GL_TA_07208008_4.pdf
5. 2013_GL_TA_07208008_3.pdf
6. 2013_GL_TA_07208008_2.pdf
7. 2013_GL_TA_07208008_1.pdf

D Daerah penelitian terletak di daerah Sulawesi Selatan yang termasuk ke dalam Cekungan Makassar merupakan daerah yang memiliki tektonik yang aktif. Kompleksitas sejarah tektonik menyebabkan struktur daerah ini menjadi cukup rumit. Oleh karena itu dilakukan interpretasi peta SRTM dan analisa struktur untuk menentukan evolusi tektonik yang berkembang pada daerah penelitian. Pada daerah penelitian terdapat 4 formasi, yaitu Formasi Toraja, Formasi Makale, Formasi Camba dan Formasi Walanae yang digunakan sebagai data untuk pengelompokkan dan analisa data struktur Pada daerah penelitian ditemukan struktur berupa perlipatan dan sesar naik berarah barat laut – tenggara terbentuk pada kala Eosen akhir akibat gaya kompresional berarah Barat yang merupakan perubahan dari gaya ekstensional yang terjadi pada Eosen awal. Kemudian terbentuk perlipatan dan sesar naik berarah baratdaya – timurlaut dan sesar-sesar mendatar pada kala Miosen awal – Pliosen akibat dari gaya kompressional berarah Baratlaut. Gaya berarah barat laut menyebabkan terbentuknya sesar sinistral Walanae yang merupakan sesar utama pada daerah penelitian. Model sejarah struktur yang dibuat menjelaskan bagaimana perkembangan pola struktur pada daerah penelitian.

R Research areas that is located in South Sulawesi is part of Makassar Basin that has an active tectonics. The complexity of the tectonic history of this region result in the complicated structure. For this reason SRTM map interpretation and analysis of the structure was conducted to determine the tectonic evolution that developed in the research area. In the study area there are 4 formations namely the Toraja Formation, Formation Makale, Camba Formation and Formation Walanae are used as data for classification and analysis of structures data. According to such data the fold structures and reverse fault trending northwest - southeast formed at the end of the Eocene epoch due to west trending compressional force that had change from extensional force that occurred in the early Eocene. Then formed fold and reverse fault trending southwest - northeast and cesarean-section flat on stage early Miocene - Pliocene result of force compressional trending NW. Northwest force cause sinistral faults Walanae which is the main fault in the study area. History structure model created for explains how the development of structural patterns in the study area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?