DETAIL KOLEKSI

Kajian efektivitas pemisahan mineral bijih timah primer dengan skala laboratorium menggunakan banyaknya pukulan permenit dan kemiringan meja deck pada shaking table


Oleh : Arief Maulaa

Info Katalog

Status Posting : Published

Nomor Panggil : 880/TT/2023

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2023

Pembimbing 1 : Subandrio

Pembimbing 2 : Ririn Yulianti

Subyek : Table Rock Reservoir (SC)

Kata Kunci : tin, rocking table, XRD and XRF, concentrate level


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2023_TA_STT_073001700007_Halaman-Judul.pdf 1159.93
2. 2023_TA_STT_073001700007_Pengesahan.pdf 1362.23
3. 2023_TA_STT_073001700007_BAB-1_Pendahuluan.pdf 736.88
4. 2023_TA_STT_073001700007_BAB-2_Tinjauan-Literatur.pdf 1715.39
5. 2023_TA_STT_073001700007_BAB-3_Kerangka-Konsep.pdf 882.8
6. 2023_TA_STT_073001700007_BAB-4_Metode.pdf 1384.32
7. 2023_TA_STT_073001700007_BAB-5_Kesimpulan.pdf 617.89
8. 2023_TA_STT_073001700007_Daftar-Pustaka.pdf 723.59
9. 2023_TA_STT_073001700007_Lampiran.pdf 3898.99

E Endapan timah secara umum terdiri dari dua macam, yaitu endapan timahprimer dan endapan timah sekunder. Endapan timah primer merupakan endapanbijih timah yang masih berada pada batuan pembawa timah atau batuan tempat bijihtimah terbentuk. Semua mineral yang terdapat di alam tidaklah murni dan masihberikatan dengan mineral pengotornya. Maka kandungan kadar di dalamnya masihrendah. Sedangkan permintaan pasar diharuskan untuk meningkatkan kadarnya.Oleh karena itu, dilakukan peningkatan kadar atau yang biasa disebut PengolahanBahan Galian (Mineral Dressing). Dalam penambangannya, timah primer masihbercampur dengan banyak material bawaannya sebagai pengotornya berupa Besi,alumunium, silikon, kalsium, mangan, timbal dll. Untuk mengetahui unsur-unsurdan nilai kadar yang terdapat dalam material menggunakan alat XRD dan XRF,recovery yang didapat dengan pemisahan menggunakan meja goyang ini nantinyaakan di tarik kesimpulan pemisahan dengan variabel bagaimanakah yangmendapatkan konsentrat terbanyak. Variabel yang digunakan adalah kemiringandeck pada shaking table dan banyaknya pukulan permenit. Pada penelitian inididapatkan kemiringan yang paling optimal dan menghasilkan kadar konsentrattertinggi adalah sebesar 1% pada kemiringan 2,3° dan banyaknya pukulan permenitsebnayka 283 kali dengan perolehan berat konsentrat sebesar 270 gram , midlingsebesar 465 gram, tailing sebesar 765 gram

I In general, tin deposits consist of two types, namely primary tin depositsand secondary tin deposits. Primary tin deposits are tin ore deposits that are stillin tinbearing rocks or rocks where tin ores are formed. All minerals found in natureare not pure and are still bound to mineral impurities. So the content in it is stilllow. Meanwhile, market demand is required to increase its levels. Therefore, anincrease in levels or what is commonly called Mineral Dressing is carried out. Inmining, primary tin is still mixed with many of its innate materials as impurities inthe form of iron, aluminum, silicon, calcium, manganese, lead etc. To find out theelements and content values contained in the material using XRD and XRF tools,the recovery obtained by separation using a rocking table will later drawconclusions about the separation with which variable gets the most concentrate.The variables used are the slope of the deck on the shaking table and the numberof strokes per minute. In this study, the most optimal slope and the highestconcentrate yield was 1% at a slope of 2.3° and the number of strokes per minutewas 283 times with the gain of concentrate weight of 270 grams, midling of 465grams, tailings of 765 grams.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?