DETAIL KOLEKSI

The evaluation of acid fracturing in well wk-1 lapisan L lapangan WK


Oleh : Gandik Prathiwi

Info Katalog

Nomor Panggil : 1875/TP/2012

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Andang Kastamsi

Subyek : Oil Well Drilling

Kata Kunci : the low reservoir pressure, formation damage, high viscosity of the reservoir fluidwells wk-1, layer

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2012_TA_TM_07106051_8.pdf
2. 2012_TA_TM_07106051_7.pdf
3. 2012_TA_TM_07106051_6.pdf
4. 2012_TA_TM_07106051_5.pdf
5. 2012_TA_TM_07106051_4.pdf
6. 2012_TA_TM_07106051_4.pdf
7. 2012_TA_TM_07106051_3.pdf
8. 2012_TA_TM_07106051_2.pdf
9. 2012_TA_TM_07106051_1.pdf

T Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk melakukan analisa terhadap prosedur pelaksanaan perekahan asam di sumur WK-1 lapangan WK, melakukan evaluasi keberhasilan perekahan asam itu sendiri, dengan menghitung ulang lebar rekahan asam , panjang rekahan asam serta konduktifitas perekahan asam yang efektif secara manual, mengevaluasi peningkatan permeabilitas rata-rata ,peningkatan indeks produktivitas, dan kenaikan laju produksi serta analisa kurva IPR sesudah pelaksanaan perekahan asam. Metodologi yang dilakukan pada evaluasi ini adalah mengumpulkan, menghitung, dan menganalisa data-data berkaitan dengan perekahan asam yang dilakukan pada sumur WK-1, yang meliputi : data komplesi, data produksi, data proposal dan data reservoir. Dari evaluasi perekahana sam yang dilakukan pada sumur WK-1 lapisan L lapangan WK cekungan Salawati Papua dapat diambil kesimpulan Pelaksanaan perekahan asam pada sumur WK-1 menggunakan system DuoFrac II yait menggunakan VDA ( Viscoelastic Self Diverting Acid ) sebagai pad dan fluida utama yang digunakan pada kedua tahap yang pertama maupun yang kedua adalah SXE ( Super X Emulsion ). Pada tahap Step Rate Test dan Mini Fall Off diketahui besarnya Ekstension Pressure 1340 psi pada rate 3 bpm. Analisa MFO menunjukan hasil Closure Pressure adalah 1200 psi seimang dengan gradient rekahan sebesar 0.53 psi/feet pada kedalaman 2390 feet dan ISIP ( Instantaneous Shut In Pressure) di permukaan sebesar 1315 psi. Perhitungan secara manual menghasilkan panjang rekahan adalah 20.2 meter lebar rekahan rata-rata ideal 2.45 x 10 adalah sebesar 1.86 x 10-5 m3-4 meter. Konduktifitas rekahan atau setara dengan 9919729.181 md. Dan diketahui kondisi sumur setelah dilakukan perekahan produktifits indeks nya sebesar 0.43 daripada sebelum dilakukan perekahan adalah sebesar 0.06-0.24 pada tiap-tiap lapisan.

T The purpose of this thesis is to analyze the implementation procedures cracking in sour wells WK WK-1 field, do evaluation of the success of acid cracking itself, with wide recalculate acid fracture, fracture length and conductivity cracking acid acid effectively manually, evaluating the average increase in permeability, increased productivity index, and an increase in the rate of production and IPR curve analysis after implementation of the acid cracking. Methodology undertaken in this evaluation is collecting, calculating, and analyzing data related to cracking acid performed on wells WK-1, which includes: completion of data, the data production, the data and the data reservoir proposal. Of evaluations performed on sam perekahana wells WK-1 layer L WK pitch Papua Salawati basin can be concluded on the Implementation of acidic cracking WK-1 wells using the system DuoFrac II yait using VDA (Self viscoelastic diverting acid) as pad and the main fluid used in the first and second stage The second is SXE (Super X Emulsion). At this stage of Step Rate Test and Mini Fall Off known amount of extension Pressure 1340 psi at a rate of 3 bpm. Analysis of the results showed MFO Closure Pressure is 1200 psi seimang the fracture gradient of 0:53 psi / ft at a depth of 2390 feet and Isip (Instantaneous Shut In Pressure) in surface at 1315 psi. Calculations manually generate the fracture length is 20.2 meters wide on average ideal fracture 2:45 x 10 is equal to 1.86 x 10-5 m3-4 meter. Fracture conductivity equivalent to 9919729.181 md. and known condition of the well after cracking his produktifits index of 0:43 than prior to cracking is at 0:06 to 0:24 on each layer.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?