DETAIL KOLEKSI

Peranan desain komunikasi visual dalam perancangan rebranding rumah belajar Sahabat Anak


Oleh : Siti F.Satir

Info Katalog

Nomor Panggil : 0016/DKV/2015

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Agus Nugroho Udjianto

Pembimbing 2 : Dharyagitha R

Subyek : Visual communication design - Branding

Kata Kunci : love, affection, caring, children, volunteering, education equality, learning houses, foundations, f

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2014-2015_TA_DKV_09111202_halaman-judul.pdf 8
2. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Bab-1.pdf 6
3. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Bab-2.pdf
4. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Bab-3.pdf
5. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Bab-4.pdf
6. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Bab-5.pdf
7. 2014-2015_TA_DKV_09111202_Lampiran.pdf

P Peranan Desain Komunikasi Visual Dalam Perancangan Re-Branding Rumah Belajar ‘Sahabat Anak’. Karya Tulis Ilmiah Pengantar Tugas Akhir. Jurusan Desain. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Trisakti.Penulisan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengenalan wajah baru pada rumah belajar ‘Sahabat Anak’, dimana pada sebelumnya mereka kurang melakukan promosi dan hanya mengandalkan website. Sahabat Anak merupakan sebuah yayasan nirlaba yang memberikan pendidikan serta memperjuangkan hak-hak anak-anak marjinal (Sahabat) dan anak jalanan di Jakarta agar mereka tidak terus hidup di jalan dan memiliki masa depan. Sahabat Anak terdiri dari para voluntir yang peduli terhadap kesejahteraan anak jalanan dan memberi perhatian melalui persahabatan.Melalui penulisan ini, pemecahan masalah dilakukan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dengan pengurus, data dari website, dan juga pendekatan desain komunikasi visual yang bertujuan untuk re-branding yang lebih baik.Adapun yang dipaparkan pada penulisan ini untuk menyelesaikan masalah yang ada. Penulis terdorong untuk membuat re-branding untuk pengenalan wajah baru pada Sahabat Anak, desain yang mengikuti zaman dan juga memperkuat promosi untuk pendaftaran voluntir. Hal tersebut menjadi salah satu landasan penulis melakukan re-branding rumah belajar ‘Sahabat Anak’ untuk mewujudkan kesetaraan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?