DETAIL KOLEKSI

Efektivitas program pemulihan ekonomi nasional bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia Pasca pandemi covid-19


Oleh : Ahmad Buchori

Info Katalog

Nomor Panggil : 021001901001

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2023

Pembimbing 1 : Ida Busnetty

Subyek : Economic stabilization

Kata Kunci : effectiveness, SARIMA, national economy recovery

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2023_TA_SEP_021001901001_Halaman-Judul.pdf 14
2. 2023_TA_SEP_021001901001_Lembar-Pengesahan.pdf 6
3. 2023_TA_SEP_021001901001_Bab-1-Pendahuluan.pdf 4
4. 2023_TA_SEP_021001901001_Bab-2-Tinjaun-Pustaka.pdf 7
5. 2023_TA_SEP_021001901001_Bab-3-Metode-Penelitian.pdf 18
6. 2023_TA_SEP_021001901001_Bab-4-Hasil-dan-Pembahasan.pdf 63
7. 2023_TA_SEP_021001901001_Bab-5-Kesimpulan.pdf 2
8. 2023_TA_SEP_021001901001_Daftar-Pustaka.pdf 4
9. 2023_TA_SEP_021001901001_Lampiran.pdf 11

P Pemerintah menerapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam upaya penanganan krisis ekonomi akibat pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi apakah kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional sudah efektif untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca pandemi. Metodologi pada penelitian ini menggunakan model kuantitatif dari data sekunder berupa data deret waktu dengan skala kuartalan dari 2014 hingga 2022 dengan parameter pertumbuhan ekonomi berupa tingkat konsumsi, pengeluaran pemerintah dan tingkat suku bunga,penerimaan pajak, Foreign Direct Investment (FDI), Domestic Direct Investment (DDI),Produk Domestik Bruto (PDB). Data diolah menggunakan metode peramalan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan SeasonalAutoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) untuk deret waktu musiman dan pengujian dilakukan dengan bantuan software minitab. Kesimpulan hasil peramalan dari ketujuh parameter menunjukkan kebijakan moneter maupun fiskal yang dilaksanakan dalam PEN efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19 karena telah berhasil mempengaruhi variabel-variabel yang diuji dengan hasil PEN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB, Tingkat Konsumsi, Belanja Pemerintah, Penerimaan Pajak, FDI dan DDI karena semua variabel ini merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan PEN berpengaruh negatif pada Tingkat Suku Bunga karena dipercaya tingkat suku bunga berbanding negatif dengan pertumbuhan ekonomi.

T The government implemented the National Economic Recovery (PEN) program in an effort to deal with the economic crisis due to the covid-19 pandemic. This study aims to find out and evaluate whether monetary policy and fiscal policy in the National Economic Recovery program have been effective in restoring Indonesia's post-pandemic economic growth rate.The methodology in this study uses a quantitative model from secondary data in the form of time series data on a quarterly scale from 2014 to 2022 with the parameters consumption levels, government spending,interest rates,tax revenues,Foreign Direct Investment (FDI), Domestic Direct Investment (DDI), Gross Domestic Product (GDP). The data is processed using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) and SeasonalAutoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) forecasting methods for Seasonaltime series and testing is carried out with the help of Minitab software.The conclusion of the forecasting results of the seven variables shows that monetary and fiscal policies implemented in PEN are effective in increasing Indonesia's economic growth after the Covid-19 pandemic because they have succeeded in influencing the variables tested with PEN results having a positive and significant effect on GDP, Consumption Level, Government Spending, Tax Revenue, FDI and DDI because all these variables are drivers of economic growth. Meanwhile, PEN has a negative effect on interest rates because it is believed that interest rates are negatively related to economic growth.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?