DETAIL KOLEKSI

Sistem monitoring pasien isolasi mandiri covid-19 berbasis internet of things dengan daya 0.025w


Oleh : Wahyu Puguh Bakhtiar

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Syamsir

Pembimbing 2 : Ishak Kasim

Subyek : Electrical engineering;Biomedical engineering

Kata Kunci : max30100 sensor, mlx90614 sensor, node mcu, oxygen saturation, heart rate, wi-fi, blynk app, blynk c


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_STE_062001700544_Halaman-Judul.pdf 487.55
2. 2022_TA_STE_062001700544_Lembar-Pengesahan.pdf 257.67
3. 2022_TA_STE_062001700544_Bab-1_Pendahuluan.pdf 447.36
4. 2022_TA_STE_062001700544_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 596.6
5. 2022_TA_STE_062001700544_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 1205.48
6. 2022_TA_STE_062001700544Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 679.85
7. 2021_TA_STM_061001904019_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 246.24
8. 2021_TA_STM_061001904019_Daftar-Pustaka.pdf 344.69
9. 2022_TA_STE_062001700544_Lampiran.pdf 560.25

S Sejak ditetapkan sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020, COVID-19 telah menelan banyak korban hingga tercatat secara global sampai 9 Juli 2021 ada 185,291,530 kasus positif yang terkonfirmasi dan 4,010,834 kematian yang dilaporkan. Indonesia mencatat 2,491,006 kasus terkonfirmasi dengan 65,457 kematian. Tingginya peningkatan kasus harian dan angka keterisian rumah sakit menyebabkan pasien dengan gejala ringan atau sedang memutuskan untuk isolasi mandiri. Untuk memudahkan tenaga medis merawat pasien isolasi mandiri COVID-19 maka dibuatkan sebuah sistem monitoring dan aplikasi yang menampilkan data saturasi oksigen dalam darah (SPO2), detak jantung (heartrate), dan suhu tubuh. Sistem yang dirancang menggunakan komponen sensor saturasi oksigen (SPO2)dan detak jantung (heartrate) yang terintegrasi dalam modul sensor MAX30100, serta dilengkapi dengan modul sensor suhu tubuh MLX90614 yang keseluruhannya dihubungkan dengan NodeMCU sebagai penghubung ke aplikasi Blynk di smartphone melalui Blynk Cloud Internet of Things. Data hasil akuisisi dan pemantauan dikirim ke smartphone Android menggunakan jaringan Wi-Fi yang dapat diakses secara realtime. Sudah dilakukan realisasi sistem monitorig yang terdiri dari informasi detak jantung, saturasi oksigen dan suhu tubuh. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sensor saturasi oksigen bekerja optimal pada jari tengah bagian kanan dengan persentase error 0.23%, sensor suhu MLX90614 perlu ditempatkan tidak lebih dari 1cm untuk mendapatkan pembacaan yang diinginkan. Sensor detak jantung bekerja lebih baik pada kondisi pasien relaks dibandingkan dengan bekerja berat yaitu 0.23% berbanding 0.5%. Sudah dilakukan juga realisasi aplikasi telemetri monitoring pasien isolasi mandiri COVID-19 yang dapat menampilkan data saturasi oksigen dalam darah (SPO2), detak jantung (heartrate) dan suhu tubuh yang mempunyai fitur notifikasi dan emergeny call. Aplikasi Blynk mampu menampilkan pembacaan suhu tubuh, detak jantung (heartrate), dan saturasi oksigen (SPO2), serta memiliki fitur notifikasi pada kondisi abnormal yang dapat diteruskan dengan fitur untuk menghubungi pasien melalui panggilan telepon.

S Since it was declared a global pandemic on March 11, 2020, COVID-19 has claimed many victims until it was recorded globally that until July 9, 2021 there were 185,291,530 confirmed positive cases and 4,010,834 deaths reported. Indonesia recorded 2,491,006 confirmed cases with 65,457 deaths. The high increase in daily cases and bed occupancy rates has caused patients with mild or moderate symptoms to decide to self-isolate. To make it easier for medical personnel to treat COVID-19 self-isolating patients, a monitoring system and application was created that displays data on blood oxygen saturation (SPO2), heart rate, and body temperature. The system designed consists of oxygen saturation and heart rate sensor components integrated in the MAX30100 sensor module, and equipped with the MLX90614 body temperature sensor module, all of which are connected to the NodeMCU as a link to the Blynk application on smartphones via the Blynk Cloud Internet of Things. Acquisition and monitoring data is sent to an Android smartphone using a Wi-Fi network that can be accessed in real time. The monitoring system has been realized, which consists of information on heart rate, oxygen saturation and body temperature. From the test results, it was found that the oxygen saturation sensor works optimally on the right middle finger with an error percentage of 0.23%, the MLX90614 temperature sensor needs to be placed no more than 1cm to get the desired reading. The heart rate sensor works better when the patient is relaxed compared to strenuous work, which is 0.23% versus 0.5%. A telemetry monitoring application for COVID-19 self-isolation patients has also been implemented, which can display data on blood oxygen saturation (SPO2), heart rate and body temperature with notification features and emergency calls. The Blynk application is able to display readings of body temperature, heart rate, and oxygen saturation, and has a notification feature on abnormal conditions that can be forwarded with a feature to contact patients via phone calls.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?