Perancangan bangunan mixed-use dengan pendekatan arsitektur kontekstual di area taman kota intan, kawasan heritage kota tua jakarta
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Tulus Widiarso
Pembimbing 2 : Gede Oka Sindhu Pribadi
Kata Kunci : Contextual architecture, mixed-use buildings, cultural heritage, Taman Kota Intan, Old Town area
Status Posting : Published
Status : Lengkap
No. | Nama File | Hal. | Link |
---|---|---|---|
1. | 2025_SK_SAR_052002100042_Halaman-Judul.pdf | 14 | |
2. | 2025_SK_SAR_052002100042_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
3. | 2025_SK_SAR_052002100042_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
4. | 2025_SK_SAR_052002100042_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
5. | 2025_SK_SAR_052002100042_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
6. | 2025_SK_SAR_052002100042_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
7. | 2025_SK_SAR_052002100042_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
8. | 2025_SK_SAR_052002100042_Bab-1.pdf | ||
9. | 2025_SK_SAR_052002100042_Bab-2.pdf |
|
|
10. | 2025_SK_SAR_052002100042_Bab-3.pdf |
|
|
11. | 2025_SK_SAR_052002100042_Bab-4.pdf |
|
|
12. | 2025_SK_SAR_052002100042_Bab-5.pdf | ||
13. | 2025_SK_SAR_052002100042_Daftar-Pustaka.pdf | ||
14. | 2025_SK_SAR_052002100042_Lampiran.pdf |
|
P Proyek tugas akhir ini dikembangkan berdasarkan kerangka acuan kerja sayembara konsep dan gagasan area taman kota intan yang diselenggarakan oleh ikatan arsitek indonesia (iai) jakarta pada tahun 2024. kawasan taman kota intan di kota tua jakarta merupakan bagian dari kawasan cagar budaya yang memiliki nilai historis tinggi dan potensi pengembangan ruang kota. sebagai kawasan yang berada di lingkungan urban yang sarat sejarah, diperlukan pendekatan desain yang mampu menjaga keaslian karakter tapak sekaligus merespons kebutuhan modern masyarakat. salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan bangunan mixed-use yang menggabungkan fungsi hunian, komersial, dan ruang publik secara terpadu dengan pendekatan arsitektur kontekstual. metode perancangan dilakukan melalui pengumpulan data primer dan sekunder berupa observasi lapangan, studi literatur, serta studi kasus relevan. analisis dilakukan dengan mengacu pada teori hamid shirvani, william m. pena, dan kathryn h. anthony. strategi infill development digunakan untuk menyisipkan fungsi baru tanpa merusak struktur historis yang ada. konsep transit-oriented development (tod) juga diterapkan untuk meningkatkan konektivitas kawasan melalui transportasi umum dan jalur pedestrian yang ramah. rancangan bangunan mixed-use di taman kota intan menciptakan ruang multifungsi yang selaras dengan karakter kawasan cagar budaya. perpaduan arsitektur kontekstual dan prinsip tod diharapkan tidak hanya melestarikan nilai sejarah, tetapi juga meningkatkan kualitas ruang kota, ekonomi lokal, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan secara berkelanjutan.
T This final project was developed based on the terms of reference for the concept and ideas competition for the taman kota intan area, organized by the indonesian institute of architects (iai) jakarta in 2024. taman kota intan, located in jakarta’s old town (kota tua), is part of a cultural heritage area with significant historical value and strong potential for urban space development. situated in a historically rich urban setting, the site requires a design approach that preserves its authentic character while addressing modern community needs. one proposed solution is the development of a mixed-use building that integrates residential, commercial, and public space functions through a contextual architectural approach. the design method involved both primary and secondary data collection through site observation, literature review, and relevant case studies. analysis was based on theories by hamid shirvani, william m. pena, and kathryn h. an infill development strategy was applied to introduce new functions without disturbing the existing historical structures. the concept of transit-oriented development (tod) was also incorporated to enhance connectivity through accessible public transportation and pedestrian-friendly pathways. the proposed mixed-use building in taman kota intan creates a multifunctional space that aligns with the character of the heritage area. by combining contextual architecture and tod principles, the design aims not only to preserve historical values but also to improve urban space quality, support the local economy, and encourage community participation in sustaining the area over time.