Analisis yuridis terhadap pelaku tindak pidana kesusilaan yang dilakukan oleh anggota tni (studi putusan pengadilan militer 26-k/pm.i-05/ad/vii/2024)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Sutrisno
Kata Kunci : Military Criminal Law, Special Crimes, Combination indecent Acts and Pornography
Status Posting : Published
Status : Lengkap
No. | Nama File | Hal. | Link |
---|---|---|---|
1. | 2025_SK_SHK_010002100113_Halaman-Judul.pdf | ||
2. | 2025_SK_SHK_010002100113_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
3. | 2025_SK_SHK_010002100113_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
4. | 2025_SK_SHK_010002100113_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
5. | 2025_SK_SHK_010002100113_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
6. | 2025_SK_SHK_010002100113_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
7. | 2025_SK_SHK_010002100113_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
8. | 2025_SK_SHK_010002100113_Bab-1.pdf | 16 | |
9. | 2025_SK_SHK_010002100113_Bab-2.pdf |
|
|
10. | 2025_SK_SHK_010002100113_Bab-3.pdf |
|
|
11. | 2025_SK_SHK_010002100113_Bab-4.pdf |
|
|
12. | 2025_SK_SHK_010002100113_Bab-5.pdf | ||
13. | 2025_SK_SHK_010002100113_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
14. | 2025_SK_SHK_010002100113_Lampiran.pdf |
|
P Perbuatan pelaku sebagai anggota tni melakukan tindak pidana kesusilaan dan pornografi. yang dimana terdapat tindak pidana lain yang dilakukan yaitu tindak pidana pemerkosaan. studi putusan pengadilan militer nomor 26-k/pm.i-05/ad/vii/2024. adapun yang menjadi rumusan masalah pada skripsi ini adalah : (1) apakah perbuatan pelaku memenuhi kualifikasi gabungan tindak pidana kesusilaan dan pornografi sehingga pasal 281 ke-1 kuhp yang dikenakan kepadanya dapat di jo pasal 4 ayat (1) undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. (2) apakah yang menjadi alasan hakim tidak melakukan pemecatan terhadap anggota tni yang melakukan tindak pidana kesusilaan dan pornografi. metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif analitis berdasarkan bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dikumpulkan melalui studi dokumentasi. kesimpulan (1) perbuatan terdakwa memenuhi kualifikasi gabungan tindak pidana (2) alasan hakim tidak memecat terdakwa karena dinilai tidak layak dipertahankan. selain itu dalam putusan tersebut hakim hanya mengabulkan pasal 281 ke-1 kuhp saja. hasil penelitian ini perbuatan pelaku melanggar pasal 281 ke-1 kuhp, pasal 285 kuhp dan pasal 4 ayat (1) jo pasal 9 undang-undang pornografi.
T The perpetrator\\\'s actions as a member of the indonesian nation armed forces (tni) constitute crimes of indecency and pornography. in addition, there are other crimes committed, namely rape. study of military court decision number 26-k/pm.i-05/ad/vii/2024. the research questions addressed in this thesis are : (1) does the perpetrator\\\'s actions meet the combined qualifications for crimes of indecency and pornography such that article 281(1) of the criminal code (kuhp) applied to him can be joined with article 4 (1) of law no. 44 of 2008 on pornography? (2) what are the reasons the judge did not dismiss the tni member who committed the crime of indecency and pornography? the method used is normative legal research with a dsecriptive-analytical approach based on primary, secondary, and tertiary legal materials collected through documentary studies. conclusion (1) the defendant\\\'s actions meet the criteria for a combined criminal offense. (2) the judge did not dismiss the defendant because he was deemed worthy of retention. additionally, in the ruling, the judge only upheld article 281 (1) of the criminal code. the results of this study indicate that the perpetrator\\\'s actions violated article 281 (1) of the criminal code, article 285 of the criminal code, and article 4 (1) in conjunction with article 9 of the pornography law