DETAIL KOLEKSI

Perbaikan kualitas produk selang silikon dengan meminimasi defect menggunakan metode Six Sigma dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process di PT. Santo Rubber


Oleh : Alethia Martha, Dorina Hetharia, Elfira Febrianim

Info Katalog

Status Verifikasi : Sudah

Link :

Subyek : Silicone hose - Quality control;Six sigma (Quality control standard)

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Halaman : 17 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_MD_TI_Perbaikan-kualitas-produk-selang-silikon_Alethia_-Dorina_-Elfira.pdf 7561.15

P PT. Santo Rubber merupakan perusahaan bisnis karet Indonesia dengan sistem make to order. Berdasarkan data kecacatan bulan Januari hingga September 2020, persentase kecacatan tertinggi di produk selang silikon dengan rata-rata 16.65%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimasi persentase kecacatan pada produk selang silikon. Metode untuk mengurangi kecacatan adalah Six Sigma dengan tahapan Define –Measure – Analyze – Improve – Control (DMAIC). Pada Tahap Define, alur perusahaan dari supplier sampai customer diketahui menggunakan diagram Supplier, Input, Process, Output, Customer (SIPOC) serta dilakukannya identifikasi Critical to Quality (CTQ). Perhitungan di tahap measure menggunakan peta kendali p dan u untuk menghitung DPMO dengan nilai 49700 dan tingkat sigma 3.147. Jenis kecacatan dominan menurut diagram pareto adalah Blackdot dan Baret. Tahap analyze bertujuan untuk menentukan penyebab terjadinya kecacatan dengan Diagram Ishikawa dan untuk menganalisa prioritas kegagalan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Nilai RPN tertinggi yaitu 576 pada jenis kecacatan blackdot. Pada tahap improve, usulan perbaikan menggunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), alternatif yang terpilih adalah perencanaan pembersihan mingguan filter udara dengan bobot 0.396 dan perawatan harian mesin mixing chemical dengan bobot 0.2306, keduanya dibantu dengan menggunakan check sheet. Pada tahap control, implementasi dilakukan selama 10 hari dan diperolah penurunan persentase kecacatan sebesar 6.59% menjadi 13.29%, penurunan DPMO sebesar 16500 menjadi 33200, dan peningkatan tingkat sigma sebesar 0.18 menjadi 3.335.

P PT. Santo Rubber is an Indonesian rubber business company with a make to order system. Based on defect data for January to September 2020, the highest defect percentage was in silicone hose products with an average of 16.65%. The aim of this research is to minimize the defect percentage in silicone hose products. The method to reduce disability is Six Sigma with the stages of Define -Measure - Analyze - Improve - Control (DMAIC). In the Define Stage, the flow of the company from supplier to customer is known using the Supplier, Input, Process, Output, Customer (SIPOC) diagram as well as identifying Critical to Quality (CTQ). Calculations in the measure stage use the p and u control chart to calculate DPMO with a value of 49700 and a sigma level of 3.147. The dominant types of disability according to the Pareto diagram are Blackdot and Beret. Analyze stage aims to determine the causes of defects using the Ishikawa diagram and to analyze the priority of failure using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. The highest RPN value was 576 for the type of blackdot disability. At the improve stage, the proposed improvement uses the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), the alternative chosen is the weekly cleaning plan of the air filter with a weight of 0.396 and daily maintenance of a chemical mixing machine with a weight of 0.2306, both of which are assisted by using a check sheet. At the control stage, the implementation was carried out for 10 days and obtained a decrease in the percentage of disability by 6.59% to 13.29%, a decrease in DPMO from 16500 to 33200, and an increase in the sigma level from 0.18 to 3,335.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?