DETAIL KOLEKSI

Pengaruh resin komposit nanofil dan mikrohibrid terhadap kekasaran permukaan resinkomposit pasca perendaman minuman isotonik

4.0


Oleh : Cindy Antonia Theja

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.634 2 CIN p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Dina Ratnasari

Subyek : Composite resins

Kata Kunci : composite resin, isotonic drink, surface roughness

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2021_TA_KG_040001700040_Halaman-Judul.pdf
2. 2021_TA_KG_040001700040_Lembar-Pengesahan.pdf 4
3. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-1-Pendahuluan.pdf 4
4. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf
5. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-3-Kerangka-teori,-konsep,-dan-hipotesis.pdf
6. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-4-Metode-penelitian.pdf
7. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf
8. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-6-Pembahasan.pdf
9. 2021_TA_KG_040001700040_Bab-7-Kesimpulan-dan-saran.pdf
10. 2021_TA_KG_040001700040_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2021_TA_KG_040001700040_Lampiran.pdf

L Latar Belakang: Resin komposit nanofil dan mikrohibrid dapat digunakan untuk restorasi anterior dan posterior, serta memiliki kekuatan dan kemampuan poles yang baik. Minuman isotonik merupakan salah satu minuman ringan dengan pH rendah yang dapat mempengaruhi kekasaran permukaan restorasi. Permukaan restorasi yang kasar menyebabkan akumulasi plak dan karies sekunder. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh resin komposit nanofil dan mikrohibrid terhadap kekasaran permukaan resin komposit pasca perendaman minuman isotonik. Metode: Sampel resin komposit berukuran diameter 10 mm dan ketebalan 2 mm. Terdapat dua kelompok sampel: kelompok I berjumlah 7 sampel resin komposit nanofil dan kelompok II berjumlah 7 sampel resin komposit mikrohibrid. Sampel direndam di dalam akuades steril selama 24 jam dengan suhu 37°C, kemudian dilakukan pengukuran kekasaran permukaan awal. Sampel direndam di dalam minuman isotonik selama 7 hari, diganti setiap harinya dan diletakkan di dalam inkubator 37°C, kemudian dilakukan pengukuran kekasaran permukaan akhir. Pengukuran kekasaran permukaan menggunakan surface roughness tester. Analisis data menggunakan independent t-test. Hasil: Rata-rata kekasaran permukaan kelompok I sebelum perendaman adalah 0,448}0,893 μm dan kelompok II adalah 0,425}0,091 μm. Hasil independent t-test tidak terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p 0,645 (p≥0,05). Rata-rata kekasaran permukaan kelompok I sesudah perendaman adalah 0,670}0,172 μm dan kelompok II adalah 1,621}0,267 μm. Hasil independent t-test terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Minuman isotonik mempengaruhi kekasaran permukaan resin komposit nanofil dan mikrohibrid. Resin komposit nanofil memiliki daya tahan zat asam lebih baik dikarenakan memiliki peningkatan kekasaran permukaan yang lebih kecil dibandingkan resin komposit mikrohibrid.

B Background: Nanofill and microhybrid composite resin can used for anterior and posterior restoration, have good strength and polishing ability. Isotonic drink is one of beverages with low pH that can affect surface roughness of restoration. Rough restoration surface cause accumulation plaque and secondary caries. Objectives: To determine effect of nanofill and microhybrid composite resin on surface roughness after immersion in isotonic drink. Methods: Samples of resin composite with diameter 10 mm and thickness 2 mm. There are two groups of samples: group I with 7 samples of nanofill composite resin and group II with 7 samples of microhybrid composite resin. Samples were immersed in distilled water for 24 hours at 37°C, then initial surface roughness was measured. Samples were immersed in isotonic drink for 7 days, replaced daily and placed in incubator 37°C, then measured final surface roughness. Surface roughness was measured by surface roughness tester. Data analysis using independent t-test. Results: Mean surface roughness before immersion of group I was 0.448}0.893 μm and group II was 0.425}0.091 μm. Result of independent t-test was no significant difference with pvalue 0.645 (p≥0.05). Mean surface roughness after immersion in group I was 0.670}0.172 μm and group II was 1.621}0.267 μm. Result of independent t-test was significant difference with p value 0.000 (p<0.05). Conclusion: Isotonic drink affect surface roughness of nanofill and microhybrid composite resin. Nanofill composite resin better in resistance to acid because it has smaller increase in surface roughness than microhybrid composite resin.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?