DETAIL KOLEKSI

Hubungan dampak psikososial terkait estetika gigi terhadap tingkat kecemasan akibat kehilangan gigi pada dewasa muda : kajian pada mahasiswa Universitas Trisakti Kampus A Jakarta


Oleh : Azira Salsabila Afifah

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.692 AZI h

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Isya Hanin

Subyek : Tooth loss - Psychological aspects

Kata Kunci : anxiety, dental aesthetic, psychosocial impact, tooth loss, young adult


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_KG_04001800148_Halaman-Judul.pdf 767.11
2. 2022_TA_KG_04001800148_Lembar-Pengesahan.pdf 387.99
3. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-1_Pendahuluan.pdf 396.13
4. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1125.29
5. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-3_Kerangka-Teori,-Keranga-Konsep,-dan-Hipotesis.pdf 419.75
6. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 718.7
7. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 1237.84
8. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-6_Pembahasan.pdf 404.03
9. 2022_TA_KG_04001800148_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 240.13
10. 2022_TA_KG_04001800148_Daftar-Pustaka.pdf 412.12
11. 2022_TA_KG_04001800148_Lampiran.pdf 4725.39

L Latar Belakang: Kehilangan gigi merupakan suatu kondisi yang secara signifikandapat memberikan dampak psikososial pada usia dewasa muda. Individu dewasamuda memiliki perhatian tinggi terhadap estetika gigi untuk mendukungpenampilan sosialnya. Kecemasan merupakan suatu kondisi yang ditemukan padadewasa muda. Dampak psikososial akibat kehilangan gigi atau estetika gigi yangburuk dapat secara signifikan mempengaruhi tingkat kecemasan individu dewasamuda. Tujuan: Untuk meneliti hubungan antara dampak psikososial terkait estetikagigi dengan tingkat kecemasan akibat kehilangan gigi pada dewasa muda. Metode:Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik tipe potong lintangmenggunakan kuesioner PIDAQ dan GAD-7 versi Bahasa Indonesia yang dibentukdalam kuesioner online dengan 120 responden yang merupakan mahasiswaUniversitas Trisakti Kampus A Jakarta. Data hasil akan dianalisis menggunakan ujikorelasi Pearson. Hasil: Uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungansignifikan dengan nilai p-value 0.000 (p<0.005) antara dampak psikososial terkaitestetika gigi dengan tingkat kecemasan dan memiliki kekuatan hubungan sedang (r= 0.441**) dengan hubungan korelasi positif. Kesimpulan: Penelitian inimenunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dampak psikososialterkait estetika gigi dengan tingkat kecemasan akibat kehilangan gigi pada usiadewasa muda (18-24 Tahun).

I Introduction: Tooth loss is a condition that can significantly affect thepsychosocial aspects of young adults. Young adults have high concerns for dentalaesthetic to support their social appearance. Anxiety is the most common conditionthat can be found in young adults. The psychosocial impact of tooth loss or poordental aesthetic can significantly affect the level of anxiety in young adults.Objective: To examine the relation between psychosocial impact of dentalaesthetic with level of anxiety due to tooth loss in young adults. Methods: Thisresearch was conducted with an observational analytic with cross-sectional type ofmethod using Indonesia version of PIDAQ and GAD-7 online questionnaire with120 respondents of student of Universitas Trisakti Kampus A Jakarta. The resultdata were analyzed using Pearson Correlation Test. Result: Pearson CorrelationTest result shows significant correlation with p-value of 0.000 (p<0.005) betweenthe psychosocial impact of dental aesthetics and anxiety levels with the mediumstrength of association (r = 0.441**) and have positive association. Conclusion:This study shows that there is a significant relationship between the psychosocialimpact of dental aesthetics and the level of anxiety due to tooth loss in young adults(18-24 years).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?