Perlindungan hukum terhadap pemegang sertipikat tanah elektronik di kota tangerang selatan pasca peraturan menteri atr/kbpn nomor 3 tahun 2023
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Ignatius Pradipa Probondaru
Kata Kunci : Electronic Certificates, Analog Certificates, Legal Protection.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_SK_SHK_010002100294_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
| 2. | 2025_SK_SHK_010002100294_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_SK_SHK_010002100294_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_SK_SHK_010002100294_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_SK_SHK_010002100294_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2025_SK_SHK_010002100294_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_SK_SHK_010002100294_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_SK_SHK_010002100294_Bab-1.pdf | 16 | |
| 9. | 2025_SK_SHK_010002100294_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2025_SK_SHK_010002100294_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2025_SK_SHK_010002100294_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2025_SK_SHK_010002100294_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2025_SK_SHK_010002100294_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2025_SK_SHK_010002100294_Lampiran.pdf |
|
S ertipikat elektronik sudah diberlakukan di indonesia namunmasih mengalami kendala berupa ketidaksesuaian data yangdisajikan. rumusan masalah yaitu: bagaimana kepastian hukumbagi pemegang hak atas tanah dalam penyajian data antarasertipikat analog dengan sertipikat elektronik, dan bagaimanaperlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah dengansertipikat tanah elektronik pasca peraturan menteri atr/kbpnnomor 3 tahun 2023. penelitian ini merupakan penelitian hukumnormatif, bersifat deskriptif dengan penarikan kesimpulan secaradeduktif. hasil penelitian menunjukkan perbedaan data antarasertifikat analog dan sertifikat elektronik memberikan peningkatankepastian hukum dari segi keamanan dan administrasipertanahan. sedangkan perlindungan hukum terhadappemegang sertifikat elektronik tercemin dari adanya perlindunganhukum preventif, dan represif yang diberikan. namun dalampermen atr/kbpn nomor 3 tahun 2023 diketahui belumadanya pengaturan terkait jangka waktu perbaikan bila terjadikesalahan yang mencerminkan tidak adanya perlindungan hukumkorektif yang diberikan.
E lectronic certificates have been implemented in indonesia, but they still face challenges in the form of data discrepancies. the research questions are: how to ensure legal certainty for land rights holders in the presentation of data between analog and electronic certificates, and how to protect land rights holders with electronic land certificates following the enactment of ministerial regulation of atr/kbpn number 3 of 2023. this research is normative legal research, descriptive in nature, with deductive conclusions drawn. the results show that the differences in data between analog and electronic certificates provide increased legal certainty in terms of land security and administration. meanwhile, legal protection for electronic certificate holders is reflected in the provision of preventive and repressive legal protection. however, ministerial regulation of atr/kbpn number 3 of 2023 does not yet provide any provisions regarding the timeframe for corrections in the event of errors, reflecting the lack of corrective legal protection.