DETAIL KOLEKSI

Perbedaan kadar asam urat di dalam saliva penderita gingivitis dan individu dengan gingiva normal


Oleh : Ellyn Leilany

Info Katalog

Nomor Panggil : 612.015 ELL p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2006

Pembimbing 1 : Boedi Oetomo Roeslan

Subyek : Gingivitis;Gout

Kata Kunci : gingivitis, antioxidant, uric acid

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2006_TA_KG_04002058_Halaman-judul.pdf 13
2. 2006_TA_KG_04002058_Lembar-pengesahan.pdf 1
3. 2006_TA_KG_04002058_Bab-1-Pendahuluan.pdf 3
4. 2006_TA_KG_04002058_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 15
5. 2006_TA_KG_04002058_Bab-3-Kerangka-teori-dan-hipotesis.pdf 2
6. 2006_TA_KG_04002058_Bab-4-Metode-penelitian.pdf 5
7. 2006_TA_KG_04002058_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf 2
8. 2006_TA_KG_04002058_Bab-6-Pembahasan.pdf 3
9. 2006_TA_KG_04002058_Bab-7-Kesimpulan-dan-saran.pdf 1
10. 2006_TA_KG_04002058_Daftar-pustaka.pdf 4
11. 2006_TA_KG_04002058_Lampiran.pdf 14

L Latar Belakang: Gingivitis merupakan kondisi peradangan hanya pada gingiva. Asam urat diketahui sebagai antioksidan yang berperan pada proses penyakit periodontal terutama gingivitis Tujuan: mengetahui perbedaan kadar asam urat di dalam saliva penderita gingivitis dan individu dengan gingiva sehat Metode: Sampel saliva diambil tanpa rangsangan dari 10 subjek penderita gingivitis dan sepuluh subjek dengan gingiva normal. 1 mL saliva setiap sampel,natrium tungstat 10% dan H2SO4 2/3 N disentrifugasi 3000 rpm selama 10 menit. Supernatan diambil dan ditambahkan larutan urea sianida serta pereaksi asam urat. Setelah dibiarkan pada suhu kamar selama 20 menit, dicampur dengan akuades, kemudian serapannya dibaca dengan alat spektrofotometer pada X 540 nm Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p < 0,005) antara kadar asam urat di dalam saliva penderita gingivitis (0,487 + 0,183 mg/dL) dan individu dengan gingiva normal (0,250 + 0,111 mg/dL). Kadar asam urat di dalam saliva penderita gingivitis lebih tinggi daripada individu dengan gingiva normal Kesimpulan: Kadar asam urat di dalam saliva penderita gingivitis mengalami peningkatan, lebih tinggi daripada kadar asam urat di dalam saliva dengan gingiva normal.

B Background: Gingivitis is an inflammatory condition only in gingiva.. Uric acid is known as antioxidant which held as part of periodontal disease, especially gingivitis Objective: to detect the difference between uric acid level in saliva of patients with gingivitis and people with healthy gingiva Method: Unstimulated saliva for sample were taken from ten subjects with gingivitis and ten subjects with normal gingiva. 1 mL saliva from each sample, natrium tungstat 10% and H2SO4 2/3 N has sentrifiiged 3000 Rpm 10 minutes. Supematan took and added to urea sianida solution and uric acid reagent. After has incubation with room temperature 20 minutes, mixed with aquades, then absorption was read by spectrofotometry in X 540 nm Results: The research shows significant difference (p < 0,005) between uric acid level in saliva of patients with gingivitis (0,487 + 0,183 mg/dL) and people with normal gingiva (0,250 + 0,111 mg/dL). Uric acid level in saliva of patients with gingivitis is higher than people with normal gingiva Conclusion: Uric acid level in saliva of patients with gingivitis is increased, higher than uric acid level of people with healthy gingiva.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?