DETAIL KOLEKSI

Hubungan jenis rokok dengan Vep1 pada dewasa muda

4.5


Oleh : Raka Suantadina

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1097

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Caecilia Marliana

Subyek : The benefits of science

Kata Kunci : jenis rokok, VEP1


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_KD_03010230_Halaman-judul.pdf 830.85
2. 2017_TA_KD_03010230_Bab-1-Pendahuluan.pdf 777.45
3. 2017_TA_KD_03010230_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 896.26
4. 2017_TA_KD_03010230_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 716.07
5. 2017_TA_KD_03010230_Bab-4-Metode.pdf 972.74
6. 2017_TA_KD_03010230_Bab-5-Hasil.pdf 700.01
7. 2017_TA_KD_03010230_Bab-6-Pembahasan.pdf 697.75
8. 2017_TA_KD_03010230_Bab-7-Kesimpulan.pdf 690.99
9. 2017_TA_KD_03010230_Daftar-pustaka.pdf 882.41
10. 2017_TA_KD_03010230_Lampiran.pdf 855.41

L Latar belakang Rokok telah menjadi permasalahan bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia dimana penggunanya tidak terbatas oleh usia dan jenis kelamin karena baik pria maupun wanita mengkonsumsi rokok. Produk rokok sendiri mempunyai beberapa jenis yaitu rokok putih, rokok kretek, rokok linting, rokok bidis, sisha, cerutu, rokok pipa dan rokok elektrik. Seperti yang telah diketahui bahwa rokok mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh dan dapat merusak kesehatan manusia baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif yang terpapar oleh asaprokok. Bagi orang yang merokok dalam waktu lama mempunyai prevalensi tinggi terhadap beberapa penyakit seperti aterosklerosis dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dengan dampak sistemik yang signifikan. Metode Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus di MAN 1 Grogol, Jakarta Barat dengan sampel sebanyak 101 orang. Pemilihan sampel dalam penelitian inimenggunakan cara random sampling, yaitu dengan teknik simple random sampling. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis menggunakan programSPSS (Statistical product and service solution) versi 22.0 for windows 8.1. Hasil Berdasarkan hasil analisis data, dapat dijelaskan bahwa dari 75 orang yangmerokok dengan jenis rokok tembakau, 9 orang di antaranya termasuk dalamkategori VEP1 normal (8.91%) dan 66 orang lainnya termasuk dalam kategoriVEP1 tidak normal. Untuk 22 orang yang merokok dengan rokok jenis tembakaudan elektrik termasuk dalam VEP1 tidak normal (21%), 4 orang termasuk dalamVEP1 kategori normal (15.38%). Hasil pengujian hipotesis dengan ujiKolmogorov-Smirnov, didapat nilai P sebesar 0.479 (P > 0.05) sehingga dapatdiambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis rokok dan VEP1. Kesimpulan Dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara jenis rokok dengan VEP1 pada dewasa muda.

B Background Cigarettes have become a problem for most people in Indonesia where users are not limited by age and gender because both men and women consume cigarettes. Cigarette products themselves have several types of white cigarettes, clove cigarettes, cigarette linting, cigarette bidis, sisha, cigar, cigarette pipe and electric cigarette. As it is known that cigarettes contain substances that are harmful to the body and can damage human health both for active smokers and passive smokers exposed by smoke klok. For people who smoke for a long time have a high prevalence of some diseases such as atherosclerosis and Chronic Obstructive Lung Disease (COPD) with significant systemic impact. This research method was carried out on August 2 in MAN 1 Grogol, West Jakarta with a sample of 101 people. Sample selection in this research using random sampling, that is by simple random sampling technique. The results of data collection were then analyzed using the programSPSS (Statistical product and service solution) version 22.0 for windows 8.1. Results Based on the results of data analysis, it can be explained that of 75 people who smoke with tobacco type of cigarettes, 9 of whom belong to the normal category VEP1 (8.91%) and 66 others included in the abnormal VEP1 category. For 22 people who smoked with electric and electrical tobacco types included in abnormal VEP1 (21%), 4 were included in the normal VEP1 category (15.38%). The result of hypothesis testing with Kolologov-Smirnov test, obtained P value of 0.479 (P> 0.05) so it can be taken conclusion that there is no relation between cigarette type and VEP1. Conclusion It can be concluded there is no relationship between the type of cigarette with VEP1 in young adults.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?