DETAIL KOLEKSI

Hubungan berat badan berlebih dengan nilai estimated-glomerulous filtration rate pada warga Tomang Banjir Kanal


Oleh : Riza Ernaldy

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.308 Ern h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Candra Wibowo

Subyek : Health - Overweight;Obesity

Kata Kunci : overweight, BMI, eGFR, age

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2014_TA_KD_03010237_Halaman-Judul.pdf
2. 2014_TA_KD_03010237_Bab-1-Pendahuluan.pdf -1
3. 2014_TA_KD_03010237_Bab-2-Tinjauan-Literatur.pdf
4. 2014_TA_KD_03010237_Bab-3-Kerangka-Konsep.pdf
5. 2014_TA_KD_03010237_Bab-4-Metode.pdf
6. 2014_TA_KD_03010237_Bab-5-Hasil.pdf
7. 2014_TA_KD_03010237_Bab-6-Pembahasan.pdf
8. 2014_TA_KD_03010237_Bab-7-Kesimpulan.pdf
9. 2014_TA_KD_03010237_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2014_TA_KD_03010237_Lampiran.pdf

B Berat badan berlebih yang dikategorikan berdasarkan nilai klasifikasi IMTuntuk Asia dapat menyebabkan timbulnya beberapa penyakit yang dapat mengancamjiwa. Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan bahwa adanya suatu hubungan antara berat badan berlebih dengan gangguan fungsi ginjal pada laki-laki namun tidak berhubungan pada perempuan. Penelitian ini menggunakan studi obervasional analisis dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 47 warga Tomang banjir kanal Jakarta barat. Data dikumpulkan dengan cara pengisian lembar penelitian dan pemeriksaan laboratorium darah untuk mendapatkan nilai kreatinin dan dihitung dengan rumus CKD-EPI untuk mendapatkan nilai eGFR. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 20.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Analisis uji pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah dan tidak bermakna antara berat badan berlebih dengan nilai eGFR (r=0,219 ; p=0,139 ;α=0,05) dan jenis kelamin dengan nilai eGFR (r=0,113 ; p=0,448 ; α=0,05), namun adanya hubungan kuat (baik) dan bermakna antara usia dan nilai eGFR dimana pertambahan usia menyebabkan penurunan nilai eGFR (r=-0,816 ; p=0,000 ; α=0,01)pada warga Tomang Banjir Kanal Jakarta Barat. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang lemah dan tidak bermakna antara berat badan berlebih dan jenis kelamin terhadap nilai eGFR tetapi adanya hubungan berbanding terbalik yang bermakna kuat antara usia dan nilai eGFR pada warga Tomang Banjir Kanal Jakarta Barat.

O Overweight are categorized based on the classification of BMI for Asian values can cause several diseases that can be life-threatening. Several previous studied that the existence of a relationship between overweight with impaired renal function in men but not in women relate. A cross-sectional observational study was conducted and 47 adults was included at Tomang Banjir Kanal West Jakarta. Data collected by the charging sheet research and laboratory tests to obtain blood creatinine values and calculated by the CKD-EPI formula for eGFR scores. Data analysis using SPSS for Windows version20.0 and significance levels were used at 0.05. Pearson analysis showed that there is a weak relationship and nonsignificant between excess weight with eGFR values (r = 0.219, p = 0.139; α = 0.05) and sex with eGFR values (r = 0.113 ; p = 0.448 ; α = 0.05), but the existence of a strong relationship (good) and a significantly between age and eGFR values which enhancement of age cause decline of eGFR values (r = -0.816, p = 0.000; α = 0.01) in the residents of Tomang Banjir Kanal West Jakarta. This study shows that there is a weak relationship and nonsignificant between excess weight and sex to the eGFR values but the presence of a significant inverse correlation strongly between age and the eGFR values in resident of Tomang Banjir Kanal West Jakarta.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?