DETAIL KOLEKSI

Hubungan derajat keparahan dan kualitas hidup pada pasien pasca COVID-19 usia dewasa


Oleh : Kezya Indira Pramesti

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1911

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Rita Khairani

Subyek : Quality of life;COVID-19 (Disease);Severity of illnes index

Kata Kunci : severity, quality of life, covid-19, post covid-19


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_SKD_030001800045_Halaman-Judul.pdf 1370.43
2. 2022_TA_SKD_030001800045_Pengesahan.pdf 879.45
3. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-1_Pendahuluan.pdf 708.12
4. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1122
5. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-3_Kerangka-Teori.pdf 701.95
6. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 840.45
7. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-5_Hasil.pdf 877.18
8. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-6_Pembahasan.pdf 775.8
9. 2022_TA_SKD_030001800045_Bab-7_Kesimpulan.pdf 699.9
10. 2022_TA_SKD_030001800045_Daftar-Pustaka.pdf 777.86
11. 2022_TA_SKD_030001800045_Lampiran.pdf 2615.88

L LATAR BELAKANG Pasien COVID-19 dapat dikelompokkan ke dalam kategori berdasarkan derajatkeparahan penyakitnya, yaitu derajat ringan, sedang, berat, atau kritis.(1)Seseorangyang telah terinfeksi SARS-CoV2 akan membaik dalam beberapa minggu setelahsakit. Para penyintas COVID-19 kemungkinan akan menghadapi tantangan yangsulit dalam kehidupan sehari-hari pasca COVID-19 sehingga hal ini dapatmempengaruhi kualitas hidup mereka.(2) METODE Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan desain crosssectional.Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random consecutivesampling. Penelitian ini dilakukan di Jakarta dari bulan November hinggaDesember 2021. Jumlah sampel sebanyak 138 pasien yang sebelumnya datang keRSUD Budhi Asih dan dari komunitas di wilayah Kalideres dan Cengkareng.Analisis data dengan menggunakan program SPSS untuk Windows versi 25dengan uji Chi-Square dan Fisher’s exact test. HASIL Pada penelitian ini didapatkan hasil, tidak adanya hubungan antara derajatkeparahan dan kualitas hidup pada pasien pasca COVID-19 (p = 0,89) sertadidapatkan adanya hubungan antara komorbiditas dan kualitas hidup pada pasienpasca COVID-19 (p = 0,00). KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan antara derajat keparahan dan kualitas hidup pada pasienpasca COVID-19 usia dewasa.

B BACKGROUND COVID-19 patients can be grouped into categories based on the severity of theirillness; mild, moderate, severe, or critical. A person who has been infected withSARS-CoV2 will get better within a few weeks. COVID-19 survivors are likely toface difficult challenges in their daily life so this may affect their quality of life. METHOD This study used an analytic observational study with a cross-sectional design..This research was conducted in Jakarta from November to December 2021. Thetotal sample was 138 post COVID-19 patients who previously came to RSUD Budhi Asih and from community in Kalideres and Cengkareng. Data analysisusing SPSS program for Windows 25th Version with Chi-Square test and Fisher’sExact Test. RESULT In this study, the results shows that there is no relationship between severity andquality of life (p = 0,89) in adult post COVID-19 patients. Meanwhile, there is arelationship between comorbidity and quality of life (p = 0,00) in adult postCOVID-19 patients. CONCLUSION There is no relationship between severity and quality of life but there isrelationship between comorbidity and quality of life in post COVID-19 patients.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?