DETAIL KOLEKSI

Evaluasi lintasan pemboran berarah Sumur X Lapangan Y dengan menggunakan metode angle averaging, minimum of curvature dan tengential

5.0


Oleh : Muhammad Indrawan Antrasena

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Widradjat Aboekasan

Pembimbing 2 : Samsol

Subyek : Angle averaging method;Directional Drilling - Minimum of curvature method

Kata Kunci : angle averaging method, minimum of curvature,tengential

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2016_TA_TM_07110164_Halaman-judul.pdf
2. 2016_TA_TM_07110164_Bab-1.pdf
3. 2016_TA_TM_07110164_Bab-2.pdf
4. 2016_TA_TM_07110164_Bab-3.pdf
5. 2016_TA_TM_07110164_Bab-4.pdf
6. 2016_TA_TM_07110164_Bab-5.pdf
7. 2016_TA_TM_07110164_Bab-6.pdf
8. 2016_TA_TM_07110164_Daftar-pustaka.pdf
9. 2016_TA_TM_07110164_Lampiran.pdf

P Pemboran berarah adalah suatu seni membelokkan lubang sumur untukkemudian diarahkan ke suatu sasaran tertentu di dalam formasi yang tidak terletakvertikal dibawah mulut sumur. Di dalam membor suatu formasi, sebenarnya selaludiinginkan lubang yang vertikal, karena dengan lubang yang vertikal, kecualioperasinya lebih mudah, juga umumnya biayanya lebih murah dari padapemboran berarah. Jadi pemboran berarah hanya dilakukan karena alasan-alasandan keadaan yang khusus saja.Setelah perencanaan dibuat dan praktek pemboran berarah dilaksanakan,tentu dilakukan pengukuran sudut kemiringan dan arah lubang bor (dilakukansurvei). Apabila pada titik-titik survei tersebut terjadi penyimpangan, maka lubang bor diarahkan kembali ke arah yang telah ditetapkan.Dalam pelaksanaan pemboran berarah masalah yang terjadi jauh lebihkompleks dibandingkan dengan pemboran konvensional (secara vertikal), salahsatu diantaranya sering terjadinya penyimpangan pada titik-titik survei lintasansumur tersebut.Oleh sebab itu, diperlukan metoda perhitungan hasil survey lintasan sumuryang tepat dan akurat, dan akan dilakukan perhitungan hasil survei dengan 3metode yaitu Metode Minimum Of Curvature, Tangential dan Angle Averaging,dimana dari ketiga metode tersebut manakah yang mendekati dengan hasilperencanaan lintasan pemboran.

D Directional Drilling is a method to make an inclination to a trajectory sothat it can be directed onto target inside the formation which did not locatedvertically under the surface coordinate. Usually drilling the vertical wells muchmore favorable because the operation is easier and the less cost spent. So thedirectional drilling only apllied to certain condition and special reasons.After the planning is made and directional drilling practices implemented,measured the angle and direction of boreholes. If at the points of the survey thereare deviations, then directed back towards the borehole has been determined.In the implementation of directional drilling problems are more complexthan conventional drilling (vertically), one of them frequent occurrence ofirregularities in the surveys trajectory.Therefore, the required method of calculation of the survey result trackwell and accurately, one of which is the method of Minimum Of Curvature,Tangential and Angle Averaging. of the third method, which is close to the resultof drilling trajectory planning.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?