DETAIL KOLEKSI

Desain interior museum wayang di taman mini indonesia indah, jakarta timur


Oleh : Febry Andanu

Info Katalog

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Rosalinda Wiemar

Pembimbing 2 : Atridia Wilastrina

Subyek : Museum-Interior design;Interior decoration-Museum

Kata Kunci : Interior Design, Museum of Wayang, Technology.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_SK_SDI_091102000023_Halaman-Judul.pdf
2. 2025_SK_SDI_091102000023_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_SK_SDI_091102000023_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_SK_SDI_091102000023_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_SK_SDI_091102000023_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2025_SK_SDI_091102000023_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_SK_SDI_091102000023_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-1.pdf
9. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-2.pdf
10. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-3.pdf
11. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-4.pdf
12. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-5.pdf
13. 2025_SK_SDI_091102000023_Bab-6.pdf
14. 2025_SK_SDI_091102000023_Daftar-Pustaka.pdf 1
15. 2025_SK_SDI_091102000023_Lampiran.pdf

M Museum memiliki peran penting dalam menjaga dan mengenalkan kembali seni pertunjukan wayang sebagai warisan budaya tak benda yang diakui unesco, namun desain interior saat ini belum sepenuhnya mendukung fungsi edukatif dan interaktif museum, terutama dalam menarik minat generasi muda. perancangan ini mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti tata letak ruang, pencahayaan, sirkulasi, ergonomi, serta integrasi teknologi dan prinsip keberlanjutan. desain interior museum tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga menciptakan pengalaman emosional dan edukatif yang mendalam bagi pengunjung dari berbagai kalangan. proses perancangan dilakukan melalui metode observasi langsung, wawancara, serta studi pustaka terhadap referensi desain museum lokal dan internasional.konsep yang diusung bertema “ketika legenda hidup di kota”, dengan pendekatan naratif visual yang menghadirkan suasana pewayangan hidup di tengah lingkungan urban. desain menggabungkan elemen budaya tradisional dengan teknologi modern seperti augmented reality dan media interaktif untuk menciptakan ruang yang dinamis, edukatif, dan berkesan, selain itu, penerapan prinsip sustainable development goals (sdgs) turut diperhatikan dalam pemilihan material ramah lingkungan dan desain aksesibilitas. hasil desain diharapkan menjadikan museum sebagai ruang publik yang inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

M Museums play an important role in preserving and reintroducing the performing arts of wayang as an intangible cultural heritage recognized by unesco. however, the current interior design does not fully support the educational and interactive functions of the museum, especially in attracting the interest of the younger generation. this design considers various important aspects, such as spatial layout, lighting, circulation, ergonomics, as well as the integration of technology and sustainability principles. the museum\\\'s interior design not only serves as an exhibition space but also creates a profound emotional and educational experience for visitors from diverse backgrounds. the design process is conducted through direct observation, interviews, and literature studies of local and international museum design references. the concept presented is themed “when legends come to life in the city”, using a visual narrative approach that brings the atmosphere of live wayang to an urban environment. the design combines elements of traditional culture with modern technology, such as augmented reality and interactive media, to create a dynamic, educational, and memorable space. additionally, the application of sustainable development goals (sdgs) principles is taken into account in the selection of eco-friendly materials and accessibility design. the design outcome is expected to make the museum an inclusive, sustainable public space that is relevant to the needs of contemporary society.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?