DETAIL KOLEKSI

Perbandingan performa wireless ad-hoc network berbasis 802.11b dengan mengimplementasikan beberapa routing protokol berbasis distance vector algorithm


Oleh : Ernst Fransiscus Massie

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Ferrianto Gozali

Pembimbing 2 : Endang Djuana

Subyek : Telecommunication - Electrical engineering;Neural networks (Computer science)

Kata Kunci : wireless ad-hoc network, 802.11b with routing protocol, distance vector algorithm

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STE_06200043_Halaman-Judul.pdf 12
2. 2004_TA_STE_06200043_Lembar-Pengesahan.pdf 2
3. 2004_TA_STE_06200043_Bab-1_Pendahuluan.pdf 4
4. 2004_TA_STE_06200043_Bab-2_Konsep-Dasar.pdf
5. 2004_TA_STE_06200043_Bab-3_Beberapa-Wireless.pdf
6. 2004_TA_STE_06200043_Bab-4_Implementasi.pdf
7. 2004_TA_STE_06200043_Bab-5_Kesimpulan.pdf 3
8. 2004_TA_STE_06200043_Daftar-Pustaka.pdf 1

K Kebutuhan jaringan komputer yang merupakan bagian penting bagi pekerja dan pelajar dalam melakukan aktivitasnya tents berkembang hingga saat ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka dikembangkanlah teknologi ad-hoc network yang merupakan pengembangan dan teknologi jaringan tanpa kabel atau Wireless Local Area Network (WLAN) yang mendukung mobilitas penggunanya. Ad-hoc network adalah sekumpulan node yang membentuk jaringan tanpa kabel yang tidak membutuhkan infrastruktur jaringan atau administrasi terpusat. Untuk membentuk suatu ad-hoc network dibutuhkan routing protocol untuk menentukan route antar node. Protokol 802.11b merupakan standar yang banyak digunakan sampai saat ini untuk membangun WLAN.Pada penulisan tugas akhir ini akan dibahas mengenai performa dan ad-hoc network dengan mengimplementasikan 2 wireless ad-hoc network routing protocol yang berbeda yang merupakan pengembangan dari WLAN sehingga sekumpulan komputer mobile pada suatu area yang menggunakan wireless Network Interface Card (NIC) dapat saling berhubungan tanpa infrastruktur jaringan. Pengujian dilakukan untuk menentukan routing protocol terbaik untuk digunakan pada wireless ad-hoc network. Hasil pengujian akan memperlihatkan kelebihan dan kekurangan dari dua routing protocol yang digunakan, yaitu Destination-Sequenced Distance-Vector (DSDO danAd-Hoc On-Demand Distance Vector (A0DV). Hasil pengujian yang dilakukan menghasilkan data-data yang akan digunakan untuk analisa dan diharapkan hasil analisa tersebut berguna untuk membentuk jaringan dengan performa yang lebih baik.

T The need for computer networks, which is essential for workers and students in carrying out their activities, continues to grow. To meet this need, ad-hoc network technology was developed, a development of wireless networking technology, or Wireless Local Area Network (WLAN), that supports user mobility. An ad-hoc network is a collection of nodes forming a wireless network that does not require network infrastructure or centralized administration. To form an ad-hoc network, a routing protocol is needed to determine routes between nodes. The 802.11b protocol is the standard widely used today for building WLANs.This final project will discuss the performance of ad-hoc networks by implementing two different wireless ad-hoc network routing protocols, which are developments of WLANs. This allows a group of mobile computers in a given area using wireless Network Interface Cards (NICs) to connect without network infrastructure. Testing is conducted to determine the best routing protocol for use in wireless ad-hoc networks. The test results will show the advantages and disadvantages of the two routing protocols used, namely Destination-Sequenced Distance-Vector (DSDO) and Ad-Hoc On-Demand Distance Vector (A0DV). The test results produced data that will be used for analysis and it is hoped that the results of the analysis will be useful for forming a network with better performance.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?