DETAIL KOLEKSI

Tanggung jawab PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Abunjani Sipin Kota Jambi atas hilangnya dana simpanan nasabah akibat fraud dari mantri kupedes berdasarkan peraturan di bidang perbankan (Studi Kasus Putusan 211/PID.SUS/2020/PN.JMB)


Oleh : Jami Allaidin

Info Katalog

Nomor Panggil : 2021/I/138

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Suci Lestari

Subyek : Banks and banking - Law and legislation;Fraud

Kata Kunci : banking law, bank responsibilities, customer deposits.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_SHK_010001700225_Halaman-Judul.pdf 1327.21
2. 2021_TA_SHK_010001700225_Lembar-Pengesahan.pdf 3151.21
3. 2021_TA_SHK_010001700225_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1156.94
4. 2021_TA_SHK_010001700225_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1164.97
5. 2021_TA_SHK_010001700225_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 1145.97
6. 2021_TA_SHK_010001700225_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 1057.22
7. 2021_TA_SHK_010001700225_Bab-5_Kesimpulan.pdf 933.15
8. 2021_TA_SHK_010001700225_Daftar-Pustaka.pdf 1037.35
9. 2021_TA_SHK_010001700225_Lampiran.pdf 1712.64

P Putusan Nomor 211/Pid.sus/2020/PN.Jmb memutuskan karyawan BRI, Tumbi Partimbo Pati, yang menjabat sebagai mantri kupedes melakukan fraud yang merugikan nasabah BRI di Abunjani Sipin Kota Jambi. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana teori tanggung jawab BRI terhadap fraud berdasarkan peraturan rahasia bank dan Otoritas Jasa Keuangan dan apakah amar putusan sudah menerapkan tanggung jawab BRI terhadap nasabah berdasarkan peraturan perbankan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah berjenis normatif, bersifat deskriptif, data sekunder sebagai data utama, analisis data secara kualitatif, dan cara penarikan kesimpulan dengan logika deduktif. Hasil penelitian adalah teori tanggung jawab BRI terhadap fraud berdasarkan peraturan rahasia bank dan Otoritas Jasa Keuangan, bank tidak bertanggung jawab atas kerugian nasabah akibat kelalaian nasabah itu sendiri tidak menjaga kerahasiaan PIN ATM nya tetapi nasabah dapat meminta ganti kerugian kepada pelaku yang berbuat fraud tersebut dan penerapan amar putusan tanggung jawab BRI terhadap nasabah berdasarkan peraturan perbankan, bank tidak bertanggung jawab secara pidana tetapi oknum yang melakukan perbuatan tersebut yang dipidana, bank menanggung perbuatan karyawannya yang melakukan fraud dengan diberikannya sanksi administratif dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan pasal 52 UU Perbankan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?