DETAIL KOLEKSI

Evaluasi dan optimasi produksi sucker rod pump menggunakan tipe penggerak hydraulic pumping unit pada sumur mrt-21 lapangan mkp


Oleh : Martin Koko Parulian

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Bayu Satiyawira

Pembimbing 2 : Cahaya Rosyidan

Kata Kunci : Hydraulic Pumping Unit, Sucker Rod Pump, Inflow Performance Relationship, Volumetric Efficiency, Pro

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_SK_STP_071002100067_Halaman-Judul.pdf 13
2. 2025_SK_STP_071002100067_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_SK_STP_071002100067_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_SK_STP_071002100067_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_SK_STP_071002100067_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2025_SK_STP_071002100067_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_SK_STP_071002100067_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_SK_STP_071002100067_Bab-1.pdf 3
9. 2025_SK_STP_071002100067_Bab-2.pdf 13
10. 2025_SK_STP_071002100067_Bab-3.pdf 3
11. 2025_SK_STP_071002100067_Bab-4.pdf 12
12. 2025_SK_STP_071002100067_Bab-5.pdf 2
13. 2025_SK_STP_071002100067_Daftar-Pustaka.pdf 2
14. 2025_SK_STP_071002100067_Lampiran.pdf 4

P Produksi minyak dari suatu sumur secara alami akan mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu produksi. hal ini disebabkan oleh penurunan tekanan reservoir yang menyebabkan berkurangnya energi penggerak alami untuk mendorong fluida ke permukaan. untuk mengatasi kondisi tersebut, maka diterapkan sistem artificial lift guna mempertahankan dan bahkan meningkatkan laju produksi minyak. salah satu metode artificial lift yang kian populer dan terbukti efektif pada sumur-sumur dengan kedalaman dangkal serta produktivitas rendah adalah hydraulic pumping unit (hpu). metode ini memanfaatkan tekanan hidrolik untuk menghasilkan gerakan vertikal pada sucker rod, yang kemudian menggerakkan plunger di dalam pompa bawah permukaan untuk mengangkat fluida ke permukaan.sumur mrt-21 yang berada di lapangan mkp awalnya berproduksi secara alami. namun, karena mengalami penurunan produksi, sistem hpu dipasang sebagai solusi. akan tetapi, pada implementasi awal, hasil produksi yang diperoleh belum mencapai target yang diharapkan. efisiensi volumetris pompa masih rendah, dan laju produksi berada jauh di bawah potensi sumur. oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sistem hpu yang telah dipasang, serta dilanjutkan dengan upaya optimasi terhadap parameter operasinya untuk meningkatkan kinerja produksi.penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan kinerja hpu pada sumur mrt-21 dengan pendekatan teknik produksi minyak yang sistematis. evaluasi dilakukan dengan cara menghitung efisiensi volumetris pompa, serta menganalisis kemampuan produksi sumur melalui pendekatan kurva inflow performance relationship (ipr) menggunakan metode komposit. metode komposit dipilih karena sesuai untuk kondisi sumur mrt-21 yang memiliki tekanan reservoir di bawah tekanan bubble point dan kadar air (water cut) di atas 50%. selain itu, perhitungan productivity index (pi) juga digunakan untuk mengetahui efisiensi sumur dalam mengalirkan fluida dari reservoir ke dasar sumur.data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari operator lapangan dan mencakup data reservoir (tekanan, sfl, dfl), data sumur (kedalaman, diameter tubing, dan casing), data produksi (laju alir minyak, air, dan total fluida), serta data pompa (stroke length, spm, dan kedalaman pompa). berdasarkan hasil evaluasi awal, diperoleh efisiensi volumetris sebesar 46,79% dengan laju produksi aktual sebesar 37 bfpd. angka ini menunjukkan bahwa sistem belum berjalan optimal, dan pompa tidak mampu mengalirkan fluida secara efisien dibandingkan kapasitasnya.langkah selanjutnya adalah optimasi, yang dilakukan dengan merancang ulang parameter pompa, khususnya panjang langkah (stroke length) dan kecepatan pompa (stroke per minute/spm). perhitungan dilakukan dengan menganalisis titik potong antara kurva ipr dan kurva pump intake untuk berbagai kombinasi nilai s dan n. dari hasil analisis grafik, diperoleh bahwa kombinasi optimal adalah pada stroke length 52 inci dan kecepatan 22 spm. kombinasi ini menghasilkan laju produksi sebesar 320 bfpd dan meningkatkan efisiensi volumetris menjadi 86,01%. angka ini menunjukkan peningkatan efisiensi lebih dari dua kali lipat dari kondisi awal.hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengaturan parameter operasional hpu yang tepat mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi. selain itu, hal ini menunjukkan pentingnya evaluasi performa sistem artificial lift secara berkala agar potensi produksi sumur dapat dimaksimalkan. pompa yang sebelumnya dianggap tidak optimal ternyata masih memiliki potensi untuk beroperasi mendekati kapasitas maksimum, asalkan dilakukan perhitungan dan penyesuaian yang tepat berdasarkan kondisi lapangan dan karakteristik reservoir.kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem hpu dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi, asalkan didukung oleh evaluasi dan optimasi yang tepat. evaluasi sistem produksi harus dilakukan tidak hanya berdasarkan data permukaan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi reservoir dan performa bawah permukaan. optimasi parameter seperti panjang langkah dan kecepatan pompa terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sistem secara keseluruhan. efisiensi volumetris yang tinggi menjadi indikator utama keberhasilan sistem angkat buatan, karena menunjukkan bahwa fluida yang diproduksi mendekati kapasitas teoritis pompa. penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi penerapan hpu di sumur-sumur lain yang memiliki kondisi serupa, seperti sumur tua, lapangan marginal, atau sumur dengan akses terbatas. hasilnya diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan produksi nasional secara umum, serta memberikan pendekatan teknis yang sistematis dalam pengelolaan sumur minyak dengan artificial lift berbasis hpu.

O Oil wells naturally experience a production decline over time due to reservoir pressure depletion. as the reservoir energy diminishes, the natural drive to push fluids to the surface weakens, resulting in reduced production rates. to maintain or enhance oil production under such conditions, artificial lift systems are commonly employed. one effective method, particularly suited for shallow wells with low productivity, is the hydraulic pumping unit (hpu). this system utilizes hydraulic pressure to generate vertical movement of the sucker rod, which in turn drives the plunger inside the subsurface pump to lift fluids to the surface.the mrt-21 well in the mkp field initially produced oil naturally. however, with declining production over time, a hydraulic pumping unit was installed to boost output. despite its implementation, initial production results were suboptimal, with a low volumetric efficiency and actual flow rate falling short of the well’s potential. therefore, a comprehensive evaluation of the installed hpu system was necessary, followed by optimization of its operating parameters to enhance production performance.this study aims to evaluate and optimize the performance of the hpu at the mrt-21 well using a structured petroleum production engineering approach. the evaluation involves calculating the pump’s volumetric efficiency and analyzing the well’s production capacity using the inflow performance relationship (ipr) curve, particularly the composite method. the composite method is suitable for undersaturated reservoirs with a bubble point pressure lower than the initial reservoir pressure and water cuts exceeding 50%. in addition, the productivity index (pi) is calculated to determine the well’s ability to deliver fluids from the reservoir to the bottomhole.the data used in this study were obtained from the field operator and include reservoir data (pressure, static fluid level, dynamic fluid level), well specifications (depth, tubing, and casing diameter), production data (oil, water, and total fluid flow rates), and pump specifications (stroke length, strokes per minute/spm, and pump depth). initial evaluation results showed a volumetric efficiency of 46.79% and a production rate of 37 bfpd, indicating that the installed system was operating far below its potential.subsequently, optimization was carried out by redesigning the pump’s operating parameters, particularly stroke length and pump speed. the calculation involved identifying intersection points between the ipr curve and the pump intake curve for various combinations of stroke length and spm. based on the analysis, the optimal configuration was determined to be a 52-inch stroke length and a pump speed of 22 spm. this configuration resulted in a significant production increase to 320 bfpd and a volumetric efficiency of 86.01%.these results confirm that proper adjustment of hpu parameters has a direct impact on system performance. regular evaluation and optimization of artificial lift systems are essential to maximize the potential of marginal or mature wells. a pump initially perceived as underperforming can, in fact, deliver near-optimal performance if properly analyzed and adjusted based on real-time data and field conditions.the study concludes that hpu systems can significantly enhance oil well productivity when supported by appropriate technical evaluation and parameter optimization. evaluation should not rely solely on surface data but must also account for subsurface conditions and reservoir behavior. adjusting parameters such as stroke length and pump speed has proven effective in boosting volumetric efficiency and production output. high volumetric efficiency serves as a key indicator of successful artificial lift performance, reflecting that the produced fluid approaches the theoretical capacity of the pump. this research serves as a valuable reference for applying hpu systems in other wells with similar characteristics, such as mature fields, marginal wells, or wells located in restricted areas. the findings are expected to support broader efforts in increasing national oil production and provide a technical foundation for effective artificial lift design and management using hydraulic pumping systems.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?