DETAIL KOLEKSI

Penyisihan logam berat Kadmium (Cd) di perairan oleh aktivitas Sorpsi Mikroalga


Oleh : Sinthya Desty Rahmadhania

Info Katalog

Penerbit : FALTL USAKTI

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Astri Rinanti Nugroho

Pembimbing 2 : Melati Ferianita Fachrul

Subyek : WATER TREATMENT

Kata Kunci : Cadmium (Cd), Biosorption, Microalgae Chlorella sp., Functional groups


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_STL_082001700048_Halaman-Judul-sinthya.pdf 962.78
2. 2021_TA_STL_082001700048_Lembar-Pengesahan.pdf 1240.44
3. 2021_TA_STL_082001700048_Bab-1_Pendahuluan.pdf 90.44
4. 2021_TA_STL_082001700048_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 559.69
5. 2021_TA_STL_082001700048_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 421.64
6. 2021_TA_STL_082001700048_Bab-4_Hasil-dan-Pembahasan.pdf 762.33
7. 2021_TA_STL_082001700048_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 147.28
8. 2021_TA_STL_082001700048_Daftar-Pustaka.pdf 216.73
9. 2021_TA_STL_082001700048_Lampiran.pdf 684.17

L Limbah industri yang mengandung logam berat kadmium (Cd) dapat menimbulkan permasalahan lingkungan karena kadmium (Cd) memiliki sifat toksisitas, persisten, serta dapat terakumulasi di lingkungan. Proses biosorpsi sangat dipengaruhi oleh suhu, pH, cahaya, konsentrasi awal ion logam, konsentrasi biomassa mikroalga, karakteristik mikroalga, waktu kontak, serta rasio area permukaan terhadap luas permukaan total. Penelitian studi literatur ini berfokus pada efektivitas dari suhu dan waktu kontak pada proses biosorpsi Cd (II) oleh Chlorella sp. mobile sebagai biosorben. Mikroalga Chlorella sp. memiliki gugus fungsi (functional groups) yang mampu bereaksi dengan ion logam dalam larutan sehingga dapat dieksploitasi untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat paparan logam berat. Chlorella sp. ditumbuhkan secara terkontrol, di dalam reaktor batch berisi limbah yang mengandung Cd (II) dengan medium pertumbuhan BBM (Bolds Basal Medium). Optimalisasi penyisihan logam berat dilakukan dengan sistem batch berisi larutan yang mengandung 50 mg/L logam berat kadmium (Cd), 1,53 g/L biosorben, pH 6,5 dengan pengamatan suhu (10, 27, dan 35)℃ dan waktu kontak (15, 45, dan 60) menit. Analisis dilakukan dengan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Fourier Transform Infra-Red (FTIR), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyisihan tertinggi dan terendah 50 mg/L Cd (II) oleh 1,53 gr/L mikroalga Chlorella sp., pH 6,5 masing-masing terjadi pada suhu 35℃ dan suhu 10℃ dengan efisiensi penyisihan berkisar antara 60%-100%. Persamaan rumus dari Isoterm Freundlich dan reaksi orde dua digunakan untuk penyisihan logam berat kadmium (Cd) oleh mikroalga Chlorella dengan hasil nilai koefisien regresi liniear (R2) mendekati angka 1. Penelitian studi literatur memberikan informasi bahwa biosorpsi merupakan teknologi alternatif dalam upaya mengatasi pencemaran logam berat kadmium di perairan

I Industrial waste containing heavy metal cadmium (Cd) can cause environmental problems because cadmium (Cd) is toxic, persistent, and can accumulate in the environment. The biosorption process is mostly influenced by temperature, pH, light, initial concentration of metal ions, the concentration of microalgae biomass, characteristics of microalgae, contact time, and the ratio of surface area to the total surface area. This literature study focuses on the effectiveness of temperature and contact time on the Cd (II) biosorption process by Chlorella sp. mobile as a biosorbent. Microalgae Chlorella sp. has functional groups that can react with metal ions in solution so that they can be exploited to overcome environmental pollution due to exposure to heavy metals. Chlorella sp. grown in a controlled manner, in a batch reactor containing waste that contains Cd (II) with BBM (Bolds Basal Medium) growth medium. Optimization of heavy metals absorption was carried out with a batch system containing a solution that contains 50 mg/L heavy metal cadmium (Cd), 1.53 g/L biosorbent, pH 6.5 with temperature regulation (10, 27, and 35)℃ and contact time (15, 45, and 60) minutes. Analyzed by using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Fourier Transform Infra-Red (FTIR), and Scanning Electron Microscope (SEM). The results showed that the maximum and minimum removal was 50 mg/L Cd (II) by 1.53 g/L microalgae Chlorella sp., pH 6.5 occurred at 35℃ and 10℃, respectively, with removal efficiency ranging from 60 %-100%. This study follows the Freundlich Isotherm equation and the pseudo-second-order reaction was used for the absorption of heavy metal cadmium (Cd) by the microalgae Chlorella with the results of the linear regression coefficient (R2) approaching 1. The literature study research provides information that biosorption is an alternative technology to overcome heavy metals pollution in waters.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?