DETAIL KOLEKSI

Perancangan lansekap zona intensif Taman Hutan Raya Tongkoh, Sumatera Utara (landscape design of intensive greater forest gardens zone Tongkoh, North Sumatera)


Oleh : Erdawati Sembiring

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2001

Pembimbing 1 : Nur Intan Mangunsong

Pembimbing 2 : Muharam Enton

Subyek : National parks and reserves - Designs and plans;Landscape architecture

Kata Kunci : forest garden zone, Tongkoh North Sumatera, Batakese Cultural Nuance

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2001_TA_SAL_08196032_Halaman-Judul.pdf
2. 2001_TA_SAL_08196032_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-2_Studi-Kepustakaan-dan-Penyigihan-Lapangan.pdf
5. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-3_Identifikasi-Potensi-Tapak-dan-Kendala-Tapak....pdf
6. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-4_Program-Pengembangan-Kebutuhan-Ruang....pdf
7. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-5_Konsep-Perancangan-Lansekap.pdf
8. 2001_TA_SAL_08196032_Bab-6_Hasil-Rancangan-Lansekap.pdf
9. 2001_TA_SAL_08196032_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2001_TA_SAL_08196032_Lampiran.pdf

T Taman Hutan Raya merupakan salah satu kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli yang dimanfaatkan bagi kepentingan ilmu pengetauhan, pendidikan, penunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi alam.Zona Intensif Taman Rutan Raya memiliki banyak potensi yang dapatdikembangkan menjadi tempat rekreasi yaitu udara bersih ( belum tercemar polusi) terdapat jenis flora clan fauna alami, panorama pegunungan yang inclah, dikelilingi oleh hutan Bukit Barisan yang alami, clan berdekatan dengan daerah rekreasi Bersatagi,Perancanagn Lansekap Zona Intensif Taman Rutan Raya seluas 8 Ha, yang berlokasi di desa Tongkoh, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara merupakan upayah pemerintah untuk mengembangkan sebagai tempat rekreasi karena memiliki potensi alam yang banyak.Untuk mencapai basil rancangan lansekap yang baik, maka data yang ada padatapak: hams dianalisa baik data fisik maupun non fisik serta mengetauhi kendalanya, sehingga menghasilka suatu permasalahan yang harus dijabarkan dan dicari solusi untuk mendapatkan basil rancangan yang maksimal dengan memanfaatkan potensi yangada.Pengembangan Zona Intensif Taman Hutan Raya harus disesuaikan dengan program kebutuhan yang sesuai dengan peruntukan tapak sebagai tempat rekreasi dan penelitian serta kapasitas masing-masing tempat.Pembagian area pada tapak dibagi menjadi 5 yaitu: area penerima, areapenyambut, area rekreasi, area penelitian dan area penunjang. Konsep pendekatan perancangan melalui tujuan dan sasaran perancangan dengan tema "NUANSA BUDAYA BATAK" sebagai dasar perancanagn yang dikaitkan dengan potensi dan kendala tapak, serta konsep rancangan yaitu konsep ruang, sirkulasi, utilitas, tata hijau, bentuk dan wama yang lebih alami dengan mengikuti bentukan alam serta didukung oleh budaya tradisional masyarakat sekitar Taman Rutan Raya ( Batak

T Taman Hutan Raya ( Greater Forest Garden ) is one of the natural conservation zones aimed at collecting either natural or artificial plants and wildlife, of genuine or take ones, which are exploited for the favor of science, education, proliferation support, tour and natural recreation.The Intensive Greater Forest Gardens Zone is one of recreational objects which have fresh air ( unpolluted air ) potential, have natural flora and fauna species, beautiful mountain scene, enclosed by the natural Bukit Barisan forest, it'saasy access and new Berastagi tour object.The landscape design of this 8 ha Intensive Greater Forest Gardens Zone, located in Tongkoh village, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, North Sumatera Province, is one of the government attemps to be developed as a recreational pbject, because of it's natural potential.To prodice a good landscapedesign, the data available al site must heanalyzed, both physical and non-physical ones and the obstacles determined, thus generating a problem to seek the" solution ta yiet~ the maximum design output by taking advantage ofthe accessible poteFlial.The intensive Greater forest Sarden.~• Zone designing must be conformedwith the demand program in accordance with the allolment of the site as the recreational location and researchas well as eac~harea.The site areas divided into 5, that is reeeving area, Recreation area, research area and supporting area. The 'designapproach concept through the design objective and goal with topic "BATAKESE CULTURE NUANCE" as the basis related to thesite potential and obstacle, and the design concept to be developed, that is, spatial concept, circulation, utility., green plan, more general structure and color by accommodating natural formation and being supported by the traditional culture of society around the Greater Forest Gardens (Balak).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?