DETAIL KOLEKSI

Perbedaan return dan likuiditas saham pada saat sebelum dan sesudah pengumuman stock split

4.0


Oleh : Hendra Pamungkas Jovianto

Info Katalog

Nomor Panggil : 2017_TA_MJ_022131166

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Hartini

Subyek : Financial management;Stock return - Stock split announcement

Kata Kunci : stock split, stock return, stock liquidity, abnormal return, abnormal volume, event study, free floa

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2017_TA_MJ_022131166_Halaman-Judul.pdf 16
2. 2017_TA_MJ_022131166_Bab-1.pdf 9
3. 2017_TA_MJ_022131166_Bab-2.pdf
4. 2017_TA_MJ_022131166_Bab-3.pdf 11
5. 2017_TA_MJ_022131166_Bab-4.pdf 8
6. 2017_TA_MJ_022131166_Bab-5.pdf
7. 2017_TA_MJ_022131166_Daftar-Pustaka.pdf
8. 2017_TA_MJ_022131166_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan return dan likuiditas saham pada saat sebelum dan sesudah pengumuman pemecahan saham (stock split). Sampel yang digunakan sebanyak 22 perusahaan yang melakukan pemecahan saham pada saat perubahaan peraturan free float diberlakukan (bulan Januari tahun 2016 sampai bulan Juni tahun 2017). Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah return saham yang diukur dengan menggunakan average abnormal return dan cumulative average abnormal return, sedangkan likuiditas saham yang diukur dengan menggunakan average abnormal volume dan cumulative average abnormal volume. Penelitian ini menggunakan metoda studi peristiwa (event study), dimana penelitian dilakukan untuk mengetahui reaksi pasar yang terlihat dari pergerakan return dan volume yang tidak biasa yang terjadi di sekitar peristiwa pemecahan saham sebagai pencerminan dari informasi yang dipublikasikan atau diumumkan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah uji hipotesis (hypothesis testing), alat statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis-hipotesis tersebut adalah uji beda dua rata-rata (t-test) dengan sampel berhubungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan return saham yang signifikan pada saat sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman pemecahan saham yang dilihat dari indikator cumulative average abnormal return dan terdapat perbedaan likuiditas saham yang signifikan pada saat sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman pemecahan saham yang dilihat dari indikator cumulative average abnormal volume. Implikasi bagi perusahaan adalah manajer dapat melakukan pemecahan saham untuk meningkatkan likuiditas saham perusahaannya. Selain itu, pemecahan saham juga dilakukan untuk memenuhi ketentuan batas free float baru bagi perusahaan yang belum memenuhi ketentuan tersebut agar sahamnya tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia.

T The purpose of this study is to analyze differences in stock return and liquidity before and after stock split announcement. The samples used were 22 companies that performing stock splits while the free float regulation changes were occurring (from January 2016 to June 2017). The variables in this study are stock returns that measured by using average abnormal return and cumulative average abnormal return, whereas stock liquidity that measured by using average abnormal volume and cumulative average abnormal volume. This study uses event study method, this study is conducted to determine the market reaction that is seen from the movement of unusual return and volume that occur around stock split announcement events. The research design is hypothesis testing, the statistic tool used to test the hypotheses is paired sample t-test. The results of this study indicate that there are significant differences in stock returns before and after stock split announcement which is seen from the cumulative average abnormal return and there are significant differences in stock liquidity before and after stock split announcement which is seen from the cumulative average abnormal volume. The implication for the company is that the manager can perform stock split to improve the liquidity of his company's stock. In addition, stock splits are also conducted to fulfill the new free float limit for companies that have not fulfilled these requirements to keep their shares listed in Indonesia Stock Exchange.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?