DETAIL KOLEKSI

Pengujian kausalitas antara variabel makroekonomi dengan return pasar di Bursa Efek Indonesia


Oleh : Anggi Hapsari Nurullita

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Mona Adriana

Subyek : Monetary Economics

Kata Kunci : vektor oto regresi (VAR), macroeconomic, granger causality, IHSG stock return

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2012_TA_EP_021080011_full.pdf
2. 2012_TA_EP_021080011_7.pdf
3. 2012_TA_EP_021080011_6.pdf
4. 2012_TA_EP_021080011_5.pdf
5. 2012_TA_EP_021080011_4.pdf
6. 2012_TA_EP_021080011_3.pdf
7. 2012_TA_EP_021080011_2.pdf
8. 2012_TA_EP_021080011_1.pdf

I Indikator - indikator makro ekonomi sangat besar pengaruhnya terhadap pasar modal pada umumnya dan saham - saham pada khususnya. Pengaruh indikator - indikator tersebut dapat positif maupun negatif. Vector Auto Regression (VAR) adalah metode analisa yang biasa digunakan untuk memprediksi variabel time series dan menganalisa dampak dinamis faktor gangguan dalam sebuah sistem variabel. Analisis VAR sangat berguna untuk menilai keterkaitan antara variabel ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh indikator makroekonomi seperti nilai tukar (KURS), suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan laju inflasi (INFLASI) terhadap return pasar (REIHSG) di Bursa Efek Indonesia pada periode 2004:1-2011:10. Data diperoleh dari Monthly Stock Price Indeks JSX Statistics. Penelitian ini melalui beberapa tahapan pengujian sebagai berikut: uji akar unit, uji lag optimal, uji kausalitas granger dan pemodelan Vector Auto Regression (VAR). Hasil dari uji akar unit dalam penelitian ini menunjukkan bahwa data menggunakan derajat pertama untuk pengolahan pada uji Granger dan VAR dikarenakan hanya variabel return pasar yang stasioner pada derajat nol (level). Pada hasil pengujian lag optimal yang disarankan adalah lag 3. Pada uji kausalitas granger diketahui bahwa pada uji Granger variabel nilai tukar (KURS) memiliki hubungan satu arah atau nilai tukar (KURS) mempengaruhi return pasar (REIHSG) dan variabel suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan laju inflasi (INFLASI) memiliki hubungan dua arah atau saling mempengaruhi (causality). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat kausalitas Granger yang lemah antara suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan laju inflasi (INFLASI) dengan return IHSG (REIHSG).

I Indicators macroeconomic have a major impact on capital markets in general and stocks in particular. Influence of these indicators can be positive or negative. Vector Auto Regression (VAR) is a method of analysis used to predict the time series variable and analyze the dynamic impact factor interference in a system variable. VAR analysis is very useful to assess the linkages between economic variables. This research aims to see the influence of indicator macroeconomic such as the exchange rate (EXCHANGE), interest rate Bank Central of Indonesia Certificates (SBI) and rate of inflation (INFLATION) to market return (REIHSG) in Indonesian Stock Exchange in the period 2004:1-2011:10. Data obtained from the Monthly Stock Price Index Statistics JSX. This research through several stages of testing as follows: unit root test, the optimal lag test, Granger causality test and Vector Auto Regression model (VAR). The results of unit root test in this study suggests that the data used for processing in the first degree and VAR Granger test because only the stationary stock index return variable in zero degree (level). On the test results suggested the optimal lag is the lag 3. On the Granger causality test is known that the Granger test variable rate (EXCHANGE) has a one-way or the exchange rate (EXCHANGE) affect market return (REIHSG) and a variable interest rate Bank Central of Indonesia Certificates (SBI) and the rate of inflation (INFLATION) has a two direction or affects the other (Causality). These results indicate that there is a weak Granger causality between interest rates Bank Central of Indonesia Certificates (SBI) and rate of inflation (INFLATION) to market return (REIHSG).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?