Pelaksanaan program gedor ekspor sebagai program prioritas tanggung jawab sosial dan lingkungan (tjsl) bumn pada pt pelabuhan indonesia (persero)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Sri Bakti Yunari
Kata Kunci : Gedor Ekspor, Environmental Social Responsibility, State-Owned Enterprise
Status Posting : Published
Status : Lengkap
No. | Nama File | Hal. | Link |
---|---|---|---|
1. | 2025_SK_SHK_010002100464_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
2. | 2025_SK_SHK_010002100464_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
3. | 2025_SK_SHK_010002100464_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
4. | 2025_SK_SHK_010002100464_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
5. | 2025_SK_SHK_010002100464_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
6. | 2025_SK_SHK_010002100464_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
7. | 2025_SK_SHK_010002100464_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
8. | 2025_SK_SHK_010002100464_Bab-1.pdf | 20 | |
9. | 2025_SK_SHK_010002100464_Bab-2.pdf |
|
|
10. | 2025_SK_SHK_010002100464_Bab-3.pdf | 8 |
|
11. | 2025_SK_SHK_010002100464_Bab-4.pdf |
|
|
12. | 2025_SK_SHK_010002100464_Bab-5.pdf | 3 | |
13. | 2025_SK_SHK_010002100464_Daftar-Pustaka.pdf | ||
14. | 2025_SK_SHK_010002100464_Lampiran.pdf | 2 |
|
P Program gedor ekspor pt pelabuhan indonesia (persero) merupakan salah satu inisiatif prioritas dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (tjsl) oleh badan usaha milik negara (bumn). program ini didasari oleh rendahnya kontribusi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) dalam ekspor nasional, meskipun jumlah umkm di indonesia sangat besar. permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaturan program gedor ekspor sebagai program prioritas tjsl bumn pada pt pelabuhan indonesia (persero) setelah berlakunya peraturan menteri bumn nomor 1 tahun 2023 tentang penugasan khusus dan program tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha milik negara, bagaimana pelaksanaan program gedor ekspor sebagai program prioritas tjsl bumn pt pelabuhan indonesia (persero), dan apakah kendala-kendala yang dihadapi pt pelabuhan indonesia (persero) dalam pelaksanaan program gedor ekspor sebagai bentuk tjsl bumn. dengan menggunakan tipe penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif yang menggunakan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan penarikan kesimpulan secara deduktif. berdasarkan hasil analisis program gedor ekspor dalam regulasi pada tingkat perusahaan terjadi ketidakjelasan norma. dalam pelaksanaan program gedor ekspor masih menghadapi kendala internal yaitu pendanaan modal dan peningkatan ekspansi produk bagi umkm. kendala eksternal yaitu umkm kurang memenuhi kriteria pt pelabuhan indonesia (persero) serta minimnya pengetahuan umkm. meskipun demikian, sebagian umkm binaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dan akses ke pasar ekspor, menandakan bahwa program ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
T The gedor ekspor programme of pt pelabuhan indonesia (persero) is one of the priority initiatives in the implementation of social and environmental responsibility (ser) by state-owned enterprises (soes). this programme is based on the low contribution of micro, small, and medium enterprises (msmes) to national exports, despite the large number of msmes in indonesia. the research problem is how the gedor ekspor programme is structured as a priority sr&e programme for soes at pt pelabuhan indonesia (persero) following the implementation of ministry of soes regulation no. 1 of 2023 on special tasks and social and environmental responsibility programmes for soes, how the gedor ekspor programme is implemented as a priority tjsl programme for soes at pt pelabuhan indonesia (persero), and the challenges faced by pt pelabuhan indonesia (persero) in implementing the gedor ekspor programme as a form of tjsl for soes. this research uses a descriptive normative legal research method that utilises secondary data analysed qualitatively through deductive reasoning. based on the analysis of the gedor ekspor programme within the regulatory framework at the company level, there is ambiguity in the applicable norms. in the implementation of the gedor ekspor programme, internal challenges include capital financing and expanding product offerings for msmes. external challenges include msmes that do not meet pt pelabuhan indonesia (persero)\\\'s criteria and a lack of knowledge among msmes. however, some supported msmes have shown increased production capacity and access to export markets, indicating that the programme has significant potential to drive inclusive economic growth.