DETAIL KOLEKSI

Pengembangan beton berpori dengan menggunakan polyster resin terhadap kekuatan beton

0.0


Oleh : Abdurrazak Shahab

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Ade Okvianti Irlan

Pembimbing 2 : Ananto Nugroho

Subyek : Concrete;Building materials

Kata Kunci : polyester resin added material, pour concrete strength, polymer material.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_STS_051001600001_Halaman-Judul.pdf 1025.81
2. 2021_TA_STS_051001600001_Lembar-Pengesahan.pdf 765.61
3. 2021_TA_STS_051001600001_Bab-1_Pendahuluan.pdf 835.2
4. 2021_TA_STS_051001600001_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1866.08
5. 2021_TA_STS_051001600001_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 3452.76
6. 2021_TA_STS_051001600001_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 2350.99
7. 2021_TA_STS_051001600001_Bab-5_Kesimpulan.pdf 721.68
8. 2021_TA_STS_051001600001_Daftar-Pustaka.pdf 805.31
9. 2021_TA_STS_051001600001_Lampiran.pdf 801.58

D Dengan berkembangnya teknologi beton dibidang teknik sipil, akhir-akhir ini para peneliti mulai memperhatikan beton tanpa pasir atau yang biasa dikenal dengan beton berpori. Beton berpori merupakan beton yang ringan karena sedikit atau tanpa menggunakan agregat halus pada campurannya, sehingga berat beton berpori biasanya lebih ringan dibandingkan beton biasa. Ada beberapa variasi material penyusun pembetukan beton berpori yaitu agregat kasar, semen, fly ash, dan polyester resin. Dengan tujuan mengetahui kekuatan mekanis beton pori yang ditambahkan material polimer seperti polyester resin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen di laboratorium meliputi pengujian kuat tekan, porositas, permeabilitas dan scanning electron microscope (SEM). Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa varasi campuran dengan nilai kuat tekan optimum diperoleh dari campuran variasi Beton Pori Polyester Resin 20% (BPPR20%) sebesar 24,98 MPa. Serta hasil Nilai porositas optimum dan koefisien permeabilitas optimum diperoleh dari campuran variasi Beton Pori Semen (BPS) sebesar 18,04% dan 5,51 cm/detik. Dari hasil pengujian scanning electron microscope (SEM) terlihat variasi campuran Beton Pori Fly Ash Semen Polyester Resin memiliki rongga - rongga beton yang lebih rapat dibandingkan dengan variasi campuran Beton Pori Semen (BPS).

W With the development of concrete technology in the field of civil engineering, lately researchers began to pay attention to sandless concrete or commonly known as porous concrete. Porous concrete is a lightweight concrete because it uses little or nofine aggregateon the mixture, so the weight of porous concrete is usually lighter than ordinary concrete. There are several variations of porous concrete seeding materials namely coarse aggregate, cement, fly ash, and polyester resin. With the aim of knowing the mechanical strength of pore concrete added polymer materials such as polyester resin. This research was conducted using experimental methods in the laboratory including compresive strength, porosity, permeability and scanning electron microscope (SEM). The results of the research showed that varasi mixture with optimum strong press value obtained from the mixture of variation of Polyester Pore Concrete Resin 20% (BPPR20%) 24.98 MPa. As well as the results of optimum porosity value and optimum permeability coefficient obtained from the mixture of variations of Cement Pore Concrete (BPS) of 18.04% and 5.51 cm / s. From the results of scanning electron microscope (SEM) test, it can be seen that the variation of Pore Fly Ash Cement Polyester Resin mixture has cavities - concrete cavities that are tighter compared to the variation of cement pore concrete mixture (BPS).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?