DETAIL KOLEKSI

Pengaruh hasil kali gradient kecepatan terhadap waktu pada proses koagulasi menggunakan Alum dan PACI

0.0


Oleh : Citra Indah Yulianty

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2001

Pembimbing 1 : Winarni

Pembimbing 2 : Mawar D. S. Silalahi

Subyek : Water purification

Kata Kunci : alumunium sulfate, colloidal particle

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2001_TA_STL_08296028_Halaman-Judul.pdf
2. 2001_TA_STL_08296028_Lembar-Pengesahan.pdf -1
3. 2001_TA_STL_08296028_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1
4. 2001_TA_STL_08296028_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2001_TA_STL_08296028_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf
6. 2001_TA_STL_08296028_Bab-4_Hasil-Penelitian-Dan-Pembahasan.pdf
7. 2001_TA_STL_08296028_Bab-5_Kesimpulan-Dan-Saran.pdf
8. 2001_TA_STL_08296028_Daftar-Pustaka.pdf
9. 2001_TA_STL_08296028_Lampiran.pdf

P Proses koagulasi bertujuan untuk menjernihkan air dari kekeruhan dan wama serta menurunkan konsentrasi bahan tersuspensi di dalam air. Penghilangan kekeruhan dengan proses koagulasi tergantung pada konsentrasi zat - zat pencemar dan sifat alamiah koloid pencemar. Koagulan yang umum digunakan untuk mengkoagulasikan partikel koloid adalah almunium sulfat (Al2(S04)3) dan PACI.Partikel koloid merupakan partikel diskrit yang terdapat dalam suspensi di dalam suatu medium dispersi dan partikel inilah yang merupakan salah satu penyebab kekeruhan. Kestabilan koloid disebabkan oleh adanya tolak menolak partikel - partikel koloid yang mempunyai kekuatan pennukaan negatif. Penambahan zat kimia dapat digunakan untuk menghasilkan penggabungan koloid dengan cara merusak gaya stabilitas dari partikel koloid.Pengadukan cepat perlu dilakukan untuk mencampur bahan kimia dengan air pada kondisi aliran turbulensi tinggi. Jika koagulan alum dan PACI digunakan makadiperlukan pengadukan yang kuat karena kebijakan air reaksi hidrolis terjadi dalam waktucepat dan hasil yang terbeatuk sangat bergantung pada pH dan konsentrasi koagulan.Sisa kekeruhan tertinggi untuk koagulan alum adalah 94 NTU yang dicapai dengallt kondisi operasi pH 7 kekeruhan air baku 94 NTU, waktu pengadukan 1 menit, nilai gradient kecepatan 89/sec (G.t 5340), dosis 30 mg/I. Sisa kekeruhan tertinggi untuk koagulan PACI adalah 49 NTU yang dicapai dengan kondisi operasi pH 7 kekeruhan air baku 94 NTU, waktu pengadukan 3 menit, nilai gradient kecepatan 89/sec (G.t 16020), dosis 27 mg/I.Sisa kekeruhan terendah untuk koagulan alum adalah 0,8 NTU yang dicapai dengan kondisi operasi pH 5 kekeruhan air baku 47 NTU, waktu pengadukan 3 menit,nilai gradient kecepatan 217/sec (G.t 39060), dosis 40 mg/I. Sisa kekeruhan terendahuntuk koagulan PACI adalah 0,35 NTU yang dicapai dengan kondisi operasi pH 5 kekeruhan air baku 47 NTU, waktu pengadukan 3 menit, nilai gradient kecepatan 255/sec (G.t 45900), dosis 45 mg/I.pH 5 lebih efektif dibandingkan pH 7 karena pada pH 5 sisa kekeruhan rata -rata < 1 O NTU. Koagulan PACI lebih efektif dalam menurunkan kekeruhan dibandingkan koagulan alum dengan waktu yang lebih cepat, daya ikat partikel yang besar, dan efektif pada tingkat kekeruhan air baku tinggi.

T The purpose of coagulation process is to clarified water up from turbidity and colors and to lower the concentration of suspended substances. The elimination of the turbidity trough coagulation process depends on the pollutes substance concentration and the pollutants colloidal feature. The coagulant which is widely used for coagulate colloidal particles is Aluminum sulfate (Ab (804)3) and Polly aluminum chloride (PACI).Colloidal particle is a discrete particles contained in the suspension a dispersionmedium and this is particle that constitutes one of the causes of turbidity. Colloidal stability is caused by the mutual rejection among the colloidal particles having negative surface power. The addition of chemicals cab result in colloidal coagulation by damaging the power stability of the colloidal particles.It is necessary to stir from mixing the chemicals with water in the current condition of high turbulence. If the alum coagulant and PACI are used, it is necessary to stir strongly because the hydraulic reaction of the water takes place in short time and the result is much dependent on the coagulant concentration pH.The highest residual turbidity of alum coagulant is 94 NTU which is achieved in the pH 7 operation condition of raw water turbidity 94 NTU, 1-minute stirring time, gradient velocity value 89/sec (Gt.5340), doze 30 mg/I. The highest residual turbidity PACI coagulant is 49 NTU which achieve under the condition of pH 7 operation condition of raw water turbidity 94 NTU, 3-minute stirring time, gradient velocity value 89/sec (G.t16020), doze 27 mgnThe lowest residual turbidity of alum coagulant is 0,8 NTU which is achievedunder condition of pH 5 operation condition of raw material turbidity 47 NTU, 3-minute stirring time, gradient velocity value 217/sec (G.t 39060), doze 40 mg/I. The lowest residual turbidity of alum coagulant is 0,35 NTU which is achieved under the condition of pH 5 water turbidity 47 NTU, 3-minute stirring time, gradient velocity value 255/sec (G.t45900), doze 45 mg/I.pH 5 is more effective than pH 7 because pH 5 has average turbidity residual< 1 O NTU. PACI coagulant is more effective in lowering the turbidity than alum coagulant with shorter time, great tie power of the particle, and effective in the high raw water turbidity level.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?