DETAIL KOLEKSI

Patogenesis lesi dalam mulut akibat infeksi virus herpes simpleks tipe 1

5.0


Oleh : Edna Azlina

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 EDN p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Enny Marwati

Subyek : Hervesvirus infections

Kata Kunci : herpes simplex type 1, balloon degeneration, lipschutz bodies

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2005_TA_KG_04001073_Halaman-judul.pdf 7
2. 2005_TA_KG_04001073_Lembar-pengesahan.pdf 1
3. 2005_TA_KG_04001073_Bab-1-Pendahuluan.pdf -1
4. 2005_TA_KG_04001073_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 20
5. 2005_TA_KG_04001073_Bab-3-Pembahasan.pdf 5
6. 2005_TA_KG_04001073_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf 2
7. 2005_TA_KG_04001073_Daftar-pustaka.pdf 3

V Virus herpes simpleks terdiri dari dua tipe. Tipe 1 dapat menyebabkan infeksi primer dalam rongga mulut berupa gingivistomatitis herpetika primer dan tipe 2 menyebabkan lesi di daerah genital. Akan tetapi vims ini tidak akan hilang dari tubuh, melainkan menjadi Iaten dan menetap di dalam ganglion trigeminus dan suatu saat akan menimbulkan infeksi rekuren akibat adanya faktor predisposisi. Peijalanan vims sampai akhimya menyebabkan timbulnya lesi dimulai dari masuknya vims ke dalam tubuh, kemudian menyerang sel sehingga sel mengalami nekrosis dan teijadi degenerasi balon. Selain itu juga terbentuk sel-sel raksasa berinti banyak dan badan inklusinya yang disebut Lipschutz bodies.

H Herpes simplex virus is the most common virus causing oral infections. There are two types of herpes simplex viruses, type 1 and type 2. Type 1 commonly produces oral disease called primary herpetic gingivostomatitis. Type 2 causes lesions on the genital area. Herpes simplex virus will not disappear after primary infection, but becomes latent in the trigeminal ganglion. Predisposing factors may trigger the virus, reactivate it and produce infection of the oral cavity. The pathogenesis of herpes simplex virus began when the virus enters the body and attack the cell. Then the cell becomes necrotic and forms a ballooning degeneration. Along with it, multinucleated giant cells and inclusion bodies called Lipschutz bodies are also found.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?