DETAIL KOLEKSI

Analisis perkembangan penyampaian surat pemberitahuan tahunan wajib pajak orang pribadi melalui e-filing pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2017-2021


Oleh : Abdul Rahman Kurniadi

Info Katalog

Nomor Panggil : 2022_TA_ASP_027132001014

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Nazmel Nazir

Subyek : Taxation - Management;Income tax

Kata Kunci : trends of annual tax return compliance, compliance of personal taxpayers, submission of tax return t


File Repositori
No. Nama File Jml. Halaman Status
1. 2022_TA_ASP_027132001014_Halaman-Judul.pdf
2. 2022_TA_ASP_027132001014_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2022_TA_ASP_027132001014_Bab-1-Pendahuluan.pdf
4. 2022_TA_ASP_027132001014_Bab-2-Kerangka-Teoritis.pdf
5. 2022_TA_ASP_027132001014_Bab-3-Metode-Praktik-kerja-Lapangan.pdf
6. 2022_TA_ASP_027132001014_Bab-4-Hasil-dan-Pembahasan.pdf
7. 2022_TA_ASP_027132001014_Bab-5-Kesimpulan.pdf
8. 2022_TA_ASP_027132001014_Daftar-Pustaka.pdf

P Penerimaan pajak mempunya komposisi terbesar dalam APBN, sehingga pengawasan kepatuhan Wajib Pajak menjadi hal yang penting. Sistem perpajakan di Indonesia menganut self assessment sehingga Wajib Pajak menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri pajaknya, peran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai pengawas dari sistem perpajakan tersebut. Surat Pemberitahuan berfungsi sebagai sarana Wajib Pajak untuk mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang, sehingga Surat Pemberitahuan penting peranannya bagi Direktorat Jenderal Pajak menjadi, karena SPT merupakan salah satu cara untuk mengawasi sistem self assessment. Lokasi pengamatan Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan di Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan, DJP. Pengamatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tren kepatuhan SPT Tahunan dari tahun 2017-2021 dan untuk mengetahui gambaran profil Wajib Pajak yang memanfaatkan e-Filing. Metode Pengumpulan Data yang digunakan adalah Studi Literatur dan Dokumentasi. Sedangkan Metode Analisis Data yang digunakan adalah Metode Deskriptif Kuantitatif.

T Tax revenue has the biggest composition in the state budget, so the supervision of taxpayer compliance is important. The taxation system in Indonesia adheres to a self assessment that means the taxpayer calculates, deposits, and reports on its own tax, the role of the Directorate General of Taxes (DGT) as the supervisor of the taxation system. Tax return functions as a means of taxpayer to account for the calculation of the actual amount of tax payable, so the tax return is important for the Directorate General of Taxes, because Tax Return is one way to oversee the Self Assessment system. The research location was conducted at the Directorate of Potential, Compliance, and Revenue, DGT. This research was conducted with the aim of finding out the trend of annual taxpayers from 2017-2021 and to find out the description of the Taxpayer's profile that utilizes e-Filing. The data collection method used is the study of literature and documentation. While the data analysis method used is a quantitative descriptive method

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?